Perkuat akses vaksin Covid 19 disabilitas, AIHSP dan LIDI Jateng jalin kerjasama
Elshinta
Kamis, 16 Desember 2021 - 21:11 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Perkuat akses vaksin Covid 19 disabilitas, AIHSP dan LIDI Jateng jalin kerjasama
Sumber foto: Yanuar/elshinta.com.

Elshinta.com - Penyandang disabilitas perlu mendapatkan akses vaksinasi Covid-19. Hal ini mengingat penyandang disabilitas merupakan bagian dari kelompok rentan yang berpotensi memiliki kormobid. Untuk mendukung hal ini, Program Kemitraan Australia Indonesia untuk Ketahanan Kesehatan (AIHSP) bekerja sama dengan Unit Layanan Inklusi Disabilitas (LIDi), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Jawa Tengah berupaya meningkatkan aksesibilitas infromasi bagi penyandang disbilitas dan kelompok lanjut usia. Team Leader AIHSP John Leigh menyatakan bahwa peningkatan ketercapaian vaksin bagi kelompok rentan penting dilakukan.

"Salah satu tujuan program AIHSP adalah untuk membantu Pemerintah Indonesia untuk terus meningkatkan ketercapaian penerima vaksin, termasuk bagi kelompok-kelompok rentan. Karena itu, senang sekali kami dapat bersama sama dengan Pemerintah Jawa Tengah berupaya meningkatkan aksesibilitas infromasi bagi teman-teman penyandang disbilitas dan lanjut usia. Kami harap kemitraan ini memberi nilai
tambah bagi penanganan pandemi COVID-19 di Jawa Tengah, terutama bagi kelompok rentan,” tutur John Leigh, Team Leader AIHSP seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Yanuar, Kamis (16/12).

Lebih lanjut John Leigh mengapresiasi pemerintah Indonesia atas tingginya ketercapaian jumlah penerima vaksin di Indonesia. Perlu diketahui Indonesia menempati urutan kelima negara dengan jumlah terbanyak vaksinasi COVID-19 dosis lengkap yaitu sebanyak 100,8 juta penduduk.

Ketua Unit Layanan Inklusi Disabilitas (LIDi)   BPBD Provinsi Jawa Tengah Edy Supriyanto menyambut baik mulai munculnya kesadaran terhadap terpenuhinya pemeliharaan kesehatan terhadap disabilitas. 

"Bertepatan dengan Hari Disabilitas Nasional pada bulan ini, kami menyambut baik kesadaran terhadap terpenuhinya pemeliharaan kesehatan terhadap penyandang disabilitas yang semakin meningkat. Kita memerlukan lebih banyak materi informasi yang dapat diakses oleh teman-teman dengan hambatan penglihatan atau teman-teman tuli," Kata Edy saat dalam Semiloka bertajuk Komunikasi Risiko dan Komunikasi Publik Pandemi dan Vaksinasi Covid 19 bagi Kelompok Disabilitas di Jawa Tengah di Semarang, Kamis (16/12).

Selain itu, Edy juga menyampaikan jika pihaknya  memerlukan informasi terkait dengan kebutuhan keseharian penyandang disabilitas selama pandemi Covid-19. 

"Kita juga memperlukan lebih banyak informasi terkait dengan substansi yang sesuai dengan kebutuhan keseharian dan komorbiditas penyandang disabilitas, sehingga informasi terkait dengan protokol kesehatan dan vaksinasi COVID-19 bisa dipahami.”  imbuh Edy

Sementara itu pada kesempatan yang sama Ari Ananta pakar dari Arbeiter-Samariter-Bund (ASB) Indonesia menuturkan komunikasi yang sukses dengan penyandang disabilitas adalah menciptakan rasa nyaman saat berinteraksi. 

"Prinsip-prinsip umum untuk berinteraksi dengan kelompok non-difabel antara lain tetap tenang dan menjadi diri sendiri, bersabar dan memberikan waktu yang dibutuhkan untuk melakukan kegiatan tertentu, serta menunjukkan penghargaan dengan memberikan bantuan di
saat yang tepat,” ucap Ari Ananta, perwakilan dari ASB Indonesia.

Sedangkan terkait vaksinasi COVID-19 untuk kelompok disabilitas, dr. Retty Kharisma Sari, SpPD, PhD perwakilan dari Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) menekankan bahwa terdapat 15% prevalensi kelompok ini di seluruh dunia.

“Kelompok disabilitas perlu divaksin karena beberapa faktor antara lain memiliki tingkat kormobiditas yang tinggi, akses layanan kesehatan yang terbatas dan sistem imun yang lemah. Selain itu, informasi terhadap kesehatan publik juga masih terbatas, padahal risiko terkena COVID-19 dan risiko kematian lebih tinggi. Untuk itu, vaksinasi bagi kelompok disabilitas perlu diprioritaskan untuk mencegah keparahan dan kematian,” tutup dr. Retty.

Diskusi dalam semiloka ini mengupas ragam materi komunikasi yang lebih aksesibel untuk berbagai ragam disabilitas, termasuk orang dengan disabilitas sensori (penglihatan, pendengaran) maupun orang yang kurang mobilitasnya (menggunakan kursi roda, kruk, atau tongkat). Misalnya, menyajikan informasi di poster dengan ukuran huruf yang lebih besar dan pilihan kertas yang tidak menyilaukan mata, komunikasi tatap muka yang memposisikan diri sejajar dengan tingkat mata (eye level), komunikasi verbal yang menggunakan kalimat pendek dan sederhana.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Presiden terima Majelis Rakyat Papua dan Papua Barat di Istana Bogor
Jumat, 20 Mei 2022 - 23:35 WIB
Presiden RI Joko Widodo menerima audiensi Majelis Rakyat Papua (MRP) dan Majelis Rakyat Papua Barat ...
Australia bantu pemberdayaan petani sayuran di Kota Kupang
Jumat, 20 Mei 2022 - 23:23 WIB
Pemerintah Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur mengapresiasi pemerintah Australia yang telah m...
BBTF 2022 siap bantu pemulihan ekonomi Indonesia melalui pariwisata
Jumat, 20 Mei 2022 - 23:11 WIB
Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) ke-8 yang akan dilaksanakan pada 14-17 Juni 2022 siap membantu p...
Erick Thohir: Tambahan subsidi energi agar masyarakat tak terbebani
Jumat, 20 Mei 2022 - 22:59 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir menyambut baik dukungan parlemen terhadap usulan pemer...
Apkasindo klaim harga TBS petani naik usai larangan ekspor CPO dicabut
Jumat, 20 Mei 2022 - 22:47 WIB
Ketua Umum DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Gulat Manurung mengeklaim harga ...
PT Semen Padang ekspor 42.833 MT semen pada April 2022
Jumat, 20 Mei 2022 - 22:23 WIB
PT Semen Padang mengekspor 42.833 Metrik Ton (MT) semen sepanjang April 2022 atau mengalami peningka...
Menkeu: Kinerja ekspor terjaga bentuk ketahanan ekonomi Indonesia
Jumat, 20 Mei 2022 - 21:59 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan kinerja ekspor yang terjaga merupakan bentuk ketah...
Terawan gabung ke PDSI setelah diberhentikan dari keanggotaan IDI
Jumat, 20 Mei 2022 - 21:35 WIB
Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto bergabung ke Persatuan Dokter Seluruh Indonesia (PDS...
Pemkab Pekalongan bangun rumah pompa berkapasitas 2.000 liter air
Jumat, 20 Mei 2022 - 20:25 WIB
Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, akan membangun rumah pompa yang mampu menyedot 2.000 l...
Vaksin Merah Putih Unair bersiap menuju uji klinik fase 3
Jumat, 20 Mei 2022 - 19:58 WIB
Peneliti utama uji klinik vaksin Merah Putih Universitas Airlangga dr Dominicus Husada, SpA(K) menga...
InfodariAnda (IdA)