Badan Geologi sampaikan peta kawasan rawan bencana Gunung Semeru
Elshinta
Senin, 06 Desember 2021 - 18:23 WIB |
Badan Geologi sampaikan peta kawasan rawan bencana Gunung Semeru
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, menyampaikan peta kawasan rawan bencana di Gunung Semeru, Jawa Timur, kepada pemerintah daerah setempat sebagai upaya mitigasi bencana gunung api.

"Kami menyampaikan peta kawasan rawan bencana yang merupakan upaya mitigasi dari badan geologi, terkait dengan potensi bahaya dari gunung api ini," kata Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Eko Budi Lelono dalam konferensi pers yang dipantau di Jakarta, Senin (6/12).

Eko menjelaskan peta kawasan rawan bencana itu tak hanya menyediakan informasi terkait area berbahaya di Gunung Semeru, tetapi juga area yang relatif aman dari ancaman bencana.

Menurutnya, peta ini penting karena kondisi sekarang banyak masyarakat terdampak akibat letusan yang terjadi pada 4 Desember 2021, sehingga mereka memerlukan data-data tentang jalur evakuasi dan juga tempat-tempat penampungan pengungsi yang aman.

"Tadi sudah ditindaklanjuti oleh wakil bupati di sana sebagai upaya untuk keselamatan masyarakat di sana," ujar Eko.

Berdasarkan data Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru, sebanyak 15 orang meninggal dunia akibat diterjang awan panas guguran Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur.

Para korban meninggal dunia itu, dengan rincian delapan jiwa terindentifikasi di Kecamatan Pranojiwo dan tujuh jiwa lainnya di Kecamatan Candipuro.

Pos komando juga mencatat total korban terdampak sebanyak 5.205 orang, hilang 27 orang dan meninggal dunia 15 orang. Sementara itu, warga yang mengungsi berjumlah 1.707 orang yang tersebar di 19 titik.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tanah Longsor terjadi di kawasan pelabuhan Tenau Kupang
Kamis, 20 Januari 2022 - 18:19 WIB
Tanah longsor terjadi di kawasan Pelabuhan Tenau, Kupang dan merusak salah satu bagian dari kantor s...
Ribuan rumah di tiga kecamatan di Karawang masih terendam banjir
Kamis, 20 Januari 2022 - 17:07 WIB
Sedikitnya ribuan rumah di tiga kecamatan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat masih terendam air sampa...
Puluhan pipa air bersih PDAM Ende terbawa arus banjir
Kamis, 20 Januari 2022 - 12:54 WIB
Sebanyak 37 batang pipa jaringan air bersih milik PDAM Ende, Nusa Tenggara Timur hanyut terbawa banj...
Banjir di jalan poros Makassar-Maros hambat arus lalu lintas
Rabu, 19 Januari 2022 - 20:09 WIB
Banjir setinggi lutut orang dewasa di jalan poros Kota Makassar-Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, m...
Genangan meluas hingga ke jalan raya di Kecamatan Benda, Kota Tangerang
Rabu, 19 Januari 2022 - 09:47 WIB
Genangan yang terjadi akibat luapan air dari saluran di bawah Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (Jakart...
 Satu dari dua tersangka penganiayaan di Ranotongkor diamankan petugas
Selasa, 18 Januari 2022 - 16:22 WIB
Salah satu tersangka tindak pidana penganiayaan yang dilakukan bersama-sama terhadap korban, lelaki ...
Satu orang meninggal akibat bencana banjir dan longsor di Probolinggo
Selasa, 18 Januari 2022 - 13:14 WIB
Seorang warga atas nama Sunijar (60) ditemukan meninggal dunia akibat bencana banjir dan longsor yan...
Sejumlah desa di Pasuruan terendam banjir
Selasa, 18 Januari 2022 - 13:07 WIB
Sejumlah desa di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur terendam banjir akibat luapan Sungai Rejoso dan sung...
Rumah Bupati Jember terendam banjir akibat luapan Sungai Kalijompo
Selasa, 18 Januari 2022 - 07:47 WIB
Rumah Bupati Jember Hendy Siswanto bersama puluhan rumah warga di Kampung Ledok, Kelurahan Jember Ki...
BPBD Banten catat 225 desa di Banten terdampak gempa
Senin, 17 Januari 2022 - 15:11 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten mencatat hingga Senin (17/1) pukul 09.00 ...
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
CRI