Perkumpulan orang tua Korsel protes atas wajib kartu vaksin siswa
Elshinta
Kamis, 09 Desember 2021 - 15:37 WIB |
Perkumpulan orang tua Korsel protes atas wajib kartu vaksin siswa
Ilustrasi seorang anak menunjukan kartu vaksin. (ANTARA/Edo Purmana/21)

Elshinta.com - Beberapa asosiasi orang tua di Korea Selatan pada Kamis menggelar protes terhadap mandat atau perintah wajib memiliki kartu vaksin bagi anak-anak.

Mandat itu dimaksudkan untuk membendung penyebaran COVID-19 di kalangan remaja.

Pemerintah mengatakan bahwa mulai Februari, siapa pun yang berusia 12 tahun atau lebih harus menunjukkan kartu vaksin untuk memasuki ruang publik, termasuk pusat pendidikan swasta, perpustakaan, dan kafe belajar yang dihadiri sebagian besar siswa sepulang sekolah. Saat ini batas usia wajib memiliki kartu vaksin di atas 17 tahun.

Namun, mandat tersebut telah memicu kegemparan di antara beberapa orang tua yang menolak untuk memvaksin anak-anak mereka, dengan alasan potensi efek samping dan laporan infeksi yang terjadi meski sudah divaksin.

Setidaknya 70 anggota asosiasi orang tua berkumpul di depan gedung Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea di kota Cheongju pada Kamis, seraya mengangkat poster yang bertuliskan "Kediktatoran Vaksin".

Sebuah jajak pendapat yang dilakukan minggu ini oleh kelompok aktivis lain menunjukkan 93 persen dari lebih dari 18.000 orang tua yang menanggapi menentang gagasan menegakkan mandat kartu vaksin pada siswa.

Pejabat kesehatan mengatakan vaksin menawarkan perlindungan terhadap gejala parah dan tingkat efek samping yang dilaporkan di kalangan remaja lebih rendah daripada orang dewasa.

Wajib kartu vaksin yang lebih luas datang ketika infeksi di kalangan remaja di Korea Selatan telah meningkat tajam setelah dimulainya kembali kelas tatap muka penuh waktu pada November.

Dari 100.000 anak-anak, 210 infeksi dilaporkan selama empat minggu terakhir, sementara dari jumlah orang dewasa yang sama, hanya 167 yang dinyatakan positif. Infeksi harian baru naik minggu ini menjadi lebih dari 7.000 untuk pertama kalinya, data pemerintah menunjukkan.

Infeksi anak-anak menyumbang 8,3 persen dari total kasus dalam dua minggu terakhir dan 99,8 persen di antaranya tidak divaksin atau diimunisasi sebagian.

Korea Selatan telah sepenuhnya memvaksin hampir 92 persen orang dewasanya, sementara 11 persen telah menerima suntikan penguat. Tetapi tingkat inokulasi untuk kelompok usia 12-17 tetap pada 34 persen.

Korsel melaporkan 7.102 kasus baru virus corona untuk Rabu, sedikit di bawah rekor tertinggi 7.175 sehari sebelumnya. Rumah sakit merawat pasien COVID-19 parah dalam jumlah tertinggi sebanyak 857 kasus.

Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Menag Yaqut bertemu Menteri Saudi bahas kesiapan penyelenggaraan haji
Sabtu, 21 Mei 2022 - 09:15 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F Al-Rabia...
KBRI Beijing ingatkan pelajar Indonesia agar tenang dan patuhi prokes
Kamis, 19 Mei 2022 - 12:24 WIB
Kedutaan Besar RI di Beijing mengingatkan para pelajar Indonesia di China agar tetap tenang dan mema...
Mahasiswa Keio University Jepang antusias belajar Tari Ondel-Ondel dan Tari Piring
Rabu, 18 Mei 2022 - 16:16 WIB
Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang dan Federasi Mikronesia Heri Akhmadi memberika...
Tajikistan gelar `operasi antiteror` dekat China, Afghanistan
Rabu, 18 Mei 2022 - 16:08 WIB
Tajikistan mulai menggelar `operasi antiteror` di provinsi bergejolak Gorno-Badakhshan yang berbatas...
Ratusan tentara Ukraina menyerah kepada Rusia
Rabu, 18 Mei 2022 - 08:23 WIB
Lebih dari 250 tentara Ukraina menyerah kepada pasukan Rusia di pabrik baja Azovstal di Mariupol, Uk...
Tolak masuk, Singapura sebut Abdul Somad ajarkan ekstremisme
Rabu, 18 Mei 2022 - 07:15 WIB
Kementerian Dalam Negeri Singapura menjelaskan alasan melarang masuk Abdul Somad Batubara ke wilayah...
Satgas Kizi TNI XX-S Monusco cegah malaria di Kongo
Selasa, 17 Mei 2022 - 15:56 WIB
Penyakit malaria menjadi momok bagi setiap orang yang berada di daerah Afrika yang merupakan endemic...
UNICEF peringatkan `bencana` malnutrisi anak akibat harga naik, perang
Selasa, 17 Mei 2022 - 15:30 WIB
Biaya pengobatan untuk menyelamatkan jiwa anak-anak yang mengalami kekurangan gizi paling parah akan...
Cerita Jusuf Kalla di balik pemberian bintang jasa tertinggi dari Kaisar Naruhito
Selasa, 17 Mei 2022 - 12:46 WIB
Muhammad Jusuf Kalla Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 tidak hanya dikenal sebagai politisi nasional te...
Buntut invasi Ukraina, McDonald\'s tinggalkan Rusia
Selasa, 17 Mei 2022 - 08:35 WIB
McDonald\'s menjadi salah satu jenama global terbesar yang meninggalkan Rusia, membuat rencana untuk...
InfodariAnda (IdA)