Pasukan keamanan Myanmar serang unjuk rasa di Yangon
Elshinta
Minggu, 05 Desember 2021 - 21:23 WIB |
Pasukan keamanan Myanmar serang unjuk rasa di Yangon
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Pasukan keamanan Myanmar menabrakkan sebuah mobil ke arah pengunjuk rasa anti kudeta di Yangon pada Minggu (5/12), menyebabkan sejumlah pengunjuk rasa ditangkap dan puluhan lainnya terluka, demikian menurut dua saksi mata di tempat kejadian.

Protes flash mob di kota terbesar Myanmar itu ditabrak oleh pasukan keamanan beberapa menit setelah aksi dimulai. Saksi mata mengatakan kepada Reuters bahwa polisi menangkap beberapa orang.

“Saya tertabrak dan jatuh di depan truk. Seorang tentara memukuli saya dengan senapannya tetapi saya bertahan dan mendorongnya ke belakang. Kemudian dia langsung menembak saya karena saya lari dengan pola zig-zag. Untung saya lolos," kata seorang pengunjuk rasa yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena alasan keamanan kepada Reuters melalui sambungan telepon.

Sebuah mobil sipil yang ditumpangi oleh tentara menabrak massa dari belakang, kata dua saksi.

Tentara kemudian mengejar pengunjuk rasa yang tersebar, menangkap, dan memukuli mereka. Beberapa pengunjuk rasa terluka parah dengan luka di kepala dan tidak sadarkan diri, menurut para saksi.

Protes anti militer terus berlanjut di Myanmar, meskipun tercatat lebih dari 1.300 orang telah tewas sejak kudeta 1 Februari 2021.

Protes yang tersebar seringkali merupakan kelompok kecil yang menyuarakan penentangan terhadap penggulingan pemerintahan terpilih yang dipimpin oleh peraih Nobel Aung San Suu Kyi dan kembalinya kekuasaan militer.

Seorang juru bicara junta yang berkuasa tidak menjawab permintaan komentar dari Reuters. Militer mengatakan bahwa pengunjuk rasa yang terbunuh menghasut kekerasan.

Junta Myanmar beralasan kudeta dilatarbelakangi kecurangan dalam pemilu November tahun lalu, yang dimenangi oleh partai Suu Kyi. Komisi pemilu setempat menolak pernyataan itu.

Perang dengan pemberontak etnis minoritas di daerah perbatasan terpencil di utara dan timur Myanmar meningkat secara signifikan sejak kudeta dan menggusur puluhan ribu warga sipil, menurut perkiraan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Suu Kyi (76) menghadapi belasan kasus termasuk hasutan dan pelanggaran protokol COVID-19. Dia telah menolak semua tuduhan sampai saat ini.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Imigrasi Malaysia akan tindak nelayan asing tanpa PLKS
Rabu, 19 Januari 2022 - 22:19 WIB
Departemen Imigrasi Malaysia (JIM) menginformasikan pihaknya akan menindak semua nelayan asing yang ...
28 nelayan Aceh terima pengampunan ulang tahun Raja Thailand
Rabu, 19 Januari 2022 - 07:47 WIB
Sebanyak 28 nelayan Aceh telah dibebaskan pengadilan provinsi Phuket Thailand, setelah menerima peng...
Suu Kyi dijatuhi hukuman 4 tahun penjara
Senin, 10 Januari 2022 - 18:25 WIB
Pengadilan di Myanmar pada Senin menjatuhkan hukuman empat tahun penjara kepada pemimpin terguling n...
Menlu: Keselamatan masyarakat Myanmar jadi perhatian Indonesia
Jumat, 07 Januari 2022 - 07:01 WIB
Menteri Luar Negeri RI, Retno LP Marsudi, mengatakan bahwa keselamatan dan kesejahteraan masyarakat ...
Duterte tak akan minta maaf atas kematian dalam perang antinarkoba
Rabu, 05 Januari 2022 - 10:57 WIB
Presiden Filipina Rodrigo Duterte pada Selasa (4/1) mengatakan bahwa dia tidak akan pernah meminta m...
Geramm prihatin media dipanggil polisi beritakan lembaga bencana
Selasa, 04 Januari 2022 - 15:23 WIB
Gerakan Media Marah (Geramm) menyesalkan pemanggilan wartawan dari sebuah media oleh polisi Malaysia...
MUI desak UNHCR segera selesaikan persoalan pengungsi di Indonesia
Kamis, 30 Desember 2021 - 11:30 WIB
Ketua Majelis Ulama Indonesia Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Sudarnoto Abd...
Banjir di Malaysia renggut 27 nyawa
Rabu, 22 Desember 2021 - 11:08 WIB
Banjir besar yang melanda sejumlah negara bagian di Semenanjung Malaysia sejak hujan Jumat lalu hing...
Singapura temukan dugaan klaster Omicron di pusat kebugaran
Selasa, 21 Desember 2021 - 14:42 WIB
Kementerian Kesehatan Singapura mengatakan pada Senin malam bahwa tes awal sudah mendeteksi dua kasu...
KBRI Bandar Seri Begawan perkenalkan rendang Minang lewat festival
Selasa, 21 Desember 2021 - 06:23 WIB
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bandar Seri Begawan mempromosikan kuliner khas Ranah Min...
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
CRI