Jenis email yang harus segera dihapus

Elshinta
Minggu, 05 Desember 2021 - 10:43 WIB |
Jenis email yang harus segera dihapus
ilustrasi pesan spam (Shutterstock)

Elshinta.com - Pelaku kejahatan siber sudah sejak lama mengincar kotak pesan surat elektronik, terutama untuk email bisnis, untuk mencuri data.

Salah satu serangan yang sering ditemui, menurut Kaspersky, dikutip Minggu, adalah Business Email Compromise melalui metode phishing. Peretas akan bisa mengakses email pengguna melalui serangan tersebut.

Tentu hal tersebut sangat berbahaya jika email mengandung data yang sensitif, misalnya laporan keuangan perusahaan.

"Dalam beberapa kasus, studi yang cermat atas laporan keuangan juga dapat memberikan peluang untuk manipulasi bursa saham," kata pakar keamanan di Kaspersky, Roman Dedenok dikutip Minggu.

Penjahat siber bisa mendapat informasi tentang bisnis perusahaan sampai menyerang mitra perusahaan berbekal data laporan keuangan tersebut.

Agar tidak terjadi, Kaspersky menyarankan email-email berikut segera dihapus dari kotak surat.

1. Data otentikasi
Beberapa perusahaan masih mengirimkan kata sandi melalui email ketika karyawan mereka menyetel ulang kata sandi untuk masuk ke laman kerja mereka. Terkadang karyawan juga mengirim informasi login dan kata sandi.

Pesan seperti ini menjadi incaran peretas, mereka mendapatkan tambahan untuk melakukan rekayasa sosial dan meluncurkan serangan lainnya.

2. Notifikasi layanan online
Pengguna internet akan mendapatkan email dari layanan digital yang mereka ikuti, apakah pembaruan kebijakan sampai pemberitahuan untuk menyetel ulang kata sandi.

Sekilas pesan seperti ini tidak menarik, namun, bagi peretas email seperti itu menunjukkan layanan apa saja yang digunakan korban. Dalam banyak kasus, peretas akan meminta perubahan kata sandi pada layanan sehingga korban akan kehilangan akses ke akunnya.

3. Dokumen pribadi
Pengguna email perusahaan sering menggunakan kotak pesan email layaknya penyimpanan cloud, yaitu untuk menyimpan berkas pribadi seperti paspor, kartu identitas, pembayaran pajak atau dokumen lainnya yang berkaitan dengan pekerjaan atau perjalanan bisnis.

Kaspersky menyarankan segera hapus pesan tersebut dan hanya menyimpan dokumen penting di penyimpanan terenkripsi.

4. Dokumen bisnis
Email menjadi tempat pertukaran dokumen perusahaan dengan kolega dan sangat menarik bagi peretas.

Seperti yang dicontohkan sebelumnya, laporan keuangan bisa menjadi jalan masuk penjahat siber untuk melancarkan serangan lainnya terhadap perusahaan.

5. Data pribadi orang lain
Secara tidak sadar, email juga menyimpan data pribadi orang lain seperti CV dan pendaftaran.

Hapus pesan-pesan seperti itu tidak hanya dari kotak masuk, tapi, juga dari folder pesan yang terkirim dan pesan yang dihapus.

Demi keamanan, gunakan lapisan keamanan tambahan seperti menyalakan autentikasi dua langkah pada email.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Pakar ungkap kelebihan dan kekurangan beli rumah lelang
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 11:11 WIB

Pakar ungkap kelebihan dan kekurangan beli rumah lelang

Property Expert Pinhome Vina Yenastri mengungkapkan kelebihan dan kekurangan membeli rumah lelang, s...
AI berpotensi cegah penipuan dalam sistem perbankan digital
Jumat, 12 Agustus 2022 - 19:35 WIB

AI berpotensi cegah penipuan dalam sistem perbankan digital

Pandemi menjadikan layanan digital terus berkembang termasuk di sektor perbankan, apalagi menginga...
Ilustrator buku anak Prancis `Little Nicolas` meninggal dunia
Jumat, 12 Agustus 2022 - 12:52 WIB

Ilustrator buku anak Prancis `Little Nicolas` meninggal dunia

Jean-Jacques Sempe, yang membuat ilustrasi buku seri anak Prancis `Little Nicolas`, telah meninggal ...
Batik Semar hadirkan warisan budaya dalam metaverse
Minggu, 07 Agustus 2022 - 13:21 WIB

Batik Semar hadirkan warisan budaya dalam metaverse

PT Batik Semar berkolaborasi dengan perusahaan teknologi berbasis Augmented Reality (AR), Virtual...
Memahami NFT dan potensi bagi penggunanya
Sabtu, 06 Agustus 2022 - 11:45 WIB

Memahami NFT dan potensi bagi penggunanya

Pada awal tahun ini, Non-Fungible Token (NFT) menyita atensi publik di Indonesia setelah viralnya...
Menkominfo sebut PayPal resmi terdaftar PSE, Epic Games belum
Jumat, 05 Agustus 2022 - 23:07 WIB

Menkominfo sebut PayPal resmi terdaftar PSE, Epic Games belum

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI Johnny G Plate mengatakan layanan keuangan digita...
Mengintip gerbang metaverse lewat Metaverse Cafe
Jumat, 05 Agustus 2022 - 22:31 WIB

Mengintip gerbang metaverse lewat Metaverse Cafe

Metaverse dalam beberapa waktu terakhir mungkin semakin akrab dan berdengung di telinga masyarakat t...
Kemendag: Sudah saatnya waralaba Indonesia ekspansi ke luar negeri
Jumat, 05 Agustus 2022 - 17:31 WIB

Kemendag: Sudah saatnya waralaba Indonesia ekspansi ke luar negeri

Plt. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Syailendra mengatakan bahwa kini sudah saat...
Kominfo blokir 15 PSE `game online` yang muat unsur judi
Selasa, 02 Agustus 2022 - 23:59 WIB

Kominfo blokir 15 PSE `game online` yang muat unsur judi

Berdasarkan hasil verifikasi terbaru, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memblokir 15 ...
Jurus jitu jaga kebersihan rumah
Selasa, 02 Agustus 2022 - 12:58 WIB

Jurus jitu jaga kebersihan rumah

Rumah menjadi tempat dimana kita menghabiskan sebagian besar waktu, baik untuk beristirahat maupun m...

InfodariAnda (IdA)