BAZNAS ajak masyarakat doa bersama hadapi erupsi Semeru
Elshinta
Senin, 06 Desember 2021 - 11:04 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
BAZNAS ajak masyarakat doa bersama hadapi erupsi Semeru
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga Lumajang, Jawa Timur untuk menggelar istighotsah dan doa bersama dalam menghadapi bencana erupsi Semeru. 

“Berdoa, dapat menjadi penenang dalam menghadapi berbagai ujian termasuk terjadinya erupsi Semeru ini. Mari kita doakan bersama dengan memperbanyak membaca istighotsah, qunut nazilah, supaya  masyarakat yang tengah tertimpa musibah ini mendapatkan kemudahan dan penyelesaian dari Allah SWT,” kata Pimpinan BAZNAS RI KH Achmad Sudrajat, Minggu (5/12).

Kiai Ajat menuturkan, Islam mengajarkan bahwa doa adalah senjata orang yang beriman, doa adalah penenang jiwa, dan doa merupakan penumbuh optimisme di dalam kehidupan. Dengan berdoa, Kiai Ajat berharap kejadian luar biasa seperti erupsi Semeru ini bisa segera diatasi dan memperoleh kemudahan dari Allah SWT. 

"Sebagai orang yang beriman, kita yakin bahwa hanya Allah SWT yang bisa menolong dan menyelamatkan kita semua, setelah semua usaha lahir telah kita laksanakan dengan baik," ucap Kiai Ajat.

Kiai Ajat meyakini setiap bencana yang diturunkan Allah sejatinya sebagai bahan introspeksi dan menyadarkan manusia untuk lebih mawas diri dan kembali mendekatkan diri, serta mengikuti petunjuk hidup yang telah disyariatkan. "Saya yakin kita semua tengah dalam suasana kebatinan dan kesadaran spiritualitas yang sama, sebagai manusia yang lemah dan membutuhkan pertolongan dari Allah," tuturnya. 

Dalam kesempatan ini, Kiai Ajat pun mengajak semua pihak, terutama masyarakat Lumajang Jawa Timur untuk untuk terus waspada, tetap berikhtiar, menjaga diri, keluarga dan orang lain di sekitar. Ia juga mengimbau semua pihak untuk saling bahu membahu membantu warga yang menjadi korban erupsi Semeru.

"Untuk itu mari kita perkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, meningkatkan kedermawanan sosial, semangat berbagi dan rela berkorban untuk membatu saudara-saudara kita yang terdampak erupsi Semeru," ucap Kiai Ajat. 

Menurut Kiai Ajat, BAZNAS juga telah berkoordinasi kepada semua BAZNAS, Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) di tingkat nasional dan daerah serta stake holder terkait untuk membantu korban erupsi Semeru. 

“Kami meminta BAZNAS di semua tingkatan di berbagai daerah untuk menguatkan koordinasi dengan OPZ, LAZ, sebagai penguatan koordinasi dan kolaborasi gerakan zakat. Selemah apapun kita, jika bersinergi dan berkolaborasi pasti akan kuat. Mari kuatkan gerakan cinta zakat untuk kesejahteraan umat. Dengan koordinasi yang baik semoga bantuan yang disalurkan akan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan serta lebih cepat diterima oleh warga korban erupsi,” pinta Kiai Ajat.

Sebelumnya, BAZNAS telah menurunkan tim personel yang terdiri dari BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), dokter, perawat, farmasis dan relawan untuk membangun pos kesehatan dan pengobatan mobile bagi warga korban erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. 

Gunung Semeru Kabupaten Lumajang dilaporkan erupsi, Sabtu (4/12/2021) sore. Semburan awan panas Semeru, membuat warga Dusun Curah Koboan, Desa Supit Urang, Kecamatan Poronojiwo, Kabupaten Lumajang, berlarian menyelamatkan diri.

Sebaran abu vulkanik telah berdampak di 11 desa/kelurahan di sembilan kecamatan. Hal ini juga mengakibatkan sekitar 300 KK mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Sebagaimana data terkini dari BNPB, terdapat 13 korban jiwa akibat erupsi Gunung Semeru. Dua orang sudah teridentifikasi, untuk 11 korban lainnya masih dalam proses identifikasi jenazah.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
22 Januari 2019: Banjir menerjang Sulawesi Selatan
Sabtu, 22 Januari 2022 - 06:00 WIB
Banjir menerjang Provinsi Sulawesi Selatan. Banjir disebabkan oleh hujan deras. Setidaknya 79 orang...
BPBD: 239 rumah di lima kecamatan di Jember terdampak banjir bandang
Jumat, 21 Januari 2022 - 23:31 WIB
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Heru Widagdo mengatakan sebanyak 239 ru...
Regangan tektonik Selat Sunda dapat tingkatkan potensi letusan Krakatau
Jumat, 21 Januari 2022 - 19:47 WIB
Pakar kegempaan Institut Teknologi Bandung (ITB) Irwan Meilano mengatakan wilayah Selat Sunda mengal...
 Rusak rumah warga, 8 remaja terduga pelaku diamankan petugas
Jumat, 21 Januari 2022 - 18:23 WIB
Tim Tarsius Presisi Polres Bitung mengamankan terduga pelaku penyerangan serta perusakan sebuah ruma...
Banjir akibat luapan Sungai Turi surut, warga kembali beraktivitas
Jumat, 21 Januari 2022 - 17:13 WIB
Banjir akibat luapan air Sungai Turi yang menggenangi Desa Laksamana, Kecamatan Pakuhaji dan merenda...
Gempa bumi di Pandeglang berdampak pada 30 kecamatan
Jumat, 21 Januari 2022 - 17:06 WIB
Gempa bumi berkekuatan 6,6 yang terjadi, Jumat (14/1), di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten berd...
Ratusan warga korban banjir luapan Sungai Turi enggan dievakuasi
Jumat, 21 Januari 2022 - 14:04 WIB
Sebanyak 300 KK di Desa Laksana Pakuhaji yang merupakan korban banjir luapan Sungai Turi  tidak mau...
Tanah Longsor terjadi di kawasan pelabuhan Tenau Kupang
Kamis, 20 Januari 2022 - 18:19 WIB
Tanah longsor terjadi di kawasan Pelabuhan Tenau, Kupang dan merusak salah satu bagian dari kantor s...
Ribuan rumah di tiga kecamatan di Karawang masih terendam banjir
Kamis, 20 Januari 2022 - 17:07 WIB
Sedikitnya ribuan rumah di tiga kecamatan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat masih terendam air sampa...
Puluhan pipa air bersih PDAM Ende terbawa arus banjir
Kamis, 20 Januari 2022 - 12:54 WIB
Sebanyak 37 batang pipa jaringan air bersih milik PDAM Ende, Nusa Tenggara Timur hanyut terbawa banj...
InfodariAnda (IdA)