Pemkab Cianjur ajukan perbaikan empat jembatan putus ke BNPB
Elshinta
Minggu, 02 Januari 2022 - 18:11 WIB |
Pemkab Cianjur ajukan perbaikan empat jembatan putus ke BNPB
Warga Desa Gelar Pawitan, Kecamatan Cidaun, Cianjur, Jawa Barat, terpaksa mengunakan ban dalam bekas untuk menyeberang sungai karena jembatan gantung yang merupakan akses utama putus. (FOTO ANTARA/Ahmad Fikri)

Elshinta.com - Pemkab Cianjur, Jawa Barat, mengajukan perbaikan empat jembatan gantung yang putus akibat terseret derasnya arus sungai ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan harapan ribuan kepala keluarga kembali dapat berkativitas seperti biasa karena selama ini terisolasi.

Bupati Cianjur, Herman Suherman saat dihubungi di Cianjur, Ahad mengatakan sejak putusnya empat jembatan gantung yang terletak di wilayah bagian selatan Cianjur, membuat aktivitas warga terhambat bahkan terisolasi.

Bagi warga yang terpaksa harus keluar desa, katanya, terpaksa menyeberang sungai dengan ban dalam bekas.

"Kami sudah laporkan dan mengajukan perbaikan jembatan yang putus ke pusat melalui BNPB, dengan harapan jembatan tersebut dapat diperbaiki atau dibangun kembali karena saat ini, aktifitas seribuan kepala keluarga terhambat karena jembatan merupakan akses utama," katanya.

Ia menjelaskan, dua di antara jembatan yang putus membuat warga di lima desa di Kecamatan Cidauan, tidak dapat beraktivitas, sedangkan akses jalan yang dimiliki dalam kondisi rusak berat dan sudah masuk dalam rencana perbaikan secara berkala.

Karena itu, katanya, warga berharap jembatan penghubung utama antar desa yang membentang di sungai Cimaragang itu, segera dibangun karena untuk beraktifitas warga terpaksa menyeberang sungai mengunakan ban dalam bekas dengan resiko yang dapat mengancam keselamatan.

"Harapan kami, dapat segera mendapat jawaban dan jembatan kembali dibangun karena saat ini, siswa sekolah juga terpaksa menyeberang mengunakan ban dalam bekas, untuk pergi dan pulang sekolah. Karena anggaran dari APBD belum tersedia," kata Herman Suherman.

Kepala Desa Gelarpawitan, Heri Kuswanto, mengatakan untuk beraktifitas dari Gelar Pawitan ke desa lain seperti Neglasari, warganya terpaksa mengunakan ban dalam bekas, untuk sampai ke seberang, termasuk anak usia sekolah SD, SMP dan SMA, juga melakukan hal yang sama untuk pergi dan pulang sekolah.

"Mereka terpaksa melewati sungai menggunakan ban untuk beraktivitas seperti bertani, sekolah dan kegiatan ekonomi lainnya. Sekitar 11 ribu kepala keluarga dari dua desa, Gelar Pawitan dan Neglasari yang selama ini mengunakan jembatan sebagai akses utama," katanya.

Kepala Desa Neglasari, Suparman, mengatakan saat ini, warganya mulai kesulitan mendapatkan pasokan sembako karena di sejumlah warung yang ada stok mulai menipis dan kosong karena pemilik warung kesulitan melintas saat membawa barang belanjaan.

Sehingga pihaknya berharap pemerintah daerah hingga pusat dapat segera membangun kembali jembatan yang putus karena tidak ada alternatif jalan yang dapat dilalui warga kecuali melintasi sungai dengan mengunakan ban dalam bekas..

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
NFA dorong penguatan harga gula di tingkat petani maupun konsumen
Minggu, 29 Mei 2022 - 00:11 WIB
Badan Pangan Nasional  atau National Food Agency (NFA) mendorong penguatan harga gula di tingkat pe...
Lemkapi: `Yellow Notice` anak Ridwan Kamil bentuk kehadiran negara
Sabtu, 28 Mei 2022 - 22:47 WIB
Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Dr Edi Hasibuan mengataka...
Aceh jadi provinsi pertama jadikan Gesits kendaraan operasional Pemda
Sabtu, 28 Mei 2022 - 22:11 WIB
Direktur Utama PT WIKA Industri Manufaktur (WIMA) M. Samyarto mengatakan Aceh menjadi provinsi perta...
Desa Cisayong ubah bekas lahan sampah jadi lapangan bola internasional
Sabtu, 28 Mei 2022 - 21:47 WIB
Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mengembangkan eks lahan...
Belasan mobil hias meriahkan Surabaya Vaganza 2022
Sabtu, 28 Mei 2022 - 20:55 WIB
Belasan mobil hias meriahkan Pawai Bunga dan Budaya atau Surabaya Vaganza 2022 dalam rangka Hari Jad...
PHRI sambut baik pelonggaran penggunaan masker
Sabtu, 28 Mei 2022 - 19:57 WIB
Pelonggaran masker berdampak baik bagi peningkatan okupansi hotel dan restoran di Salatiga, Jawa Ten...
Apkasi diyakini bisa tingkatkan kerja sama antara daerah
Sabtu, 28 Mei 2022 - 19:46 WIB
Plt Bupati Langkat Syah Afandin menghadiri rapat kerja daerah (Rakerda) Asosiasi Pemerintah Kabupate...
Elpi: Eril sempat teriak `help` sebelum hanyut terseret arus di Swiss
Sabtu, 28 Mei 2022 - 19:34 WIB
Pihak keluarga besar Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil yang diwakili oleh Elpi Nazmuzaman (adik kan...
Keluarga kabarkan kondisi Ridwan Kamil di Swiss baik
Sabtu, 28 Mei 2022 - 18:37 WIB
Pihak keluarga besar Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil yang diwakili adik kandung Elpi Nazmuzaman ...
Toni Kroos nilai laga Real Madrid lawan Liverpool miliki peluang sama
Sabtu, 28 Mei 2022 - 18:24 WIB
Gelandang Real Madrid Toni Kroos mengatakan baik timnya atau Liverpool memiliki peluang yang sama un...
InfodariAnda (IdA)