PLN targetkan 69 gardu listrik terdampak erupsi Semeru menyala besok
Elshinta
Minggu, 05 Desember 2021 - 18:35 WIB |
PLN targetkan 69 gardu listrik terdampak erupsi Semeru menyala besok
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - PT PLN (Persero) menargetkan 69 gardu listrik bisa kembali menyala besok dari total 79 gardu listrik yang saat ini masih padam akibat terdampak erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur.

"Dari 79 travo yang melingkupi 22.826 pelanggan ini, 69 travo bisa kami normalkan," kata Senior Manajer Distribusi PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur Adriansyah dalam konferensi pers yang dipantau di Jakarta, Minggu (5/12).

Adriansyah menjelaskan pemulihan 10 gardu listrik selanjutnya akan dilakukan apabila erupsi Gunung Semeru sudah reda.

Pada pagi tadi, kata dia, tim PLN sudah berada di daerah terdampak dan ingin memulihkan kondisi 10 gardu listrik, namun erupsi kembali terjadi yang membuat mereka dilarang oleh petugas berwenang untuk beraktivitas di sana.

"Kondisi di sana cuaca pekat hujan abu vulkanik, sehingga kami belum bisa melakukan pemulihan jaringan listrik," ujar Adriansyah.

Hingga pukul 10.00 WIB hari ini, PLN telah menyalakan 33 gardu listrik dari total 112 gardu listrik yang terdampak erupsi Gunung Semeru.

Adriansyah mengatakan pihaknya akan berusaha maksimal untuk menormalkan kondisi jaringan listrik eksisting di daerah terdampak erupsi.

Menurutnya, pekerja belum bisa masuk ke daerah terdampak karena akses utama Jembatan Gladak Perak putus sehingga belum bisa dilalui oleh kendaraan.

PLN berencana menarik jaringan transmisi listrik dan bangun baru 300 meter menyambung ke feeder Ampel Gading dari Supit.

"Hari ini kami sudah siap bergerak untuk melakukan pembangunan penanaman tiang sepanjang 300 meter," ujar Adriansyah.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BPBD Garut: Tidak ada korban jiwa akibat puting beliung di Leles
Selasa, 25 Januari 2022 - 12:18 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Jawa Barat menyatakan bahwa bencana angi...
Gempa 4,6 magnitudo guncang Lombok
Selasa, 25 Januari 2022 - 07:39 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyataka1qn, gempa bumi berkekuatan 4,6 magnitu...
22 Januari 2019: Banjir menerjang Sulawesi Selatan
Sabtu, 22 Januari 2022 - 06:00 WIB
Banjir menerjang Provinsi Sulawesi Selatan. Banjir disebabkan oleh hujan deras. Setidaknya 79 orang...
BPBD: 239 rumah di lima kecamatan di Jember terdampak banjir bandang
Jumat, 21 Januari 2022 - 23:31 WIB
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Heru Widagdo mengatakan sebanyak 239 ru...
Regangan tektonik Selat Sunda dapat tingkatkan potensi letusan Krakatau
Jumat, 21 Januari 2022 - 19:47 WIB
Pakar kegempaan Institut Teknologi Bandung (ITB) Irwan Meilano mengatakan wilayah Selat Sunda mengal...
 Rusak rumah warga, 8 remaja terduga pelaku diamankan petugas
Jumat, 21 Januari 2022 - 18:23 WIB
Tim Tarsius Presisi Polres Bitung mengamankan terduga pelaku penyerangan serta perusakan sebuah ruma...
Banjir akibat luapan Sungai Turi surut, warga kembali beraktivitas
Jumat, 21 Januari 2022 - 17:13 WIB
Banjir akibat luapan air Sungai Turi yang menggenangi Desa Laksamana, Kecamatan Pakuhaji dan merenda...
Gempa bumi di Pandeglang berdampak pada 30 kecamatan
Jumat, 21 Januari 2022 - 17:06 WIB
Gempa bumi berkekuatan 6,6 yang terjadi, Jumat (14/1), di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten berd...
Ratusan warga korban banjir luapan Sungai Turi enggan dievakuasi
Jumat, 21 Januari 2022 - 14:04 WIB
Sebanyak 300 KK di Desa Laksana Pakuhaji yang merupakan korban banjir luapan Sungai Turi  tidak mau...
Tanah Longsor terjadi di kawasan pelabuhan Tenau Kupang
Kamis, 20 Januari 2022 - 18:19 WIB
Tanah longsor terjadi di kawasan Pelabuhan Tenau, Kupang dan merusak salah satu bagian dari kantor s...
InfodariAnda (IdA)