Ditipu calo di Karawang, warga Klaten ini kehilangan uang Rp8,9 juta
Elshinta
Rabu, 05 Januari 2022 - 13:24 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Ditipu calo di Karawang, warga Klaten ini kehilangan uang Rp8,9 juta
Sumber foto: Faizol Yuhri/elshinta.com.

Elshinta.com - Havid Alfriandra (22), datang ke Karawang dari kampungnya di Kabupaten Klaten membawa uang Rp9 juta hasil dari menjual satu motor dan kayu. Motor itu milik keluarganya.

Ia dijanjikan langsung bekerja di sebuah perusahaan di kawasan KIM (Kawasan Industri Mitra) Karawang oleh sebuah yayasan penyalur tenaga kerja.

Havid mendapatkan kontak dan informasi dari yayasan tersebut melalui grup Facebook info loker Karawang Cikarang. Havid dijanjikan bekerja bila sudah melunasi biaya calo sejumlah Rp8 juta, dan biaya pendaftaran sebesar Rp900 ribu. Praktis, uang di saku Havid hanya tersisa Rp100 ribu.

Tidak cukup sampai di situ penderitaannya, satu-satunya ponsel miliknya juga diambil calo dengan alasan meminjam untuk dimasukkan password Wifi. Ponsel tersebut tidak pernah kembali. Havid lalu diminta kembali oleh yayasan.

Dalam keadaan lapar dan haus, Havid menggunakan sisa uangnya untuk menyewa ojeg. Ia baru sadar dirinya telah ditipu dan berusaha memburu orang yang mengambil uang dan ponselnya. Namun, Havid yang baru pertama kali tiba di Karawang kehilangan jejak.

Havid kemudian berjalan menuju arah dusun Kosambi, Desa Duren, Kecamatan Klari, Karawang, hingga akhirnya bertemu Bapung, tokoh masyarakat setempat. Havid sudah tidak punya uang sepeser pun.

"Yayasan itu baru dibuka Jumat kemarin, dan sekarang sudah tutup lagi," kata Bapung, tokoh masyarakat Desa Pancawati, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang menceritakan ulang kisah yang menimpa Havid.

Selama satu malam, Havid menginap di Masjid Jamie Al-Barkah, dusun Kawali, Desa Pancawati, Kecamatan Klari, Karawang. Ia kesulitan menghubungi keluarga karena ponselnya tidak ada. Ia sempat membuka akun media sosial Facebook miliknya melalui ponsel warga, namun gagal login karena lupa password.

"Saat ditemukan, korban dalam keadaan sehat namun masih syok. Orangnya linglung karena baru di Karawang," kata Bapung seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Faizol Yuhri, Rabu (5/1).

Havid tidak bisa merinci alamat yayasan dan para pelaku yang menipunya. Alasannya karena ia baru pertama kali di Karawang.

Beruntung kabar penipuan yang menimpa Havid viral di media sosial Facebook. Bapung menulis status soal penipuan yang menimpa Havid dan dibagikan ratusan kali oleh pengguna Facebook.

"Saat ini Havid sudah dibawa pihak keluarga, sudah dijemput keluarga dari pihak almarhum ayahnya," tukas Bapung.

Kabar terakhir yang diterima, Havid dalam perjalanan menuju Semarang.

Sementara itu terpisah, Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Karawang Endang Syafrudin ketika dikonfrimasi mengatakan, pihaknya sudah mendengar soal kasus yang menimpa Havid.

Ia mengimbau agar masyarakat tidak mudah tergiur dengan tawaran kerja dari media sosial.

"Sekarang di Karawang (rekrutmen tenaga kerja) sudah online," katanya.

Khusus soal calo, dinas menyarankan agar korban melapor ke polisi setempat sebab sudah masuk ranah pidana.

"Karena calo itu kan penipuan. Pasal 378. Saat ini kalau calo-calo, kami sedang berusaha untuk memberantas," tutupnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polisi selidiki kasus pelemparan bom molotov di Aceh Barat
Rabu, 18 Mei 2022 - 12:48 WIB
Polda Aceh melalui Polres Aceh Barat terus menyelidiki kasus pelemparan bom molotov ke rumah warga m...
Tolak kriminalitas, masyarakat Batak di DIY gelar unjuk rasa damai
Senin, 16 Mei 2022 - 14:55 WIB
Pemuda Batak Bersatu DPD DIY menggelar aksi damai menolak kriminalitas atau biasa disebut dengan ist...
Dua warga Indrapuri ditembak, polisi buru pelaku
Minggu, 15 Mei 2022 - 15:36 WIB
Dua warga Aceh Besar atas nama Maimun (38) dan Ridwan (38) ditembak orang tak dikenal (OTK) di Desa ...
Selama masa lebaran angka kriminalitas di Jateng meningkat hingga 295 persen
Kamis, 12 Mei 2022 - 17:34 WIB
Selama masa Lebaran 2022 angka kriminalitas di Jawa Tengah meningkat hingga 295 persen kata Kapolda ...
 Terlilit utang online, seorang ibu bunuh anak kandung dan coba bunuh diri
Kamis, 12 Mei 2022 - 17:13 WIB
Lantaran terlilit pinjaman online, seorang ibu tega membunuh anak kandungnya yang berusia empat tahu...
Enam sepeda motor wisatawan Air Terjun Tujuh Bidadari Aceh Utara diduga dibakar OTK
Kamis, 12 Mei 2022 - 14:45 WIB
Enam sepeda motor milik wisatawan Air Terjun Tujuh Bidadari diduga dibakar oleh Orang Tak di Kenal (...
Penjambret pegawai PT KAI ditangkap Polsek Medan Timur
Kamis, 12 Mei 2022 - 10:45 WIB
Tim Unit Reskrim Polsek Medan Timur berhasil tangkap pelaku jambret  pegawai PT KAI saat beraksi di...
Tim Opsnal Satreskrim Polres Bireuen ungkap kasus mayat dibuang ke sumur
Jumat, 06 Mei 2022 - 17:47 WIB
Tim Opsnal Satreskrim dibantu personil Sat Intelkam Polres Bireuen, berasil mengungkap kasus pembunu...
Perampok bersenjata serang toko perhiasan Chanel di Paris
Jumat, 06 Mei 2022 - 09:59 WIB
Sejumlah pencuri yang membawa setidaknya satu senjata merampok sebuah toko perhiasan dan jam tangan ...
Polisi amankan pelaku penganiayaan terhadap 2 warga di Paslaten Tomohon
Kamis, 05 Mei 2022 - 14:34 WIB
Tindak pidana penganiayaan terjadi di Kelurahan Paslaten Satu Kecamatan Tomohon Timur. Penganiayaan ...
InfodariAnda (IdA)