Piala Dunia dua tahunan bisa tambah pemasukan FIFA Rp63 triliun
Elshinta
Selasa, 21 Desember 2021 - 07:47 WIB |
Piala Dunia dua tahunan bisa tambah pemasukan FIFA Rp63 triliun
Pemain Inggris Harry Kane mencetak gol kelimanya dari titik penalti saat melawan San Marino dalam laga grup I kualifikasi Piala Dunia zona Eropa di San Marino Stadium, Serravalle, San Marino, Senin (15/11/2021). Inggris menang besar 10-0 dalam laga itu. ANTARA FOTO/REUTERS/Action Images via Reuters/Carl Recine/foc.

Elshinta.com - Delegasi FIFA mengatakan badan sepak bola dunia itu bisa mendapatkan tambahan pemasukan sebesar 4,4 miliar dolar AS (sekira Rp63,3 triliun) apabila menggolkan wacana berlangsungnya Piala Dunia secara dua tahunan.

Hal itu disampaikan dalam konferensi tingkat tinggi global bersama para pemimpin federasi sepak bola anggota, yang digelar oleh FIFA pada Senin secara khusus untuk mendiskusikan proposal Piala Dunia dua tahunan.

Data finansial itu bagian dari hasil studi kelaikan yang disajikan FIFA pada Senin, tetapi ajang tersebut hanya berfungsi sebagai proses konsultasi tanpa ada jadwal pemungutan suara.

Laporan optimistis itu jelas bertolak belakang dengan sejumlah analisis yang selama ini dijadikan argumen oleh pihak-pihak yang bersikap kontra terhadap wacana tersebut.

Klub-klub Eropa, operator liga-liga top dan UEFA adalah salah satunya, bahkan presiden badan sepak bola Benua Biru itu, Aleksander Ceferin, sempat mengancam akan melakukan boikot apabila ada turnamen tambahan anyar.

Bulan lalu, sebuah laporan yang disusun oleh Forum Liga Dunia menyatakan wacana FIFA tersebut, yang juga menyangkut perubahan format Piala Dunia Antarklub dapat membuat liga-liga domestik dan UEFA kehilangan pendapatan sekira 8 miliar euro (sekira Rp129,9 triliun) per musimnya dari hak siar, pemasukan laga serta kesepakatan komersial lainnya.

Lantas UEFA, pada Jumat (17/12) lalu, menurunkan laporan yang mereka minta dari perusahaan konsultan Oliver & Ohlbaum yang memperingatkan bahwa perubahan kalender laga internasional bakal berdampak terhadap penurunan pendapatan terhadap organisasi itu dalam rentang 2,5 hingga 3 miliar euro (sekira Rp40-48 triliun) dalam jangka waktu empat tahun.

Sementara itu, dalam pertemuan FIFA delegasi mereka menyajikan laporan dari perusahaan Italia, Open Economocis, yang menyatakan bahwa pendapatan liga-liga domestik maupun UEFA tidak akan dirugikan karena jadwal pertandingan timnas maupun kompetisi klub internasional.

Laporan itu juga menyatakan bahwa dalam beberapa tahun terakhir pendapatan liga domestik terus meningkat ketika turnamen internasional besar dilangsungkan.

Profesor Pasquale Lucio Scandizzo, dari Open Economics, menyampaikan kepada peserta konferensi FIFA bahwa wacana Piala Dunia dua tahunan "menjanjikan manfaat makroekonomi bersih yang signifikan dan positif, serta didistribusikan seiring berjalannya waktu".

Pejabat FIFA menyatakan pemasukan tambahan itu akan masuk ke dalam "Dana Solidaritas Anggota" dengan tiap federasi anggota akan mendapatkan 16 juta dolar (sekira Rp230 triliun) dalam rentang empat tahun, kemudian ada juga dana lain untuk program pengembangan FIFA Forward Program.

Menurut FIFA, dana-dana itu akan mengurangi jurang pendapatan antara pasar-pasar sepak bola berkembang dan yang kurang berkembang.

Apabila pemungutan suara mengenai wacana Piala Dunia dua tahunan berlangsung, jelasnya akan melibatkan 211 federasi anggota FIFA.

Selain UEFA, konfederasi sepak bola Amerika Latin CONMEBOL juga sudah menyatakan penolakan atas wacana itu.

Sementara itu, presiden konfederasi sepak bola Amerika Tengah dan Utara (CONCACAF) Victor Montagliani menyebut ada solusi kompromi turnamen tambahan berupa pengembangan dari format lama Piala Konfederasi ketimbang Piala Dunia penuh yang butuh ajang kualifikasi tersendiri.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Hasil Liga Prancis; Monaco di ambang genggam tiket Liga Champions
Minggu, 15 Mei 2022 - 11:21 WIB
Hattrick Wissam Ben Yedder membuat Monaco di ambang mengamankan tempat lolos otomatis Liga Champions...
Liverpool juara Piala FA setelah menang adu penalti
Minggu, 15 Mei 2022 - 10:57 WIB
Liverpool menjuarai Piala FA Inggris pada Sabtu waktu setempat setelah menang 6-5 lewat adu penalti ...
Ajax Amsterdam tunjuk Alfred Schreuder gantikan Erik ten Hag
Jumat, 13 Mei 2022 - 08:23 WIB
Ajax Amsterdam menunjuk Alfred Schreuder sebagai pelatih baru menggantikan Erik ten Hag yang akan se...
Cristiano Ronaldo sabet gelar pemain terbaik bulanan Liga Premier
Jumat, 13 Mei 2022 - 07:47 WIB
Megabintang Manchester United Cristiano Ronaldo menyabet gelar pemain terbaik bulanan Liga Premier I...
Shin Tae-yong traktir timnas U-23 piza dan durian di Vietnam
Kamis, 12 Mei 2022 - 08:47 WIB
Pelatih tim nasional U-23 Indonesia Shin Tae-yong mentraktir para pemainnya piza dan durian di Vietn...
Presiden Borneo FC pastikan kedatangan Stefano Lilipaly
Selasa, 10 Mei 2022 - 20:31 WIB
Presiden Borneo FC Nabil Husein Said Amin memastikan timnya telah mendatangkan penyerang sayap ketur...
Madura United datangkan gelandang serang asal Brazil Lulinha
Selasa, 10 Mei 2022 - 20:07 WIB
Madura United secara resmi telah mendatangkan gelandang serang asal Brazil Luiz Marcelo Morais dos R...
Kim Kurniawan dipastikan absen pada pekan awal Liga 1 2022/23
Selasa, 10 Mei 2022 - 18:07 WIB
Gelandang PSS Sleman Kim Kurniawan dipastikan absen pada beberapa pekan awal Liga 1 2022/23 mendatan...
Juara Madrid Open Alcaraz lewatkan Roma Masters karena cedera
Senin, 09 Mei 2022 - 09:15 WIB
Juara Madrid Open yang baru dinobatkan Carlos Alcaraz mengatakan bahwa dia memutuskan untuk melewatk...
CdM akan sampaikan keluhan fasilitas latihan sepak bola di Vietnam
Senin, 09 Mei 2022 - 06:01 WIB
Chef de Mission kontingen Indonesia untuk SEA Games Vietnam Ferry J Kono mengatakan akan menyampaika...
InfodariAnda (IdA)