Rupiah masih menguat didukung meredanya kekhawatiran Omicron
Elshinta
Rabu, 08 Desember 2021 - 17:02 WIB |
Rupiah masih menguat didukung meredanya kekhawatiran Omicron
Ilustrasi - Pegawai menunjukkan mata uang rupiah dan dolar AS di salah satu gerai penukaran mata uang di Jakarta, ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/YU/aa.

Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu sore ditutup menguat, masih didukung meredanya kekhawatiran pelaku pasar terhadap varian Omicron.

Rupiah sore ini ditutup menguat 21 poin atau 0,15 persen ke posisi Rp14.357 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.378 per dolar AS.

"Jelas mood risk on sentimen masih mendominasi setelah kekhawatiran Omicron mereda. Investor lebih condong ke aset dan mata uang berisiko seperti rupiah dan menghindari safe haven," kata Analis DC Futures Lukman Leong saat dihubungi di Jakarta, Rabu.

Menurut Lukman, sentimen varian Omicron diperkirakan masih akan bertahan paling tidak sepekan mendatang.

Dari domestik, pembatalan penerapan PPKM Level 3 pada periode Natal dan Tahun Baru oleh pemerintah juga menjadi katalis positif bagi rupiah meski tidak signifikan.

"Sedikit banyak ada. Namun tetap faktor terbesar ada pada eksternal yakni Omicron," ujar Lukman.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat ke posisi Rp14.346 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.320 per dolar AS hingga Rp14.362 per dolar AS.

Sementara itu kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Rabu ditutup menguat ke posisi Rp14.348 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.408 per dolar AS.
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kapal Pinisi dan Pelni jadi hotel terapung dukung MotoGP Mandalika
Selasa, 18 Januari 2022 - 10:38 WIB
Deputi I Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Febry Calvin Tetelepta mengatakan pemerintah mendatangkan ka...
Wali Kota Medan instruksikan perbaikan jalan di pinggir Sungai Denai
Selasa, 18 Januari 2022 - 09:23 WIB
 Wali Kota Medan, Sumatera Utara, Bobby Nasution menginstruksikan dinas terkait agar memperbaiki ja...
Pemkab Karawang minta kontraktor perbaiki jembatan baru yang amblas
Selasa, 18 Januari 2022 - 08:59 WIB
Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, meminta pertanggungjawaban kontraktor yang mengerjakan je...
TokoMall dan Ghozali bermitra ajak kreator konten lokal berkarya NFT
Selasa, 18 Januari 2022 - 07:23 WIB
Tokocrypto melalui plaform marketplace NFT (Non-Fungible Token), TokoMall bermitra dengan Sultan...
Reisa tegaskan vaksin booster tak akan buat masyarakat overdosis
Selasa, 18 Januari 2022 - 06:59 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru Reisa Broto Asmoro menegaskan...
Dekan FISIP Universitas Riau ditahan
Selasa, 18 Januari 2022 - 06:23 WIB
Dekan Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau Syafri Harto resmi ditahan oleh ke...
Kemkes: Sudah 119.992.852 warga divaksinasi COVID-19 dosis lengkap
Selasa, 18 Januari 2022 - 06:01 WIB
Kementerian Kesehatan RI melaporkan sebanyak 119.992.852 warga Indonesia telah mendapatkan dosis vak...
Reisa: Aturan pembatasan untuk 14 negara tak efektif lagi dijalankan
Selasa, 18 Januari 2022 - 00:23 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru Reisa Broto Asmoro mengatakan...
Sejumlah kawasan di Palembang kembali terendam banjir
Senin, 17 Januari 2022 - 23:47 WIB
Sejumlah kawasan pemukiman penduduk dan beberapa ruas jalan protokol di Kota Palembang, Sumatera Sel...
Lima juta vaksin Sinovac tiba di Indonesia
Senin, 17 Januari 2022 - 23:35 WIB
Indonesia kembali kedatangan vaksin dalam rangka memenuhi kebutuhan vaksinasi nasional. Dalam tahap ...
InfodariAnda (IdA)