Cakupan dosis pertama vaksinasi di Kota Bandung capai 100 persen
Elshinta
Rabu, 22 Desember 2021 - 19:46 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Cakupan dosis pertama vaksinasi di Kota Bandung  capai 100 persen
Sumber foto: Dudy Supriyadi/elshinta.com.

Elshinta.com - Cakupan dosis pertama vaksinasi di Kota Bandung sudah mencapai 100 persen. Bahkan, terhitung tanggal 19 Desember 2021, penyuntikan dosis pertama telah melebihi target.

Guna menciptakan kekebalan kelompok di Kota Bandung minimal harus bisa memberikan vaksin kepada 1.952.358 orang. Angka tersebut yakni standar minimal cakupan sebesar 70 persen dari jumlah penduduk di Kota Bandung. 

Dari data laporan terakhir pada 19 Desember 2021, dosis pertama vaksinasi di KOta Bandung sudah mencapai 1.956.190 orang. Sementara dosis kedua mengikuti sebanyak 1.732.031 orang.

"Kita sudah melebihi target atau total sudah 100,20 persen. Untuk vaksin kedua sudah mencapai 88,70 persen," ucap Ema Sumarna, Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Dudi Supriyadi, Rabu (22/12). 

Ema menuturkan, capaian ini sudah sangat baik mengingat Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mengaselerasi agar target 100 persen vaksinasi tercapai pada Desember 2021. Sehingga kekebalan kelompok di Kota Bandung dapat secepatnya terbentuk.

Sedangkan untuk dosis kedua, Ema menuturkan, hal ini mengingat adanya masa jeda pemberian vaksin dan harus mencocokan terkait jadwal penyuntikan vaksin.

"Vaksin tidak ada masalah, tapi mengenai penjadwalan orang yang mungkin pada saatnya vaksin bisa saja dalam waktu bersamaan punya agenda lain, itu tidak mudah. Tinggal dibantu saja bahwa ini prioritas atau tidak," jelasnya.

Lebih lanjut Ema mengungkapkan, dari laporan terbaru, kondisi pandemi di Kota Bandung relatif terkenali. Dengan indikator keterisian tempat tidur ada di kisaran 5 persen dan positivity rate sebesar 1,2.

Ema mengungkapkan, saat ini belum ada temuan kasus Omnicron di Kota Bandung. Meski begitu, dia mewanti-wanti agar warga KOta Bandung tak lengah dan mengabaikan protokol kesehatan.

"Hari ini belum ditemukan omnicron dan mudah-mudahan selamanya tidak. Tapi yang paling utama itu tetap semua masyarakat harus prokes yang kuat dan disiplin tinggi," tuturnya.

Walau terkendali, Ema menyatakan, di libur natal dan Tahun Baru (Nataru) nanti tetap diterapkan sejumlah skema pengetatan untuk mengurangi mobilitas masyarakat. 

Hal ini guna mengantisipasi agar tidak terjadi gelombang kasus yang melonjak mengingat terdeteksinya varian baru Covid-19.

"Kebijakan yang saya dengar dari pimpinan, kegiatan old and new itu tidak (diperbolehkan). Baik kegiatan di dalam maupun di luar ruangan. Hotel juga sudah menyadari dan sudah diingatkan juga melalui aosisiasi dan sebagainya mereka tidak menyelenggarakan acara," ujarnya.

Selain itu, Ema menerangkan, bakal ada penyekatan untuk mengawasi mobilitas. Serta penutupan di beberapa lokasi yang berpotensi dapat menimbulkan kerumunan, semisal di alun-alun.

"Pembatsan antar kabupaten kota saya pikir tidak seperti itu. Paling utama, boleh beraktivitas tapi benar-benar sesuai kepentingan paling urgen. Kalau tidak saya pikir ini (sabar) dulu," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
NTT kirim 1.000 ton jagung hasil Program TJPS
Sabtu, 21 Mei 2022 - 12:11 WIB
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengirim sebanyak 1.000 ton jagung yang dihasilkan mel...
Dosen ITS dinominasikan jadi finalis European Inventor Award 2022
Sabtu, 21 Mei 2022 - 11:59 WIB
Dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Fahmi Mubarok, ST, MSc, PhD dinominasika...
Hutama Karya: Operasi Microsleep mampu tekan angka kecelakaan di tol
Sabtu, 21 Mei 2022 - 11:03 WIB
PT Hutama Karya (Persero) berhasil menekan angka kecelakaan selama arus mudik dan balik Lebaran 2022...
Hujan ringan hingga sedang berpeluang turun di sejumlah kota besar
Sabtu, 21 Mei 2022 - 10:15 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hi...
Pemkab Lombok Timur berkomitmen cegah pengiriman PMI Ilegal
Sabtu, 21 Mei 2022 - 09:51 WIB
Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, berkomitmen mendukung upaya berbagai pihak u...
Hujan diprakirakan turun di bagian wilayah NTB akhir pekan ini
Sabtu, 21 Mei 2022 - 07:45 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas sedang hi...
Presiden terima Majelis Rakyat Papua dan Papua Barat di Istana Bogor
Jumat, 20 Mei 2022 - 23:35 WIB
Presiden RI Joko Widodo menerima audiensi Majelis Rakyat Papua (MRP) dan Majelis Rakyat Papua Barat ...
Australia bantu pemberdayaan petani sayuran di Kota Kupang
Jumat, 20 Mei 2022 - 23:23 WIB
Pemerintah Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur mengapresiasi pemerintah Australia yang telah m...
BBTF 2022 siap bantu pemulihan ekonomi Indonesia melalui pariwisata
Jumat, 20 Mei 2022 - 23:11 WIB
Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) ke-8 yang akan dilaksanakan pada 14-17 Juni 2022 siap membantu p...
Erick Thohir: Tambahan subsidi energi agar masyarakat tak terbebani
Jumat, 20 Mei 2022 - 22:59 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir menyambut baik dukungan parlemen terhadap usulan pemer...
InfodariAnda (IdA)