Pemkot Bandung salurkan Rp16,5 miliar untuk bonus atlet PON-Peparnas
Elshinta
Rabu, 08 Desember 2021 - 18:33 WIB |
Pemkot Bandung salurkan Rp16,5 miliar untuk bonus atlet PON-Peparnas
Sejumlah atlet asal Kota Bandung. (ANTARA/HO-Humas Pemkot Bandung)

Elshinta.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyalurkan bonus sebesar Rp16,5 miliar bagi para atlet Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI yang berprestasi dengan meraih medali.

Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan bonus tersebut diberikan kepada para atlet dan seluruh jajaran ofisial. Selain para peraih medali, atlet yang belum berhasil naik podium juga mendapat bonus karena sudah ikut berjuang di arena olahraga.

"Alhamdulillah kita memberikan kadeudeuh kepada insan olahraga yang berprestasi di PON. Jumlahnya sekitar Rp16,5 miliar," kata Oded dalam keterangannya yang diterima di Bandung, Jawa Barat, Rabu.

Oded berharap perhatian bagi insan olahraga ini menjadi pemicu semangat untuk lebih berprestasi dan mengharumkan nama Kota Bandung, baik di pentas berskala regional, nasional atau bahkan internasional.

Bonus itu, menurut Oded jadi bukti keseriusan Pemkot Bandung membina prestasi olahraga. Sehingga menurutnya bisa menjadi cerminan bagi para atlet untuk tetap loyal dan berdedikasi kepada Kota Bandung.

"Saya berharap dengan adanya prestasi-prestasi yang diberikan oleh insan olahraga di Kota Bandung ini kemudian diberikan kadeudeuh (bonus) oleh Pemerintah Kota Bandung sebagai perhatian mudah-mudahan ini juga bisa membuat mereka lebih betah di Bandung. Lebih baik di Bandung saja, perkuat Bandung," kata dia.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan mengatakan pengalokasian dana bonus pada APBD ini sebagai perhatian terhadap pembinaan olahraga. Pasalnya, kata dia, Kota Bandung merupakan gudang atlet di Jawa Barat.

"Untuk menjawab keraguan selama ini, insyaallah ini membuktikan bahwa kami sangat peduli. Kami membahas APBD untuk atlet yang beprestasi ini total keseluruhan Rp16,5 miliar," kata Tedy.

Menurut Tedy keberhasilan para atlet meraih prestasi menjadi angin segar di tengah pandemi COVID-19. Dia berharap keberhasilan itu juga bisa turut membawa dampak positif berbagi semangat melawan pandemi.

"Apresiasi yang setinggi-tingginya atas prestasi yang sudah diraih. Ini menjadi hal positif di tengah pandemi. Ini menjadi motivasi membuktikan semangat juang yang tinggi," kata dia.

Adapun penerima kadeudeuh untuk PON dan Peparnas mendapatkan nominal yang sama. Namun besarannya disesuaikan secara proporsional dengan raihan prestasi dan nomor pertandingan.

Untuk nomor perorangan, peraih medali emas memperoleh kadeudeuh sebesar Rp65 juta, medali perak Rp35 juta, medali perunggu Rp20 juta.

Di nomor ganda, medali emas mendapatkan kadeudeuh Rp45 juta, medali perak Rp30 juta, dan perunggu Rp17,5 juta. Nomor beregu 3-5 orang, bonus bagi peraih medali emas sebesar Rp40 juta, medali perak Rp25 juta, dan perunggu Rp15 juta.

Lalu nomor beregu di atas 5 orang akan mendapatkan bonus Rp35 juta untuk medali emas, Rp20 juta untuk medali perak, dan Rp12,5 juta bagi peraih medali perunggu.

Sedangkan para pelatih dan manajer tim juga masing-masing diganjar Rp40 juta untuk medali emas, Rp25 juta bagi peraih perak, dan Rp10 juta untuk medali perunggu.

Tambahan apresiasi juga diberikan kepada pemecah rekor sebesar Rp10 juta dan tim monev Rp15 juta. Sementara jajaran ofisial lain serta seluruh kontingen yang belum berhasil mendapat medali tetap diberi bonus sebesar Rp5 juta.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
10 atlet NPC Kalsel dipanggil Timnas untuk ASEAN Para Games 2022
Rabu, 25 Mei 2022 - 15:49 WIB
Sebanyak 10 atlet National Paralympic Commite (NPC) Provinsi Kalimantan Selatan dipanggil Tim Nasion...
10 atlet NPC Kalsel dipanggil Timnas untuk ASEAN Para Games 2022
Rabu, 25 Mei 2022 - 15:37 WIB
Sebanyak 10 atlet National Paralympic Commite (NPC) Provinsi Kalimantan Selatan dipanggil Tim Nasion...
Tarian Apsara Kamboja tampil di penutupan SEA Games Vietnam
Selasa, 24 Mei 2022 - 06:15 WIB
Tarian Apsara yang merupakan simbol budaya Kamboja tampil pada upacara penutupan SEA Games ke-31 yan...
Borobudur Marathon Menyapa 2022, awal perjalanan menuju kemenangan
Senin, 23 Mei 2022 - 15:47 WIB
Borobudur Marathon 2022 Powered by Bank Jateng adalah sebuah perlombaan lari yang dipersembahkan ole...
SMKN 10 juarai Kejuaraan Pencak Silat Pelajar Semarang
Senin, 23 Mei 2022 - 13:13 WIB
SMK Negeri 10 Semarang, Jawa Tengah meraih 1 medali emas, 3 perak, dan 1 perunggu dan berhak menyand...
3.000 peserta ramaikan `Magelang Sepeda Sehat 2022`
Senin, 23 Mei 2022 - 12:16 WIB
Sekitar 3.000 peserta mengikuti kegiatan `Magelang Sepeda Sehat 2022` dalam rangka memperingati Hari...
Kopassus dan Komite Terjun Payung FASI gelar Indoor Skydiving I di Indonesia
Senin, 23 Mei 2022 - 10:57 WIB
Personel Komando Pasukan Khusus (Kopassus) bersama Komite Terjun Payung FASI menggelar kejuaraan Ind...
Usai SEA Games Vietnam, PB PABSI fokus ke kualifikasi Olimpiade Paris
Senin, 23 Mei 2022 - 08:35 WIB
Seusai perhelatan SEA Games Vietnam, Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABS...
Klasemen SEA Games: Indonesia posisi tiga saat tuan rumah berkuasa
Senin, 23 Mei 2022 - 07:47 WIB
Kontingen Indonesia mengakhiri SEA Games 2021 Vietnam yang berlangsung 12-23 Mei di peringkat tiga k...
Janis Rosalita tambah satu emas renang sirip
Senin, 23 Mei 2022 - 06:45 WIB
Perenang sirip Janis Rosalita Suprianto kembali menambah perolehan medali emas cabang olahraga renan...
InfodariAnda (IdA)