NASA luncurkan teleskop untuk meneliti sejarah bumi
Elshinta
Minggu, 26 Desember 2021 - 12:45 WIB |
NASA luncurkan teleskop untuk meneliti sejarah bumi
Arsip Foto - Para pekerja tampak dari kejauhan tengah membersihkan logo NASA di Vehicle Assembly Building, Kennedy Space Center di Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat, Selasa (19/5/2020). (ANTARA/REUTERS/Joe Skipper/am.)

Elshinta.com - Lembaga antariksa Amerika Serikat NASA meluncurkan teleskop James Webb ke luar angkasa untuk meneliti pembentukan bumi di galaksi.

Dikutip dari Reuters, Minggu, James Webb Space Telescope diluncurkan dengan roket dari lepas pantai di Amerika Latin, Sabtu (25/12) bertepatan dengan hari Natal.

Teleskop James Webb akan berada di luar angkasa selama dua minggu, ia akan mencapai titiknya di orbit matahari berjarak 1 juta mil dari bumi, sekitar empat kali lebih jauh dari bulan.

Jalur orbit teleskop Webb akan sejalan dengan bumi sehingga teleskop dan bumi akan berbarengan mengitari matahari.

Teleskop pendahulunya, Hubble, mengorbit bumi dari jarak 340 mil, melewati bayangan bumi setiap 90 menit. Teleskop Webb sekitar 100 kali lebih sensitif dibandingkan Hubble.

Teleskop ini dinamai James Webb, diambil dari salah seorang yang pernah mengawasi NASA pada tahun 1960an.

Teleskop James Webb bisa menampilkan sekilas bagian bumi yang sebelumnya belum bisa terlihat, berusia sekitar 100 juta tahun setelah peristiwa ledakan Big Bang. Ledakan itu diperkirakan terjadi 13,8 miliar tahun yang lalu.

Penglihatan teleskop Hubble bisa mencapai 400 juta tahun setelah Big Bang, periode pertama tidak lama setelah galaksi terbentuk, ketika gugusan bintang dan gas baru terbentuk.

Teleskop Webb bisa melihat objek tersebut secara lebih terperinci, termasuk juga tanda-tanda samar galaksi pada periode awal.

Perangkat ini juga dilengkapi instrument untuk meneliti potensi atmosfer yang bisa mendukung kehidupan di sekitar planet ekstrasurya (exoplanet) yang baru didokumentasikan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Angkatan Udara AS mengaku berhasil uji coba senjata hipersonik
Selasa, 17 Mei 2022 - 15:08 WIB
Angkatan Udara Amerika Serikat pada Senin (16/5) mengatakan mereka telah berhasil melakukan uji coba...
Presiden Jokowi bertemu Elon Musk di Space X
Minggu, 15 Mei 2022 - 06:01 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) berdiskusi dengan pendiri Space X, Elon Musk, sekaligus meninjau pabri...
Anak jerapah di San Diego dipasangi penyangga kaki buatan
Sabtu, 14 Mei 2022 - 13:41 WIB
Seekor jerapah berusia tiga bulan di Kebun Binatang San Diego, Amerika Serikat dipasangi penyangga k...
Fokus China, Biden buat komitmen 150 juta dolar untuk pemimpin ASEAN
Jumat, 13 Mei 2022 - 13:49 WIB
Presiden AS Joe Biden membuka pertemuan para pemimpin Asia Tenggara dengan janji untuk menghabiskan ...
AS, Indonesia dorong kesiagaan pandemi global
Jumat, 13 Mei 2022 - 11:30 WIB
Amerika Serikat sebagai ketua konferensi tingkat tinggi (KTT) COVID-19 pertama dan Indonesia sebagai...
Depkeh AS perketat keamanan MA jelang putusan aborsi
Kamis, 12 Mei 2022 - 20:09 WIB
Departemen Kehakiman AS mengatakan pada Rabu bahwa pihaknya memperketat pengamanan anggota Mahkamah ...
AS kritik Rusia, China yang menentang sanksi PBB atas Korut
Kamis, 12 Mei 2022 - 09:47 WIB
Amerika Serikat mengkritik China dan Rusia pada Rabu karena kedua negara itu menentang tindakan lebi...
Biden akan sambut pemimpin ASEAN jelang KTT Khusus di Washington
Rabu, 11 Mei 2022 - 17:43 WIB
Presiden Amerika Serikat Joe Biden akan menyambut para pemimpin negara anggota Perhimpunan Bangsa-Ba...
Depkeu AS jatuhkan sanksi pada lima fasilitator ISIS asal Indonesia
Selasa, 10 Mei 2022 - 07:35 WIB
Amerika Serikat pada Senin menjatuhkan sanksi terhadap lima orang yang mereka sebut sebagai jaringan...
Putri Biden urung ke Eropa usai kontak dengan orang positif COVID
Jumat, 06 Mei 2022 - 15:36 WIB
Putri Presiden Amerika Serikat Joe Biden, Ashley, tidak akan melakukan perjalanan ke Eropa dengan ib...
InfodariAnda (IdA)