KBRI hadirkan Pasar Indonesia sehari penuh di Pretoria Afrika Selatan
Elshinta
Minggu, 05 Desember 2021 - 12:11 WIB |
KBRI hadirkan Pasar Indonesia sehari penuh di Pretoria Afrika Selatan
Suasana Pasar Indonesia yang digelar KBRI Pretoria di Hazel Food Market, Pretoria, Afrika Selatan pada Sabtu (4/12/2021). (ANTARA/HO-KBRI Pretoria)

Elshinta.com - Kedutaan Besar RI di Pretoria didukung oleh Kantor Promosi Perdagangan Indonesia (ITPC) Johannesburg menghadirkan Pasar Indonesia sehari penuh di Afrika Selatan pada Sabtu (4/12).

Pasar Indonesia yang digelar di Hazel Food Market, Pretoria itu diramaikan oleh banyak pengunjung dari berbagai kalangan, demikian menurut keterangan KBRI Pretoria yang diterima di Jakarta, Minggu.

"Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, Pasar Indonesia menjadi ajang promosi Indonesia kepada publik Afrika Selatan, baik dari segi kekayaan kuliner, budaya, pariwisata dan juga produk-produk unggulan," kata Duta Besar Indonesia untuk Afrika Selatan Salman Al Farisi.

"Kegiatan ini selalu ramai dihadiri bukan hanya oleh masyarakat umum, namun juga oleh kalangan diplomatik, pengusaha, pelajar, dan media," kata Salman.

Pada 2021, sebanyak 15 gerai turut meramaikan Pasar Indonesia. Mayoritas dari gerai-gerai tersebut dikelola oleh para diaspora Indonesia di Afrika Selatan yang menjajakan ragam kuliner khas Indonesia, seperti nasi goreng, rendang, sate ayam, gado-gado, nasi uduk, dan sebagainya.

Selain diaspora, sejumlah perusahaan juga turut berpartisipasi dalam gelaran Pasar Indonesia itu dengan membuka gerai, seperti Indofood yang menjajakan produk mie instan andalannya. Selain itu, ada pula perusahaan UMKM asli Afrika Selatan, Indomex, yang memproduksi bumbu-bumbu Indonesia.

Sejumlah perusahaan importir dan distributor produk Indonesia lainnya juga turut berpartisipasi dengan menitipkan produk-produknya di gerai ITPC Johannesburg, seperti produk makanan ringan Richeese, produk santan dan minuman air kelapa kemasan Kara, produk pelumas mesin Pertamina, produk minyak balur dan sabun kesehatan Kutus-Kutus, produk kopi instan Caffino, dan sejumlah produk teh seperti Singabera dan Bankit Wangi.

ITPC Johannesburg juga memamerkan aneka produk Indonesia lainnya, seperti biskuit, obat-obatan, produk farmasi, produk kecantikan dan perawatan rambut, ban dan aksesoris kendaraan bermotor, perabot, perlengkapan olahraga, sepeda, dan produk lainnya.

Melengkapi keragaman produk yang dijajakan, perusahaan UMKM milik warga Afrika Selatan, Maraai Se Mooi Goete, menjajakan produk-produk kerajinan, produk kesehatan, dan pakaian wanita yang diimpor dari Indonesia.

Sementara itu, Darma Wanita Persatuan (DWP) KBRI Pretoria juga turut menjajakan produk-produk kerajinan dan pakaian batik Indonesia.

Selagi menikmati kuliner khas Indonesia dan belanja kerajinan dan pakaian Indonesia, para pengunjung juga dapat menyaksikan sejumlah tarian tradisional Indonesia, salah satunya tarian Kelono Topeng dari Jawa Tengah.

Ashley, salah seorang warga negara Amerika Serikat, yang mengunjungi Pasar Indonesia, mengaku senang dapat menyambangi berbagai booth di Pasar Indonesia.

"Saya senang mengunjungi Pasar Indonesia karena acara ini mengingatkan saya kembali tentang Indonesia, baik alamnya yang kaya serta ragam kulinernya yang sangat lezat, diantaranya sate, rendang dan nasi goreng, ketika saya bertugas disana," ujarnya.

Sekretaris Pertama Fungsi Ekonomi KBRI Pretoria Arief Ilham Ramadhan selaku koordinator kegiatan Pasar Indonesia mengaku bersyukur masih dapat melaksanakan kegiatan tersebut di tengah keterbatasan akibat pandemi COVID-19.

"Kami bersyukur kegiatan ini masih bisa dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat dan dengan berpedoman pada kebijakan Pemerintah Afrika Selatan terkait berkegiatan di masa pandemi COVID-19," tuturnya.

"Kegiatan ini adalah kegiatan pamungkas KBRI Pretoria pada 2021, dan kami senang kegiatan berlangsung lancar dan meriah," ujar Arief.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Negara-negara di Asia diperkirakan lolos dari goncangan inflasi global
Kamis, 20 Januari 2022 - 14:10 WIB
Head of Macro Strategy Asia Manulife Investment Management Sue Thrinh memperkirakan negara-negara di...
Bersiap hadapi Omicron, Selandia Baru perketat pembatasan
Kamis, 20 Januari 2022 - 12:32 WIB
Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan pembatasan akan diperketat jika ada penulara...
Valneva sebut studi awal tunjukkan vaksinnya efektif lawan Omicron
Kamis, 20 Januari 2022 - 12:09 WIB
Perusahaan bioteknologi Prancis Valneva pada Rabu (19/1) mengatakan bahwa studi pendahuluan menunjuk...
Vietnam temukan kasus lokal pertama varian Omicron
Rabu, 19 Januari 2022 - 11:59 WIB
Vietnam telah menemukan kasus lokal pertama virus corona varian Omicron, demikian menurut media mili...
Bocah migran Venezuela tewas saat seberangi sungai Meksiko-AS
Rabu, 19 Januari 2022 - 11:04 WIB
Jasad seorang bocah perempuan yang diduga migran dari Venezuela ditemukan di sungai Rio Grande di pe...
Inggris larang iklan anak makan keju sambil menggantung terbalik
Rabu, 19 Januari 2022 - 10:20 WIB
Badan pengatur periklanan Inggris telah melarang iklan TV yang memperlihatkan anak perempuan memakan...
UNICEF, Merck sepakati pemasokan 3 juta paket obat COVID-19
Rabu, 19 Januari 2022 - 07:35 WIB
Merck & Co Inc beserta perusahaan farmasi mitranya, Ridgeback Biotherapeutics pada Selasa mengatakan...
Dua orang tewas dan pulau-pulau di Tonga rusak parah
Selasa, 18 Januari 2022 - 15:45 WIB
Pulau-pulau kecil di Tonga mengalami kerusakan parah akibat letusan gunung berapi dan tsunami, demik...
Kerusakan akibat tsunami di Tonga hambat pengiriman bantuan
Selasa, 18 Januari 2022 - 14:10 WIB
Penutupan bandara dan terputusnya jalur komunikasi menghambat upaya internasional untuk membantu Ton...
Thailand pertimbangkan pengabaian karantina bagi WNA yang sudah vaksin
Selasa, 18 Januari 2022 - 11:55 WIB
Thailand sedang mempertimbangkan untuk mengembalikan pengabaian karantina bagi warga negara asing (W...
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
CRI