PPA Makassar tindaklanjuti dugaan penjualan anak disertai kekerasan
Elshinta
Jumat, 07 Januari 2022 - 22:35 WIB |
PPA Makassar tindaklanjuti dugaan penjualan anak disertai kekerasan
Ilustrasi - kekerasan anak. ANTARA.

Elshinta.com - Unit Pelaksana Tugas (UPT) Perlindungan Perempuan Anak (PPA), Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan, bergerak cepat menindaklanjuti kasus dugaan penjualan manusia atau Human Trafficking disertai kekerasan lalu disiram air keras pada korban berinisial RN berusia 15 tahun, di Kecamatan Panakukang. 

"Kami menduga korban human trafficking (penjualan manusia). Setelah kami telusuri dan menanyakan kronologis kejadian kepada keluarganya. Dari situ ditemukan beberapa anak terkumpul dari sejumlah daerah, selain Kota Makassar," ungkap Kepala Dinas PPA Makassar, Achi Sulaiman kepada wartawan di Makassar, Jumat. 

Saat ini korban RN sedang dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya, karena sekujur tubuhnya mengalami luka bakar usai disiram air keras oleh pelaku yang kini sedang diselidiki pihak kepolisian. 

Kasus tersebut terkuak setelah PPA menerima laporan dari Selter warga, kemudian ditindaklanjuti segera. Dugaan kasus ini adalah penjualan manusia, sebab korban mengaku akan dibawa ke Kabupaten Sidrap, Sulsel, tapi tidak berhasil karena digagalkan keluarganya. 

Untuk penanganan lebih lanjut, kata dia, PPA akan fokus dulu melakukan pendampingan dari segi kesehatan, karena kondisi korban mengalami luka bakar dampak siraman air keras. Selain itu, upaya memperbaiki kondisi psikologis juga tetap dilaksanakan. 

"Sementara ini dilakukan pendampingan korban yang dirawat di RSUD Daya. Kemudian disusul pendampingan psikolog agar bisa memulihkan traumatik pada korban," ujarnya menekankan. 

Kejadian itu, tambah Achi, pada pekan lalu, saat informasi dari Selter warga beredar luas bahwa ada anak gadis disiram air keras, selanjutnya tim PPA bergegas menemui korban beserta keluarganya. 

Saat ditemui pertama kali, terdapat luka bakar pada sekujur tubuhnya, termasuk ada luka di bagian muka, lengan dan bagian badan. Saat itu mengenakan pakaian itu tidak utuh dampak luka bakar yang belum kering di tubuhnya. 

"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengungkapkan fakta sebenarnya. Siapa pelakunya, belum diketahui, karena masih diselidiki polisi," turut Achi. 

Sebelumya, RN (15) perempuan pelajar SMP di Makassar diduga dikeroyok temannya dan dianiaya berulang kali lalu puncaknya disiram air keras. Kejadian tersebut pada pekan lalu. 

"Iya, katanya dikeroyok, kepalanya sempat bocor dan bagian tubuhnya terluka bakar karena disiram air keras. Awalnya dipanggil semir rambut temannya, tapi dari belakang langsung dipukuli dari belakang," tutur Agustini, sebagai keluarga korban. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Korlantas target dalam 5 tahun semua kendaraan gunakan pelat putih
Selasa, 24 Mei 2022 - 08:03 WIB
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menargetkan dalam kurun waktu 5 tahun semua kendaraan di Indones...
KPK sebut analisis ICW terkait kerugian keuangan negara salah kaprah
Selasa, 24 Mei 2022 - 07:15 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut analisis Indonesia Corruption Watch (ICW) terkait dengan...
Kejari Kabupaten Sukabumi tahan kades diduga korupsi ADD dan DD
Selasa, 24 Mei 2022 - 06:31 WIB
Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sukabumi resmi menahan Kepala Desa Kabandung...
24 Mei 2017: Bom Kampung Melayu yang menyita perhatian Dunia
Selasa, 24 Mei 2022 - 06:00 WIB
Aksi bom bunuh diri yang terjadi di Kampung Melayu, Jakarta Timur pada Rabu 24 Mei 2017 malam salah...
Polisi selidiki kasus kecelakaan kerja di PG Rendeng Kudus
Senin, 23 Mei 2022 - 23:53 WIB
Kepolisian Resor Kudus, Jawa Tengah, masih melakukan penyelidikan atas terjadinya kasus kecelakaan k...
KPK limpahkan berkas terdakwa korupsi proyek IPDN Gowa ke pengadilan
Senin, 23 Mei 2022 - 23:39 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas perkara terdakwa mantan Kepala Divisi I PT Was...
Polisi dapatkan rekaman CCTV aksi panah di Mataram
Senin, 23 Mei 2022 - 22:31 WIB
Polresta Mataram mendapatkan rekaman kamera closed circuit television (CCTV) terkait aksi orang t...
Polisi periksa Eddy Soeparno terkait laporan terhadap Muannas Alaidid
Senin, 23 Mei 2022 - 21:49 WIB
Polda Metro Jaya memeriksa Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Mohammad ...
Kejari tahan mantan Ketua KONI Padang karena korupsi
Senin, 23 Mei 2022 - 20:53 WIB
Kejaksaan Negeri Padang, Sumatera Barat, menahan mantan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KO...
KPK terima laporan soal dugaan korupsi di Merpati Nusantara Airlines
Senin, 23 Mei 2022 - 20:27 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan telah menerima laporan terkait dugaan korupsi PT Merp...
InfodariAnda (IdA)