Anggota DPR: Soal Omicron fokusnya pada faskes bukan angka penularan
Elshinta
Sabtu, 08 Januari 2022 - 16:47 WIB |
Anggota DPR: Soal Omicron fokusnya pada faskes bukan angka penularan
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris (tengah). ANTARA/Dokumentasi Pribadi

Elshinta.com - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris mengatakan fokus menghadapi kasus COVID-19 varian Omicron bukan lagi terkait dengan angka penularan, melainkan sistem layanan kesehatan pada fasilitas kesehatan (faskes). 

"Seperti sudah terjadi di banyak negara, jumlah kasus COVID-19 varian Omicron di Indonesia terus meningkat setiap harinya," kata Charles Honoris di Jakarta, Sabtu. 

Varian Omicron, menurut dia, bisa saja sulit terbendung mengingat tingkat penularan varian itu memang sangat tinggi. Bahkan, sejumlah pakar epidemiologi memprediksi penularan Omciron di Indonesia bisa tembus 300.000 kasus per hari. 

Dalam penanggulangan Omicron, kata dia, Pemerintah hendaknya tidak lagi terlalu fokus pada angka penularan, tetapi pada sistem layanan kesehatan. 

Hal yang harus diperhatikan adalah ketersediaan tempat tidur di fasilitas kesehatan, alat kesehatan, dan obat-obatan mesti selalu tersedia. 

Selain itu. lanjut dia, jumlah tenaga medis juga harus memadai. Kalau ada sebagian pasien komorbid yang mengalami pemburukan, bisa tertangani dengan baik dan tidak menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat. 

Meski demikian, dia meminta masyarakat tidak perlu panik karena seperti terjadi di banyak negara kematian akibat varian ini sangat minim dan jarang menimbulkan gejala berat. 

Bahkan, di Inggris, menurut Charles, pasien Omicron bisa sembuh dalam waktu 3—5 hari sebab menurut banyak ahli medis varian ini hanya berdampak pada saluran pernapasan bagian atas, tidak sampai ke paru-paru. 

Gejala ringan ini juga yang kebanyakan dialami ratusan pasien Omicron yang sedang menjalani karantina di sejumlah tempat di Jakarta. 

"Ke depan penetapan level PPKM hendaknya tidak lagi menggunakan parameter angka penularan, tetapi pada indikator layanan kesehatan, seperti bed occupancy rate (BOR). Makin tinggi BOR faskes di suatu wilayah, makin tinggi level PPKM-nya. Begitu juga sebaliknya," kata Waketum Kadin Bidang Kesehatan itu.. 

Di sisi lain, Charles mengingatkan masyarakat juga harus tetap menegakkan protokol kesehatan untuk tetap memperlambat laju penularan sekalius menekan angka BOR sehingga aktivitas sosial ekonomi di wilayahnya juga tetap bisa berjalan. 

Menurut dia, tidak sedikit pakar kesehatan yang memprediksi bahwa varian Omicron ini adalah pintu memasuki fase endemi, bahkan merupakan awal dari akhir pandemi COVID-19.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Presiden: Perjalanan domestik-LN tidak perlu PCR jika vaksin lengkap
Rabu, 18 Mei 2022 - 00:05 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan tidak perlu ada kewajiban tes usap PCR ataupun antigen bagi...
Kawasan perhutanan sosial di Karawang jadi tempat buang limbah B3
Selasa, 17 Mei 2022 - 23:17 WIB
Wakil Ketua Komisi IV DPR Dedi Mulyadi kaget melihat kawasan perhutanan sosial di wilayah Kabupaten ...
Komisi II DPR: anggaran Pemilu 2024 pertimbangkan honor petugas
Selasa, 17 Mei 2022 - 21:55 WIB
Ketua Komisi II DPR,  Ahmad Tandjung, mengatakan anggaran Pemilu 2024 yang disepakati dalam rapa...
 KASN: Presiden perlu mencegah disrupsi netralitas penjabat kepala daerah
Selasa, 17 Mei 2022 - 21:25 WIB
Sebelum perhelatan pemilu 2024 digelar, masa jabatan  sejumlah 271 kepala daerah (gubernur, bupati,...
Ridwan Kamil sebut keputusan gabung parpol makin mengerucut
Selasa, 17 Mei 2022 - 18:19 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan keputusan dirinya bergabung dengan partai politik (par...
17 Mei 1949 : Kalimantan memproklamasikan diri sebagai wujud kesetiaan menjadi Indonesia
Selasa, 17 Mei 2022 - 06:00 WIB
Hari ini tanggal 17 Mei pada tahun 1949 silam, para pejuang di Kalimantan menyatakan bahwa Kalimanta...
Wapres harap Waisak tingkatkan kebijaksanaan umat Buddha
Senin, 16 Mei 2022 - 18:55 WIB
Wakil Presiden RI Ma`ruf Amin mengharapkan momentum peringatan Waisak 2566 BE dapat meningkatkan keb...
AHY ajak kader Demokrat tunjukkan kesantunan berpolitik
Senin, 16 Mei 2022 - 18:48 WIB
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengajak para pengurus maupun kader pa...
Presiden Jokowi intruksikan Pj Gubernur Babel benahi tambang timah
Senin, 16 Mei 2022 - 13:39 WIB
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan B...
Presiden Jokowi ucapkan selamat Hari Raya Waisak
Senin, 16 Mei 2022 - 11:31 WIB
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Waisak 2566 BE (Budhist Era...
InfodariAnda (IdA)