Bangun ketahanan UMKM, Gernas BBI siap adopsi teknologi dan program berkelanjutan 
Elshinta
Sabtu, 11 Desember 2021 - 14:36 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Bangun ketahanan UMKM, Gernas BBI siap adopsi teknologi dan program berkelanjutan 
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Menginjak tahun kedua penyelenggaraan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, pemerintah, pelaku industri digital (e-commerce, perbankan, fintech, logistik) dan para pelaku UMKM dengan dijembatani Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) makin solid dan terintegrasi dalam pelaksanaan program Gernas BBI yang mengusung tema yang berbeda dan promo yang beragam tiap bulannya.

Meski masih di tengah laju penyebaran pandemi yang belum usai, Indonesia berhasil mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang positif pada triwulan II-2021 yakni sebesar 7,07%. Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan strategi pemulihan ekonomi Indonesia sudah berada di jalur yang benar. Pemulihan ekonomi ini dapat dilihat dari seluruh mesin pertumbuhan yang sekarang sudah mulai pulih kembali. Konsumsi rumah tangga tumbuh 5,9%, investasi berada di 7,5%, perdagangan tumbuh di 9,4%, sektor konstruksi tumbuh 4,4%, transportasi di 25,1%, serta akomodasi makanan dan minuman sebesar 21,6%.

Gernas BBI yang digadang-gadang menjadi salah satu motor penggerak terjadinya perlawanan perlambatan ekonomi pasca-pandemi yang melibatkan nyaris semua elemen masyarakat di Indonesia sejak Mei 2020, melalui pelaksanaan program onboarding dan pendampingan berhasil mendigitalkan setidaknya sembilan juta pelaku UMKM di seluruh platform lokapasar. Bahkan pemerintah lewat platform BeLa (Belanja Langsung) Pengadaan mendorong seluruh instansi agar belanja barang kebutuhan operasional dengan nilai belanja hingga Rp50 juta per transaksi dari UMKM setempat yang telah terdaftar di platform tersebut. Sebuah langkah nyata yang terintegrasi dan terarah dalam mendorong kemajuan UMKM Indonesia.

Deputy Mikro Kemenkop UKM, Hanung Harimba Rachman menegaskan komitmen lembaganya untuk mengawal program ini untuk jangka Panjang. “Pelatihan UMKM secara daring dan luring yang saat ini telah dilakukan dan memberi hasil yang baik, akan terus dilanjutkan,” ujar Hanung dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi elshinta.com, Sabtu (11/12). 

Komitmen yang sama juga dikatakan Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Nia Niscaya selain terus melakukan pendampingan dan pelatihan yang menjadi tugas bersama. “Meski kami nanti mendapat tugas di provinsi baru, kami akan tetap mengawal pelaku kreatif di Sumatera utara dari kampanye sebelumnya yaitu #BeliKreatifDanauToba,” kata Nia menambahkan. “Mereka akan tetap didampingi dan menjadi konten di media sosial dan website kami.”

Rencana ke depan

Dalam digitalisasi UMKM ini, salah satu kunci penting adalah pembenahan infrastruktur yang merata di seluruh wilayah Indonesia. Terkait hal ini, Dirjen IKP, Kemenkominfo, Usman Kasong menyatakan Kemenkominfo mengebut untuk membangun infrastruktur. “Mengingat geografis, pilihan menggunakan fiber optik sudah dilakukan. Fiber optik membentang di seluruh Indonesia,” kata Usman menjelaskan. Saat ini, menurut Usman, pengguna internet di Indonesia masih terpusat di Pulau Jawa dan Sumatera. “Sulawesi menyumbang 7 persen, Bali dan Nusa Tenggara 5,2 persen, sementara Maluku dan Papua sebesar 3 persen.”

Usman juga menambahkan bahwa infrastruktur di wilayah 3T, sebenarnya sudah siap. “Kami hanya perlu meyakinkan operator untuk mau menanamkan investasi di wilayah tersebut.”

Untuk ke depan, pelaku UMKM perlu mendapat perhatian untuk bisa upscaling. Plt. Dirjen Industri Kecil, Menengah dan Aneka Kemenperin, Reni Yanita, memastikan kementeriannya akan mendampingi dan melakukan edukasi untuk mewujudkan pelaku usaha yang naik kelas. Menurut Reni, di beberapa wilayah, pihaknya harus berhadapan dengan tantangan tingkat Pendidikan para pelaku UMKM.

“Kami menyediakan modul pelatihan lengkap yang sesuai dengan latar belakang pendidikan pelaku UMKM, sehingga transfer pengetahuan dan teknologi ini dapat dipahami dan diaplikasikan dalam mengembangkan usaha mereka. Saya optimis bahwa UKM kita bisa naik kelas dengan program yang tepat.” tegasnya. 


Sementara itu, Deputi Koordinasi Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Odo RM Manuhutu sangat optimis bahwa Gernas BBI bisa berdampak baik bagi perkembangan ekonomi Indonesia. “Ke depan, produk lokal harus makin disinergikan dengan perkembangan teknologi.”

Beliau juga mengimbau hadirin agar membeli produk lokal. “Seperti imbauan Presiden, dan para Menteri terkait, mewajibkan 40 persen alokasi belanja kementerian dan lembaga untuk produk lokal hasil UMKM Indonesia. Jika bukan kita yang membeli, siapa lagi?”

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
UMKM Bhayangkari Polres Jayapura gelar pasar murah sembako
Minggu, 24 April 2022 - 09:57 WIB
Pengurus UMKM Bhayangkari Polres Jayapura menggelar pasar murah sembilan bahan kebutuhan pokok (Semb...
Petugas pendamping UMKM akan periksa kegiatan usaha penerima BPUM
Jumat, 22 April 2022 - 15:13 WIB
Mengingat ada trend peningkatan jumlah UMKM di Subang semenjak ada Bantuan Produktif Usaha Mikro (BP...
OJK dorong digitalisasi UMK di Tanah Minang lewat Maju Berkah Basamo UMKM Sumbar
Selasa, 12 April 2022 - 14:06 WIB
Awal Ramadan 2022, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendapat kepercayaan sebagai movement manager Geraka...
PT PIM dukung UMKM binaan Go Global  di Pameran Inacraft 2022
Jumat, 25 Maret 2022 - 15:38 WIB
Setelah 2 tahun vakum, Internasional Handicraft Trade Fair (Inacraft) ke -22 kembali digelar pada 23...
BAZNAS salurkan bantuan gerobak `chicken` untuk pedagang di Kabupaten Subang
Kamis, 24 Maret 2022 - 13:25 WIB
Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Subang Jawa Barat, berikan bantuan sosial gerobag dorong bagi pe...
Gelar expo di mal, produk UMKM digadang naik kelas
Rabu, 23 Maret 2022 - 19:05 WIB
Kamar dagang dan industri (Kadin) Sukoharjo bersama dengan sejumlah pihak menginisiasi pameran produ...
Gelar INACRAFT 2022, Pertamina beri fasilitas UMKM binaan ikut pamerkan produk
Rabu, 16 Maret 2022 - 15:58 WIB
Program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK) Pertamina memberikan kesempatan kepada para UMKM binaanny...
Papmiso Kota Bekasi dan Bank BRI sepakat bantu beri kemudahan kepada pedagang
Kamis, 17 Februari 2022 - 15:13 WIB
Pembentukan koperasi para pedagang mie ayam dan bakso se Kota Bekasi, Jawa Barat diharap mampu menje...
Bantuan pelaku UMKM Bekasi tunggu perkembangan COVID-19
Sabtu, 05 Februari 2022 - 21:59 WIB
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Jawa Barat, menyatakan program bantuan bagi para pelaku Usaha ...
Kementerian Investasi dorong pelajar-mahasiswa jadi pengusaha
Selasa, 18 Januari 2022 - 15:58 WIB
Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mendorong pelajar dan mahasiswa menjad...
InfodariAnda (IdA)