Swiss kerahkan tentara untuk tangani lonjakan COVID-19
Elshinta
Selasa, 07 Desember 2021 - 23:25 WIB |
Swiss kerahkan tentara untuk tangani lonjakan COVID-19
Cincin Olimpiade terlihat di depan Komite Olimpiade Internasional (IOC) saat penyebaran penyakit virus korona (COVID-19) di Lausanne, Swiss, Senin (7/12/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Denis Balibouse/hp/cfo

Elshinta.com - Swiss kembali mengerahkan 2.500 tentara untuk membantu  pemerintah daerah menangani pandemi virus corona, demikian dinyatakan pemerintah, Selasa.

Pengerahan para personel militer itu dilakukan untuk membantu sistem layanan kesehatan pada saat kasus COVID-19 melonjak.

Pemerintah pusat akan membuka kesempatan bagi pemerintah-pemerintah daerah untuk mengajukan permintaan bantuan melayani pasien, menyediakan kendaraan untuk mengangkut pasien, serta membantu vaksinasi jika tenaga pertahanan sipil, pemadam kebakaran, dan layanan swasta tidak mencukupi.

Pemerintah mengatakan pihaknya akan meminta parlemen untuk menyetujui langkah itu, yang akan dijalankan hingga 31 Maret.

Swiss tahun lalu juga mengerahkan militer sebanyak dua kali untuk membantu penanganan pandemi.

Swiss dan negara tetangganya, Liechtenstein, telah melaporkan lebih dari satu juta kasus terkonfirmasi COVID-19 serta hampir 11.300 kematian akibat penyakit itu sejak pandemi mulai muncul tahun lalu.

Kasus virus corona itu kembali merebak hingga membuat rumah-rumah sakit kewalahan.

Hampir 79 persen unit layanan intensif rumah sakit (ICU) saat ini terisi. Sedikitnya 30 persen dari angka itu adalah pasien COVID.

Sementara itu, pemerintah berupaya tetap membuka aktivitas ekonomi di tengah keadaan yang disebutnya "kritis".

Pekan lalu, pemerintah Swiss memperketat kewajiban pada warga untuk mengenakan masker serta menunjukkan sertifikat vaksinasi atau bukti jika seseorang sudah sembuh dari COVID-19.

Penduduk Swiss yang sudah divaksin lengkap baru mencapai 66 persen, yakni tiga dari empat orang berusia di atas 12 tahun.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Korban tewas gedung ambruk di Iran bertambah jadi 10
Selasa, 24 Mei 2022 - 16:08 WIB
Korban tewas dalam peristiwa gedung runtuh di kota Abadan, Iran telah mencapai 10 orang, sementara k...
Rusia akan pertimbangkan bangun kembali hubungan dengan Barat
Selasa, 24 Mei 2022 - 14:08 WIB
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menegaskan Moskow akan mempertimbangkan tawaran dari Barat u...
WHO: tidak ada bukti virus cacar monyet telah bermutasi
Selasa, 24 Mei 2022 - 13:35 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa tidak mempunyai bukti bahwa virus cacar monyet tel...
Presiden Ukraina bersedia bertemu Putin untuk akhiri perang
Selasa, 24 Mei 2022 - 13:10 WIB
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengatakan Presiden Vladimir Putin adalah satu-satunya pejabat ...
WHO tegaskan tidak perlu vaksinasi cacar monyet secara massal
Selasa, 24 Mei 2022 - 12:36 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan tidak ada kebutuhan mendesak untuk vaksinasi cacar monye...
Uni Eropa izinkan vaksin Vaxzevria sebagai `booster` COVID-19
Senin, 23 Mei 2022 - 21:07 WIB
Produsen obat AstraZeneca pada Senin mengatakan bahwa vaksin COVID-19 buatannya, Vaxzevria, diizinka...
Produsen obat usulkan tanggapan cepat pandemi bagi negara miskin
Senin, 23 Mei 2022 - 14:30 WIB
Para produsen obat global melobi negara-negara kaya untuk mendanai mekanisme pasokan yang akan secar...
Anthony Albanese dilantik menjadi PM Australia
Senin, 23 Mei 2022 - 13:35 WIB
Pemimpin Partai Buruh, Anthony Albanese, pada Senin dilantik sebagai perdana menteri ke-31 Australia...
Tinjau dapur katering di Madinah, Menag: Ada juru masak dan bahan baku Indonesia
Senin, 23 Mei 2022 - 12:01 WIB
Hari kelima kunjungan kerja ke Arab Saudi, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas meninjau kesiap...
Rusia gempur wilayah Donbas dan Mykolaiv di Ukraina
Minggu, 22 Mei 2022 - 20:10 WIB
Pasukan Rusia menggempur tentara Ukraina dengan serangan udara dan artileri di wilayah timur dan sel...
InfodariAnda (IdA)