waisak kiri waisak kanan
Polresta Padang ungkap pemalsuan surat laporan kepolisian
Elshinta
Kamis, 23 Desember 2021 - 09:56 WIB |
Polresta Padang ungkap pemalsuan surat laporan kepolisian
kasus dugaan pemalsuan surat laporan kehilangan dan pencurian berstempel kepolisian J (tengah), usai diamankan oleh jajaran Kepolisian Resor Kota Padang, Selasa (21/12) malam. ANTARA/HO-PolrestaPadang

Elshinta.com - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang, Polda Sumatera Barat (Sumbar) mengungkap kasus dugaan pemalsuan surat laporan kehilangan dan pencurian berstempel kepolisian yang dilakukan oleh J (31).

Modus yang dilakukan pelaku adalah meniru tanda tangan dari Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Padang, serta menduplikat stempel seolah-olah dokumen tersebut asli.

"Diperkirakan ada 30 warga yang menjadi korban pelaku, baik dari perorangan maupun pelaku usaha," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Padang Kompol Rico Fernanda, didampingi Kanit III SPKT Ipda Dwi Jatmiko, di Padang, Rabu.

Penangkapan terhadap pelaku yang merupakan warga Padang dilakukan di kawasan Jati, Padang Timur, Kota Padang pada Selasa (21/12) malam tanpa perlawanan.

Kepolisian menengarai laporan kehilangan palsu yang dibuat oleh J itu digunakan untuk kepentingan klaim asuransi bagi badan usaha. Pelaku menawarkan jasa untuk membuat laporan kehilangan ke badan usaha dengan mengaku-ngaku punya teman anggota polisi, kemudian meminta sejumlah uang per surat laporan.

Namun faktanya laporan kehilangan polisi itu dibuat oleh pelaku sendiri dengan cara rekayasa digital, sementara format dan nama yang bertandatangan di dalam surat ia meniru laporan resmi yang pernah dibuat sebelumnya di kantor polisi.

Kepala Unit III SPKT Polresta Padang Ipda Dwi Jatmiko menuturkan pengungkapan kasus itu berawal ketika salah satu badan usaha menanyakan perkembangan kasus pencurian yang dialami, dalam kasus itu ia berposisi sebagai korban.

"Kami lalu mengecek surat laporan dari korban, setelah dicek ternyata ditemukan sejumlah keganjilan. Mulai dari nama yang bertandatangan dan NRP (Nomor Register Pokok) nya," katanya.

Mendapati fakta tersebut, polisi kemudian memeriksa pelapor serta menelusuri asal-usul surat yang ia bawa, hingga akhirnya terungkap bahwa surat palsu itu dibuat oleh pelaku J.

"Selain telah merugikan korban, tindakan pelaku ini juga mencemarkan nama institusi Polri. Karena kepolisian tidak menarik biaya sepersen pun dalam pembuatan laporan kehilangan," ujarnya pula.

Diperkirakan korban dari kasus tersebut sudah mencapai 30 orang yang sebahagian besarnya adalah badan usaha. Saat ini J tengah diperiksa secara hukum oleh penyidik.

Polisi mengimbau kepada masyarakat yang hendak mengurus surat resmi, agar langsung ke instansi, tanpa mempercayai pihak ketiga yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kejari Madina tahan AAN tersangka PETI ke Lapas Penyabungan
Senin, 16 Mei 2022 - 16:12 WIB
Tim Penuntut Umum Kejari Madina langsung melakukan penahanan dan menitipkan Ahmad Arjun Nasution (AA...
<i>Embat</i> Rp1 miliar, pengurus Koperasi Serba Usaha Lumbung Astho jadi DPO polisi 
Senin, 16 Mei 2022 - 16:06 WIB
Soedarsono alias Mboen (57), kini jadi buruan polisi. Pria yang memiliki rumah di Jalan Taman Pahlaw...
13 orang meninggal akibat kecelakaan bus di tol Surabaya-Mojokerto
Senin, 16 Mei 2022 - 14:03 WIB
Kecelakaan tunggal bus Ardiansyah di KM 712+400 jalur A jalan tol Surabaya-Mojokerto pada Senin pagi...
Densus tangkap 24 orang pendukung MIT Poso dan ISIS
Senin, 16 Mei 2022 - 13:51 WIB
Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap 24 orang diduga pendukung dari kelompok t...
Polres Karawang ungkap kronologi kecelakaan menewaskan tujuh orang
Senin, 16 Mei 2022 - 12:43 WIB
Polres Kabupaten Karawang mengungkap kronologi peristiwa kecelakaan yang mengakibatkan tujuh orang m...
1.252 narapidana buddha terima Remisi Khusus Waisak
Senin, 16 Mei 2022 - 10:15 WIB
Sebanyak 1.252 narapidana buddha di seluruh Indonesia menerima Remisi Khusus (RK) Hari Raya Waisak T...
Polisi ringkus dua narapidana buntut keributan di Rutan Padang
Senin, 16 Mei 2022 - 07:45 WIB
Kepolisian Resor Kota Padang, Sumatera Barat meringkus dua orang narapidana berinisial N dan T buntu...
Keributan di Rutan Padang terkait masalah izin keluar narapidana
Senin, 16 Mei 2022 - 07:31 WIB
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Anak Air Padang, Sumatera Barat mengalami keributan pada Sabtu (14/5) m...
16 Mei 1945: Kongres pemuda seluruh Jawa hingga Muradi dihukum mati
Senin, 16 Mei 2022 - 06:00 WIB
Sebelum BPUPKI dibentuk, pada tanggal 16 Mei 1945 di Bandung telah diadakan Kongres Pemuda Seluruh J...
Polisi tangkap pelaku pencabulan anak di bawah umur di Padang Lawas
Minggu, 15 Mei 2022 - 23:23 WIB
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Padang Lawas (Palas), Sumatera Utara, menangkap seorang ...
InfodariAnda (IdA)