Dokter FKUI: Mata lelah bisa diatasi dengan akupresur mandiri
Elshinta
Kamis, 09 Desember 2021 - 10:53 WIB |
Dokter FKUI: Mata lelah bisa diatasi dengan akupresur mandiri
Pelatihan akupresur mandiri oelh FKUI guna mengatasi mata lelah atau astenopia. (ANTARA/Foto: Humas UI)

Elshinta.com - Dosen Departemen Pra Klinik Parasitologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dr. Sri Wahdini, M.Biomed, Sp.Ak menyatakan mata lelah akibat sering menatap gawai maupun layar monitor perlu segera diatasi dengan akupresur mandiri.

"Mata Lelah (Astenopia) merupakan kondisi saat mata mengalami kelelahan karena terus-menerus digunakan (bekerja) dalam waktu yang lama. Keluhan yang sering dirasakan, antara lain mata terasa nyeri, pedih, gatal, berair, atau kering, yang diikuti dengan pandangan kabur atau silau terhadap cahaya," ujar dr. Sri Wahdini dalam keterangan tertulisnya di Depok, Kamis.

Menurut dia, salah satu cara mencegah dan menangani keluhan akibat mata lelah adalah dengan akupresur mandiri. Akupresur mandiri adalah pemijatan atau penekanan titik-titik akupunktur menggunakan jari tangan atau alat bantu tertentu yang dilakukan di tubuh sendiri.

"Akupresur mandiri untuk mata lelah memiliki kelebihan, yaitu relatif aman untuk diterapkan oleh siapapun, kapanpun, dan dimanapun serta dapat mencegah dan mengurangi keluhan mata lelah akibat dipakai bekerja, misalnya menatap layar monitor," katanya.

Untuk itu, FKUI mengadakan pelatihan akupresur mandiri guna mengatasi mata lelah atau astenopia. Pelatihan yang diselenggarakan secara daring tersebut diikuti oleh 170 peserta. Mayoritas dari peserta pelatihan adalah pegawai kantor yang bekerja menggunakan gawai atau bekerja di depan layar monitor dalam waktu lama.

Pelatihan yang berlangsung pada akhir November 2021 merupakan bentuk pengabdian masyarakat (pengmas) yang diketuai dr. Sri Wahdini, M.Biomed, Sp.Ak., serta melibatkan dosen dan peserta didik program studi Sp-1 Akupunktur Medik FKUI. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai mata lelah dan tata laksananya terutama pada pekerja kantoran.

Kegiatan Pengmas tersebut menghadirkan beberapa narasumber, di antaranya adalah dr. Astri Mulyantini, Sp.Ok yang memberikan penjelasan mengenai gejala, tanda dan pencegahan timbulnya mata lelah, sedangkan dr. Irma Nareswari, B.Med.Sc, Sp.Ak, dan dr. Didi Lazuardi, Sp.Ak menyampaikan materi cara dan praktik akupresur mandiri untuk mengatasi mata lelah.

Pengmas mendapat dukungan Direktorat Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia (DPPM UI) melalui Hibah Penugasan Program Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat.

Tim pengabdi berharap kegiatan ini dapat terselenggara secara rutin, karena dengan pelatihan akupresur mandiri menggunakan metode daring banyak masyarakat dari berbagai daerah dapat mengikuti pelatihan dan merasakan manfaat akupresur mandiri.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
`Gaslighting`, kekerasan psikis dalam hubungan tak sehat
Rabu, 19 Januari 2022 - 10:31 WIB
Dalam sebuah hubungan yang tidak sehat atau toxic relationship, ada kalanya seseorang menjadi korba...
Tingkatkan pelayanan kesehatan, RSUDPA Boyolali tambah tiga gedung pelayanan 
Selasa, 18 Januari 2022 - 15:24 WIB
Upaya peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara maksimal, Rumah Sakit Umum Daerah Pan...
Cara atasi jerawat anti rumit dengan produk lokal
Selasa, 18 Januari 2022 - 11:11 WIB
Pembahasan mengenai kesehatan kulit terutama wajah dalam beberapa tahun terakhir mengalami peningkat...
Ahli: Kekurangan cairan dapat terlihat dari kesehatan kulit
Minggu, 16 Januari 2022 - 06:01 WIB
Ahli nutrisi dari Herbalife Nutrition Aria Novitasari mengatakan kekurangan cairan dalam tubuh atau ...
Mitos tentang inhaler bagi penderita asma
Jumat, 14 Januari 2022 - 16:47 WIB
Para penderita asma tentu tidak asing dengan inhaler, bahkan sebagian besar selalu menyimpannya di d...
Dokter: Kebersihan gigi dan mulut cegah risiko komplikasi penyakit
Jumat, 14 Januari 2022 - 11:27 WIB
Kebersihan gigi dan mulut selain menjadi refleksi kesehatan tubuh secara umum ternyata juga sangat b...
Shahnaz Haque bilang jangan takut pada pengobatan kanker ovarium
Kamis, 13 Januari 2022 - 22:07 WIB
Selebritas sekaligus Duta Peduli Kanker Ovarium, Shahnaz Haque mengajak para perempuan tidak takut p...
Penderita diabetes wajib kontrol asupan gula untuk cegah kebutaan
Kamis, 13 Januari 2022 - 20:07 WIB
Penderita diabetes melitus diwajibkan mengontrol asupan gula yang masuk ke dalam tubuh demi mencegah...
Kanker ovarium stadium awal tak bergejala tapi bisa diidentifikasi
Kamis, 13 Januari 2022 - 19:19 WIB
Kanker ovarium tak memunculkan gejala pada stadium awal, sehingga salah satu upaya demi menemukan ka...
Mengenal perbedaan antara intoleransi laktosa dan alergi susu sapi
Kamis, 13 Januari 2022 - 15:00 WIB
Ahli gizi dr. Arif Sabta Aji, S.Gz mengatakan kondisi intoleransi laktosa tidak bisa disamakan denga...
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
CRI