FISIP UTA `45 Jakarta teliti pola komunikasi program Merdeka Belajar, Kampus Merdeka
Elshinta
Sabtu, 25 Desember 2021 - 18:57 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
FISIP UTA `45 Jakarta teliti pola komunikasi program Merdeka Belajar, Kampus Merdeka
Sumber foto: Bayu Koosyadi/elshinta.com.

Elshinta.com - Tim Peneliti FISIP Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta melakukan penelitian mengenai pola komunikasi mahasiswa dalam implementasi Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Penelitian ini dilakukan terhadap mahasiswa yang lolos mengikuti program MBKM yang dilaksanakan oleh Medikbuddikti. Mahasiswa FISIP UTA’45 Jakarta telah mengirimkan beberapa mahasiswa yang berhasil lolos ke beberapa BUMN,  industri dan perusahaan-perusahaan ternama baik skala nasional maupun perusahan berskala internasional, seperti Telkom, Semeru, Microsoft.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UTA’45 Jakarta Firman, mengatakan program MBKM lebih efektif bila dilaksanakan secara tatap muka, namun terpaksa dilakukan secara daring karena adanya Pandemi Covid-19.

“Seperti diketahui pemerintah melalui kemendikbudristekdikti dalam upayanya mengembangkan kualitas mahasiswa membentuk program MBKM. Berbagai macam program yang sejatinya efektif dijalankan dengan metode pembelajaran secara tatap muka ini, namun karena adanya pandemi Covid-19 maka harus dilakukan juga dengan metode daring," kata Firman, Sabtu (25/12).

Firman, menambahkan keberhasilan capaian atau tujuan dari pembelajaran yang baik membutuhkan pola komunikasi yang terjalin dengan baik pada peserta MBKM, dalam hal ini adalah mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta. Pola komunikasi yang efektif dalam system belajar mengajar menentukan tercapainya tujuan pembelajaran. 

“Dalam program MBKM tahun 2021 yang diselenggarakan oleh kemendikbudristekdikti, terdapat mahasiswa universitas 17 agustus 1945 jakarta yang diterima dalam beberapa program, yaitu: program studi independen, program Magang, Program kampus mengajar dan Program pertukaran pelajar. Melihat beberapa format program MBKM tersebut, idealnya pengoptimalan kegiatan dicapai dengan metode luring, seperti kita tahu bahwa proses pembelajaran studi independent, magang, kampus mengajar adalah kegiatan praktis yang membutuhkan aktivitas berbasis kegiatan real," ujarnya seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Bayu Koosyadi, Sabtu (25/12). 

Banyak hasil penelitian yang menunjukan tentang efektivitas pembelajaran daring yang dilakukan selama masa pandemi Covid-19. Beberapa Hasil penelitian yang dipublikasikan memberikan hasil bahwa dalam pembelajaran daring memiliki kelebihan dan kekuarangan, namun sebagian besar masih menganggap pembelajaran daring juga kurang efektif. 

Selanjutnya Firman menjelaskan, ada beberapa hambatan komunikasi dalam pembelajaran daring yang dialami oleh mahasiswa yang berkuliah di wilayah jabodetabek. Pertama, masalah Psikologis/Emosional yang meliputi: Kejenuhan komunikasi, Personal communication barriers, Komunikasi antar pribadi terbatas, Lonely, atau teralienasi.

“Komunikasi cenderung satu arah, komunikasi pada mesin dan Semantik noise atau miss communication. Kedua, Suasana dan Pola Komunikasi yang meliputi: Hilangnya suasana informal, Kelelahan komunikasi daring, Keterbatasan waktu komunikasi. Ketiga, Teknis/ Technical Noise yang meliputi: Gangguan teknologi komunikasi (fasilitas, akses koneksi internet, sinyal, kuota). Keempat, Media yang meliputi: Keterbatasan media daring. Kelima, Literasi digital dan teknologi yang meliputi: Kurangnya pemahaman budaya komunikasi media digital dan Literasi digital dan teknologi," ungkap Firman.

Dalam kelancaran proses belajar online perlu adanya metode yang menarik, jadwal tetap, memiliki bahan belajar, ada ruang diskusi, dan tugas. Komunikasi yang efektif juga menjadi pendukung jalannya proses belajar yang lancar. Efektivitas komunikasi dinilai dari proses penyampaian informasi atau materi pembelajaran oleh dosen dan pemahaman mahasiswa, serta adanya interaksi yang baik, seperti tanya-jawab atau diskusi antara dosen dan mahasiswa. Adapun  Penelitian ini mendapatkan bantuan pendanaan Program Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka 2021.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sekolah di Salatiga tetap bermasker
Sabtu, 28 Mei 2022 - 17:24 WIB
Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Jawa Tengah tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes)  dengan pe...
367 guru di Kudus diangkat jadi PPPK
Sabtu, 28 Mei 2022 - 15:25 WIB
Bupati Kudus Jawa Tengah H.M. Hartopo memberikan SK Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PP...
Diwisuda, Putra Panglima TNI raih gelar ganda dari UGM dan University of Melbourne 
Jumat, 27 Mei 2022 - 14:45 WIB
Panglima TNI Jendral Andika Perkasa bangga atas keberhasilan putranya yang berhasil menyelesaikan pe...
 Mahasiswa yang ditangkap Densus 88 ternyata mahasiswa Universitas Brawijaya
Jumat, 27 Mei 2022 - 14:25 WIB
Universitas Brawijaya Malang membenarkan IA yang ditangkap Densus 88 di Kota Malang pada Senin (23/5...
Kemendikbudristek terbitkan 27 SK pembukaan prodi D-2 Jalur Cepat
Rabu, 25 Mei 2022 - 19:15 WIB
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menerbitkan sebanyak 27 ...
Toleransi di UB masuk kategori sedang 
Selasa, 24 Mei 2022 - 12:16 WIB
Semua pengambil kebijakan di Universitas Brawija Malang harus segera mengambil langkah cepat untuk ...
Satgas Yonif 126/KC bangun karakter anak-anak di perbatasan Papua
Selasa, 24 Mei 2022 - 11:34 WIB
Satgas Yonif 126/KC Pos Tatakra mengajarakan pendidikan karakter kepada anak-anak SD Inpres Fafinimb...
Polsek Muara Satu amankan UTBK di Kampus Unimal
Senin, 23 Mei 2022 - 11:15 WIB
Polsek Muara satu melakukan kawal ujian Terbuka Berbasis Komputer (UTBK) di Kampus Unimal Bukit Inda...
ITN Malang siap jadi universitas
Minggu, 22 Mei 2022 - 15:06 WIB
Universitas di Kota Malang, Jawa Timur bakal bertambah, salah satunya yang tengah dilakukan Institut...
Prof Widodo terpilih jadi Rektor UB Periode 2022-2027
Sabtu, 21 Mei 2022 - 19:35 WIB
Untuk kali pertama dalam sejarah pemilihan rektor UB berhasil memilih rektor melalui musyawarah untu...
InfodariAnda (IdA)