Pandemi mereda, pemerintah pacu pengembangan pariwisata berkualitas
Elshinta
Minggu, 05 Desember 2021 - 21:34 WIB |
Pandemi mereda, pemerintah pacu pengembangan pariwisata berkualitas
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Pemerintah terus melakukan pengembangan pariwisata berkualitas baik dari sisi produk maupun pasar seiring dengan menggeliatnya kegiatan wisata di berbagai daerah saat pandemi mulai mereda di Tanah Air.

Hal itu dikemukakan Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf)/Baparekraf, Rizki Handayani Mustafa dalam webinar bertema "Pariwisata..! Lets Go on Fire” yang diselenggarakan Forum Jurnalis bekerja sama dengan 3 Kampus Merdeka yaitu Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti, STIKOM InterStudi Jakarta dan STIE Bisnis Indonesia Jakarta.

Menurut Rizki Handayani, pandemi Covid-19 telah mengubah tren pariwisata dari yang mass tourism menjadi individual traveler dan lebih mengutamakan isu kesehatan.

"Kami dari Deputy VI Kemenperekraf terus mendorong diversifikasi produk wisata, MICE dan event karena pada tahun 2022 MICE ini akan sangat berkembang," katanya seperti tertuang dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Minggu (5/12).

Untuk itu, lanjut dia, pengembangan SDM pariwisata menjadi sangat penting guna mencapai quality tourism, sehingga Kemenparekraf terus melakukan pelatihan dan pengembangan dan kolaborasi dengan sekolah pariwisata serta penyesuaian kurikulum pariwisata terkait digitalisasi.

Selain itu, kata dia, pada masa pandemi pemerintah juga membuka peluang dibukanya destinasi wisata medical karena memiliki potensi yang sangat besar.

"Mumpung bordernya masih ditutup untuk berobat ke luar negeri, pemerintah berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan, IDI, farmasi, asuransi, dan platform kesehatan untuk melakukan kampanya sehat di Indonesia," terangnya.

Pada kesempatan yang sama Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Dr Ismail mengatakan pada era up and down pandemi seperti ini, saatnya sektor pariwisata menghadirkan masa 'menanam' bersama Keminfo untuk menuntaskan infrastruktur digital di seluruh daerah wisata.

"Seluruh tempat wisata harus tersentuh conectivity telekomunikasi dan internet. Tidak hanya tersedia tapi harus dengan kualitas broadband agar bisa mengirimkan video,” ujarnya Ismail.

Ia mengatakan solusi digital juga menjadi penting, selain untuk memudahkan wisatawan, juga meyakinkan bahwa perjalanan mereka aman dari berangkat sampai pulang.

Sementara itu anggota Komisi X DPR RI Nur Purnama Sidi dalam pemaparannya yang disampaikan Staf Ahli Frenza Fairuz Firmansyah mengatakan digital travel, digital tourism, smart marketing, smart vilage, akan menjadi peluang pariwisata di Indonesia di era revolusi Industri 4.0.

"Pengembangan desa wisata menjadi pandemic winer of tourism destination karena sesuai dengan trend pariwisata yaitu lebih mengarah pada personal, kedekatan, kenyamanan dan pariwisata yang mengedepankan masyarakat sebagai pengelolanya," ujarnya.

Ketua Harapan Pemuda Indonesia Laila Nihayati mengatakan pemuda bisa menjadi salah satu solusi sektor pariwisata. "Para pemuda yang memiliki sikap kreatif, inovatif, daya saing dan berani keluar dari zona nyaman, dengan satu gadget bisa menyampaikan informasi yang baik terkait pariwisata," ujarnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Terpikat keindahan Pantai Kenawa bak kolam renang
Minggu, 16 Januari 2022 - 12:19 WIB
Jalan-jalan ke berbagai tempat di Nusa Tenggara Barat, pantai selalu menjadi destinasi yang banyak d...
Pemprov Sumut terus majukan Tangkahan dan Bukit Lawang menuju destinasi wisata dunia
Sabtu, 15 Januari 2022 - 14:07 WIB
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) intens mendukung kemajuan destinasi Bukit Lawang dan ...
Rekomendasi tempat menginap di dekat sirkuit Mandalika
Jumat, 14 Januari 2022 - 13:15 WIB
Penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2022 di Lombok, Nusa Tenggara Barat sudah di depan mata.
Enam wisata wajib dikunjungi saat nonton MotoGP Mandalika
Jumat, 14 Januari 2022 - 12:31 WIB
Usai diresmikan pada 12 November 2021 lalu, Sirkuit Mandalika yang terletak di Kabupaten Lombok teng...
Taman Alun-alun Cianjur dibuka kembali tanggal 11 Januari
Minggu, 09 Januari 2022 - 20:57 WIB
Taman Alun-alun Cianjur, Jawa Barat, kembali dibuka tanggal 11 Januari, setelah dua tahun ditutup ka...
Nikmati sensasi jalan `membelah` lautan menuju Pulau Bungin Sumbawa
Minggu, 09 Januari 2022 - 06:15 WIB
Pernah dengar kisah Nabi Musa AS, dengan mukjizatnya membelah laut untuk menyelamatkan umatnya?. Kir...
Lima `hidden gem` untuk liburan akhir pekan
Sabtu, 08 Januari 2022 - 15:47 WIB
Di awal tahun baru ini, mungkin Anda sudah membuat rencana liburan yang seru bersama keluarga. Lokas...
Desa wisata, `hidden gem` destinasi liburan di negeri sendiri
Minggu, 02 Januari 2022 - 14:11 WIB
Pemerintah sedang menggalakkan dan mempromosikan berbagai desa wisata di Indonesia sebagai destinasi...
Kawasan Kota Tua tutup saat malam Tahun Baru
Rabu, 29 Desember 2021 - 13:13 WIB
Pemerintah Kota Jakarta Barat menutup kawasan Kota Tua saat malam Tahun Baru pada 31 Desember 2021 h...
Ragunan dikunjungi 9.798 pengunjung pada liburan Natal 2021
Sabtu, 25 Desember 2021 - 14:13 WIB
Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, per pukul 10.00 WIB, dikunjungi sebanyak 9.798 pengunjung...
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
CRI