Pemerintah orkestrasi lewat satgas komunikasikan percepatan kesejahteraan Papua
Elshinta
Rabu, 22 Desember 2021 - 17:55 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Pemerintah orkestrasi lewat satgas komunikasikan percepatan kesejahteraan Papua
Sumber foto: Bayu Koosyadi/elshinta.com.

Elshinta.com - Pemerintah Indonesia telah mengubah total pendekatan dalam penanganan serta pembangunan di Papua. Presiden Joko Widodo telah menunjuk secara langsung Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin untuk menangani percepatan kesejahteraan Papua.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate menyatakan saat ini Pemerintah juga meningkatkan koordinasi dan orkestrasi komunikasi publik agar perubahan kebijakan itu dapat dipahami dengan baik di dalam negeri maupun luar negeri.

“Bapak Presiden sendiri sudah menunjuk Bapak Wakil Presiden untuk secara khusus menangani ini. Perubahan pola dan cara, serta perubahan kebijakan ini, dulu bisa dikomunikasikan dengan baik,” tegasnya dalam Rapat Koordinasi Pembentukan Satgas Komunikasi Publik Papua, di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Selasa (21/12).

Menkominfo menegaskan perubahan kebijakan itu juga diiringi dengan perubahan komunikasi agar bisa mengubah persepsi publik. Menurutnya banyak kebijakan dan pembangunan yang telah berlangsung di Papua namun belum sampaikan dengan baik. Oleh karena itu, ke depan komunikasi perlu dilakukan dengan koordinasi yang lebih kuat.

“Saya melihat bahwa ini harus kita ubah pola yang dulunya berangkali bekerja secara sektoral, sekarang harus bekerja terkoordinasi sehingga kekuatan dan koordinasi kita menjadi lebih bagus dan lebih kuat,” tandasnya seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Bayu Koosyadi, Rabu (22/12).

Menurut Menteri Johnny, dalam rapat bersama Wapres K.H. Ma’ruf Amin belum lama ini, banyak dibahas perubahan pendekatan dalam mempercepat kesejahteraan warga Papua. Salah satunya perubahan yang disampaikan oleh Panglima TNI sesuai hasil dari pendalaman dan evaluasi kebijakan selama ini.

“Para menteri yang terkait juga sudah menyampaikan bagaimana keberpihakan kita, termasuk melakukan pendekatan kesejahteraan kepada Papua untuk menerjemahkan langsung keberpihakan Kepala Negara,” jelasnya.

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam rapat bersama Wapres berkaitan dengan pelaksanaan komunikasi publik. Menurut Menkominfo sudah saatnya pemanfaatan kanal dan media komunikasi dilakukan secara optimal.

“Barangkali, pertemuan kita ini, Pak Menkopolhukam sudah melaporkan kepada Pak Wapres dan peserta rapat bahwa kita menyusun semacam Gugus Tugas atau Satuan Tugas Komunikasi, tetapi Gugus Tugas atau Satuan Tugas ini harus flamboyan,” ujarnya.

Pendekatan flamboyan, menurut Menteri Johnny berkaitan dengan diplomasi komunikasi yang melibatkan semua pengambil keputusan penting. “Komunikasinya harus diplomasi yang flamboyan, maka kelibatan dan pelipatan semua pengambil keputusan penting. Saya tidak ingin konten itu dikeluarkan dari Kominfo (saja), tetapi perlu memberikan gambaran perubahan sikap dan kebijakan yang besar serta keberpihakan terhadap warga Papua,” jelasnya.

Selain itu, Menkominfo juga mendorong komunikasi publik dilakukan dengan pendekatan baru sesuai langkah yang telah diambil oleh TNI. “Untuk membangun kepercayaan tidak saja dari masyarakat internasional, tetapi juga rakyat atau tokoh Papua sebagai bagian dari anak bangsa Indonesia,” ungkapnya.

Menurut Menteri Johnny, hal itu bisa dilakukan dengan kerja sama tim yang solid dengan menggunakan orkestrasi subtansi pesan yang akurat dan terorkestrasi dengan baik.

“Kita membentuk satu tim yang betul-betul solid dan bisa menyampaikan substansi yang akurat. Kita harus mengemas dengan yang lain supaya orkestrasinya tepat dan mencapai sasaran. Untuk menjembatani ini semuanya, kita membentuk Satuan Tugas atau Gugus Tugas, kalau perlu nanti dibuat atau disiapkandengan payung hukum yang kuat,” tuturnya.

Menurut Menkominfo, target akhir yang diharapkan agar kebijakan dan arahan Presiden  dapat berjalan dengan baik melalui pemanfaatan kanal komunikasi dan informasi yang dikelola bersama. Selain itu, pelaksanaan komunikasi publik akan menjadi lebih efektif.

“Jangan sampai nanti kesenjangan antara apa yang dilakukan dan arahnya Presiden Joko Widodo, enggak bisa jalan karena tidak terokestrasi dengan baik di semua kanal komunikasi Indonesia. Semuanya punya kanal komunikasi masing-masing, itu kita manfaatkan dengan informasi yang sudah dikelola bersama-sama. Jadi bisa efektif,” ungkapnya.

Menteri Johnny menyatakan pelibatan semua pihak bukan berarti dari sisi Pemerintah saja, lebih dari itu akan melibatkan berbagai kalangan baik akademisi, pengamat hingga sampai pelaksana teknis di Papua.

“Sehingga, pada saat kita tampil tidak hanya sektoral melainkan ada orkestrasi. Jadi komunikasi publiknya harus total mulai dari yang sangat teknis sampai policy. Kita perlu juga penulis-penulis Indonesia yang baik, untuk kita ajak bicara sehingga membentuk suatu opini yang baik,” tandasnya.

Pelaksanaan orkestrasi komunikasi selain dilakuan dengan pemanfaatan kanal dan penyelarasan informasi, menurut Menkominfo juga memerlukan komitmen dan dukungan bersama, terutama untuk menyusun agenda bersama, berbagi peran serta tugas sampai di jajaran terdekat dengan khalayak sasaran.

“Bahkan, kalau perlu kita sama-sama buat agenda setting-nya. Siapa yang tampil di depan maupun di belakang, orkestrasinya kita mainkan. Dengan harapan bahwa pimpinan lembaga kita punya komitmen yang sama dan bagaimana komitmen itu disampaikan ke tataran yang lebih teknis di bawahnya sehingga bisa tersambung,” harapnya.

Menurut Menteri Johnny pendekatan kesejahteraan di Papua telah banyak dilakukan Pemerintah. Baik dalam alokasi APBN yang lebih besar, kemudian upaya lebih mendekatkan pelayanan pemerintah, termasuk pembahasan rencana pemekaran provinsi.

“Jangan sampai masyarakat tidak tahu. Sekarang justru APBN-nya lebih besar spending ke Papua. Setiap lembaga sudah bergerak dari Polri, TNI dan kementerian lain. Itu masing-masing tetapi dari satu kesatuan kepentingan di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo, sudah jelas untuk pendekatan kesejahteraan serta layanan pemerintahan yang lebih bagus,” jelasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dua jembatan di Desa Krajan, Weru sudah bisa dilewati warga antar dusun
Rabu, 18 Mei 2022 - 18:07 WIB
Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah meresmikan dua jembatan di Desa Krajan, Kecamatan Weru, ...
Danrem 022/Pantai Timur buka TMMD ke 133 di Langkat
Senin, 16 Mei 2022 - 18:05 WIB
TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 0203/Langkat ke 133 Tahun Anggaran 2022 resmi dibuka, bert...
TMMD ke-113, TNI bangun jalan penghubung dua desa di Purwakarta sepanjang 430 meter
Jumat, 13 Mei 2022 - 16:07 WIB
TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 113, Kodim 0619/ Purwakarta membangun jalur pertahanan TNI ya...
Legislator minta pekerjaan Bendung Daerah Irigasi Krueng Pase tidak tersendat
Kamis, 12 Mei 2022 - 13:04 WIB
Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dari Daerah Pemilihan Aceh II, H. Rus...
 TNI bangun jalan di lereng Merapi Boyolali
Kamis, 12 Mei 2022 - 11:37 WIB
Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kabupaten Boyolali, JawaTengah membuka TNI Manunggal ...
TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2022 digulirkan di Desa Tawang Kecamatan Weru, Sukoharjo
Kamis, 12 Mei 2022 - 11:04 WIB
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2022 bergulir kembali di Desa T...
Kasdam lll/Siliwangi resmi buka TMMD ke-113 Kodim 0619 Purwakarta
Rabu, 11 Mei 2022 - 14:54 WIB
TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 113 KODIM 0619 Purwakarta resmi dibuka ,Kasdam lll/Siliwangi,...
Jelang Idul Fitri, DPUPR kebut selesaikan perbaikan jalur mudik
Rabu, 27 April 2022 - 19:35 WIB
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah kebut perbaikan jal...
 Kota Malang terbaik dalam PPD Tahun 2022
Jumat, 22 April 2022 - 15:23 WIB
Kota Malang menjadi yang terbaik dalam perencanaan dan pencapaian pembangunan daerah di Jawa Timur.
 Pemkot Malang kebut program tambal jalan berlubang 
Jumat, 22 April 2022 - 14:56 WIB
Pemkot Malang, Jawa Timur melakukan terobosan dan percepatan atas kebutuhan perbaikan sejumlah ruas ...
InfodariAnda (IdA)