waisak kiri waisak kanan
Kim Jong Un sebut pangan rakyat dalam pidato, bukan nuklir
Elshinta
Sabtu, 01 Januari 2022 - 14:35 WIB |
Kim Jong Un sebut pangan rakyat dalam pidato, bukan nuklir
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un berbicara dalam pembukaan Rapat Pleno ke-3 Komite Sentral ke-8 Partai Buruh Korea (WPK) di Pyongyang, Korea Utara, dalam foto tak bertanggal yang dirilis pada 16 Juni 2021 oleh kantor berita KCNA. (ANTARA/KCNA via Reuters)

Elshinta.com - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menandai 10 tahun berkuasa dengan berpidato, yang lebih banyak menyebut pangan dan seragam sekolah ketimbang senjata nuklir atau Amerika Serikat, menurut ringkasan yang dirilis media resmi, Sabtu.

Kim berpidato di akhir Rapat Paripurna ke-4 Pertemuan ke-8 Komite Pusat Partai Buruh Korea (WPK) yang dimulai pada Senin.

Sasaran utama Korut pada 2022 akan difokuskan pada pembangunan ekonomi dan peningkatan taraf hidup rakyat ketika negara itu menghadapi "perjuangan besar hidup dan mati", kata Kim.

Pertemuan itu berbarengan dengan peringatan 10 tahun Kim menjadi pemimpin Korut setelah kematian ayahnya pada 2011.

Kim sebelumnya memanfaatkan pidato seputar Tahun Baru untuk mengumumkan kebijakan besar, seperti membangun hubungan diplomatik yang signifikan dengan Korea Selatan dan AS.

Namun ringkasan pidato yang disiarkan media resmi Korut tidak secara spesifik menyebut AS, tapi hanya menyinggung pembicaraan –yang tidak dijelaskan secara detail– tentang hubungan antar-Korea dan "urusan eksternal".

Fokus domestik dalam pidato itu menegaskan masalah ekonomi yang dihadapi Kim di dalam negeri, di mana penutupan perbatasan untuk mencegah COVID telah membuat Korut semakin terisolasi.

Badan-badan bantuan internasional memperingatkan kemungkinan terjadinya kelangkaan makanan dan krisis kemanusiaan di Korut.

"Tugas utama Partai kita dan rakyat tahun depan adalah untuk memberikan jaminan pasti tentang implementasi rencana lima tahun dan membawa perubahan luar biasa dalam pembangunan negara dan taraf hidup rakyat," kata Kim.

Dia menghabiskan sebagian besar pidatonya untuk menjelaskan isu-isu domestik, mulai dari rencana ambisius untuk membangun daerah pedesaan hingga pangan rakyat, seragam sekolah dan perlunya menindak "praktik-praktik nonsosialis".

Fokus besar dalam pembangunan desa kemungkinan merupakan strategi populis, kata Chad O'Carroll, pendiri NK News, laman tentang isu-isu Korut yang berbasis di Korsel.

"Secara keseluruhan, Kim mungkin menyadari bahwa mengangkat rencana pengembangan militer canggih ketika rakyatnya mengalami kekurangan pangan dan kondisi sulit di luar Pyongyang bukanlah ide yang bagus tahun ini," katanya lewat Twitter.

Laporan media resmi pada Sabtu menyinggung pembangunan "sistem persenjataan ultra modern" sebagai capaian besar tahun lalu. Disebutkan pula bahwa Kim menyerukan peningkatan pertahanan nasional untuk menghadapi situasi global yang tidak stabil.

Pabrik traktor yang disebutnya dalam pidato kemungkinan akan digunakan untuk memproduksi kendaraan peluncur rudal, kata analis asing, dan Korut diyakini telah meningkatkan persenjataannya meski menerapkan lockdown.

Laporan tentang pidato Kim tidak menyebut seruan AS untuk pembicaraan soal penghapusan nuklir, atau desakan Korsel untuk mengumumkan akhir Perang Korea 1950-1953 secara resmi sebagai langkah untuk melanjutkan negosiasi.

Korut sebelumnya mengatakan pihaknya terbuka untuk upaya diplomasi, namun menganggap tawaran AS merupakan sesuatu yang hampa ketika "tindakan bermusuhan" seperti latihan militer dan sanksi terus berlanjut.

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Raja Arab Saudi Salman pulang dari rumah sakit usai dirawat
Senin, 16 Mei 2022 - 12:31 WIB
Penjaga dua masjid suci Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud pulang dari Rumah Sakit Khusus King Faisal...
Ekonomi China mendingin tajam pada April karena penguncian
Senin, 16 Mei 2022 - 12:07 WIB
Aktivitas ekonomi China mendingin tajam pada April karena perluasan penguncian COVID-19 berdampak be...
Perangi COVID-19, Kim perintahkan militer Korut amankan pasokan obat
Senin, 16 Mei 2022 - 10:01 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memandu pertemuan darurat politbiro dan memerintahkan militer untuk...
Omicron di Beijing meluas, RS darurat Shanghai ditutup
Minggu, 15 Mei 2022 - 14:58 WIB
Wabah COVID-19 varian Omicron di Beijing makin meluas, sedangkan 50 persen rumah sakit darurat di Sh...
13 wisatawan hilang di Gunung Changshan China
Sabtu, 14 Mei 2022 - 15:07 WIB
Sedikitnya 13 wisatawan hilang sejak Kamis (12/5) saat melakukan pendakian di Gunung Changshan, Prov...
Banyak perempuan di Korsel bekukan sel telurnya
Jumat, 13 Mei 2022 - 16:34 WIB
Banyak perempuan di Korea Selatan memilih membekukan sel telurnya dan tidak terburu-buru memiliki an...
Staf KBRI Beijing terdampak penguncian wilayah
Rabu, 11 Mei 2022 - 20:23 WIB
Beberapa staf Kedutaan Besar RI di Beijing terkena dampak penguncian wilayah di tengah meningkatnya ...
Jepang luncurkan rencana ekonomi Indo-Pasifik AS pada kunjungan Biden
Selasa, 10 Mei 2022 - 09:47 WIB
Kunjungan Presiden Joe Biden ke Jepang bulan ini diperkirakan bertepatan dengan peluncuran resmi str...
Beijing bebaskan sewa tempat usaha selama enam bulan
Selasa, 10 Mei 2022 - 06:23 WIB
Otoritas Distrik Chaoyang, Beijing, China, mengurangi atau membebaskan biaya tempat usaha bagi penye...
Militer China dikerahkan ke Selat Taiwan
Senin, 09 Mei 2022 - 14:09 WIB
Kekuatan militer China dikerahkan ke wilayah perairan dan udara di sekitar Selat Taiwan selama tiga ...
InfodariAnda (IdA)