Studi Israel: `Booster` Pfizer melindungi dari Omicron
Elshinta
Minggu, 12 Desember 2021 - 12:37 WIB |
Studi Israel: `Booster` Pfizer melindungi dari Omicron
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Ilmuwan Israel mengaku telah menemukan bahwa vaksin booster COVID-19 buatan Pfizer/BioNTech memberikan perlindungan yang signifikan terhadap varian baru Omicron.

Temuan itu serupa dengan temuan yang disajikan oleh BioNTech dan Pfizer awal pekan ini, yang menjadi tanda awal bahwa vaksin booster bisa menjadi kunci untuk terlindung dari infeksi varian yang baru saja ditemukan.

Studi itu dilakukan oleh Pusat Medis Sheba dan Laboratoium Virologi Pusat Kementerian Kesehatan. Di situ para peneliti membandingkan darah dari 20 orang penerima vaksin lengkap 5-6 bulan yang lalu dengan jumlah partisipan yang sama yang menerima booster sebulan yang lalu.

"Orang yang menerima dosis kedua 5 atau 6 bulan yang lalu tidak memiliki kemampuan netralisasi melawan Omicron. Sementara mereka mempunyai sejumlah kemampuan terhadap (varian) Delta," kata direktur Unit Penyakit Menular Sheba, Gili Regev-Yochay kepada Reuters.

"Kabar baiknya adalah bahwa dengan booster (kemampuan) itu meningkat sekitar seratus kali lipat. Terdapat perlindungan signifikan yang dihasilkan dosis booster. Ini lebih rendah dari kemampuan netralisasi terhadap Delta, sekitar empat kali lebih rendah," katanya.

Tim Israel mengatakan mereka bekerja dengan virus yang sesungguhnya, sedangkan perusahaan menggunakan apa yang dikenal sebagai pseudovirus.

Pseudovirus merupakan virus yang direkayasa secara biologis supaya mempunyai karakteristik mutasi Omicron.

Penelitian Israel dilakukan setelah sebuah studi dari Afrika Selatan menunjukkan bahwa varian Omicron secara parsial mampu menghindari perlindungan yang dihasilkan dari dua dosis vaksin COVID-19.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Mahasiswa Keio University Jepang antusias belajar Tari Ondel-Ondel dan Tari Piring
Rabu, 18 Mei 2022 - 16:16 WIB
Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang dan Federasi Mikronesia Heri Akhmadi memberika...
Tajikistan gelar `operasi antiteror` dekat China, Afghanistan
Rabu, 18 Mei 2022 - 16:08 WIB
Tajikistan mulai menggelar `operasi antiteror` di provinsi bergejolak Gorno-Badakhshan yang berbatas...
Ratusan tentara Ukraina menyerah kepada Rusia
Rabu, 18 Mei 2022 - 08:23 WIB
Lebih dari 250 tentara Ukraina menyerah kepada pasukan Rusia di pabrik baja Azovstal di Mariupol, Uk...
Tolak masuk, Singapura sebut Abdul Somad ajarkan ekstremisme
Rabu, 18 Mei 2022 - 07:15 WIB
Kementerian Dalam Negeri Singapura menjelaskan alasan melarang masuk Abdul Somad Batubara ke wilayah...
Satgas Kizi TNI XX-S Monusco cegah malaria di Kongo
Selasa, 17 Mei 2022 - 15:56 WIB
Penyakit malaria menjadi momok bagi setiap orang yang berada di daerah Afrika yang merupakan endemic...
UNICEF peringatkan `bencana` malnutrisi anak akibat harga naik, perang
Selasa, 17 Mei 2022 - 15:30 WIB
Biaya pengobatan untuk menyelamatkan jiwa anak-anak yang mengalami kekurangan gizi paling parah akan...
Cerita Jusuf Kalla di balik pemberian bintang jasa tertinggi dari Kaisar Naruhito
Selasa, 17 Mei 2022 - 12:46 WIB
Muhammad Jusuf Kalla Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 tidak hanya dikenal sebagai politisi nasional te...
Buntut invasi Ukraina, McDonald\'s tinggalkan Rusia
Selasa, 17 Mei 2022 - 08:35 WIB
McDonald\'s menjadi salah satu jenama global terbesar yang meninggalkan Rusia, membuat rencana untuk...
Saham Asia mencoba bangkit, saat data China diperkirakan memburuk
Senin, 16 Mei 2022 - 09:45 WIB
Pasar saham Asia mencoba reli pada perdagangan Senin pagi, setelah Wall Street berhasil bangkit dari...
Jokowi singgah di Abu Dhabi sampaikan dukacita wafatnya Sheikh Khalifa
Senin, 16 Mei 2022 - 08:31 WIB
Presiden RI Joko Widodo singgah di Abu Dhabi dalam perjalanannya kembali ke Tanah Air dari Amerika S...
InfodariAnda (IdA)