Mendagri tegas beri sanksi daerah yang capaian vaksinasinya rendah
Elshinta
Jumat, 17 Desember 2021 - 17:58 WIB |
Mendagri tegas beri sanksi daerah yang capaian vaksinasinya rendah
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan akan memberikan sanksi kepada daerah yang capaian vaksinasinya rendah.

Mendagri Tito Karnavian dalam keterangannya diterima di Jakarta, mengatakan di akhir 2021, pihaknya akan melakukan evaluasi bagi daerah yang tidak mencapai target 70 persen angka vaksin dosis pertamanya.

"Bagi daerah yang tidak mencapai target 70 persen, akan kami evaluasi berupa teguran dan akan diberikan sanksi berupa disinsentif atau tidak akan diberikan tambahan dana insentif daerah," kata dia.

Sebaliknya, bagi daerah yang telah memenuhi target, Kemendagri akan mengusulkan kepada Kementerian Keuangan untuk diberikan tambahan dana insentif daerah dan dana alokasi umum.

Selain itu, Mendagri menekankan jika suatu daerah angka capaian vaksinasi COVID-19 jomplang, maka akan mempengaruhi jumlah rata-rata nasional.

"Karena itu, melihat Sumatera Barat (Sumbar) angka capaian vaksinnya masih di bawah 70 persen, maka saya inisiatif untuk ke sini. Saya sudah melapor ke Presiden, dan beliau minta untuk ditingkatkan," kata dia.

Mendagri mengatakan kedatangannya ke seluruh daerah di Indonesia, terutama yang capaian vaksin COVID-19 masih rendah, merupakan tugas langsung dari Presiden.

"Mendagri salah satu yang ditugaskan presiden untuk mendorong pemda mempercepat vaksinasi. Selain Mendagri, presiden menugaskan Menteri Kesehatan, Kapolri, Panglima TNI, Kepala BIN, dan Jaksa Agung secara bersama dengan 'stakeholder' lainnya bergerak mendorong percepatan vaksinasi," ujarnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kemenhub minta dukungan Pemda tutup ratusan perlintasan liar di Sumbar
Sabtu, 21 Mei 2022 - 13:23 WIB
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta dukungan pemerintah daerah di Sumatera Barat untuk mengan...
Harga CPO Jambi naik Rp824 per kilogram
Sabtu, 21 Mei 2022 - 12:47 WIB
Harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) di Jambi pada periode 20-26 Mei 2022 mengalami kenaik...
KKP hentikan aksi pengebom ikan asal Malaysia di Laut Sulawesi
Sabtu, 21 Mei 2022 - 12:35 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menghentikan aksi tiga orang nelayan asal Malaysia yang did...
NTT kirim 1.000 ton jagung hasil Program TJPS
Sabtu, 21 Mei 2022 - 12:11 WIB
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengirim sebanyak 1.000 ton jagung yang dihasilkan mel...
Dosen ITS dinominasikan jadi finalis European Inventor Award 2022
Sabtu, 21 Mei 2022 - 11:59 WIB
Dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Fahmi Mubarok, ST, MSc, PhD dinominasika...
Hutama Karya: Operasi Microsleep mampu tekan angka kecelakaan di tol
Sabtu, 21 Mei 2022 - 11:03 WIB
PT Hutama Karya (Persero) berhasil menekan angka kecelakaan selama arus mudik dan balik Lebaran 2022...
Hujan ringan hingga sedang berpeluang turun di sejumlah kota besar
Sabtu, 21 Mei 2022 - 10:15 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hi...
Pemkab Lombok Timur berkomitmen cegah pengiriman PMI Ilegal
Sabtu, 21 Mei 2022 - 09:51 WIB
Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, berkomitmen mendukung upaya berbagai pihak u...
Hujan diprakirakan turun di bagian wilayah NTB akhir pekan ini
Sabtu, 21 Mei 2022 - 07:45 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas sedang hi...
Presiden terima Majelis Rakyat Papua dan Papua Barat di Istana Bogor
Jumat, 20 Mei 2022 - 23:35 WIB
Presiden RI Joko Widodo menerima audiensi Majelis Rakyat Papua (MRP) dan Majelis Rakyat Papua Barat ...
InfodariAnda (IdA)