Jadi wirausaha muda pemula, 12 pemuda Kota Bandung dapat apresiasi
Elshinta
Sabtu, 04 Desember 2021 - 18:37 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Jadi wirausaha muda pemula, 12 pemuda Kota Bandung dapat apresiasi
Sumber foto: Dudy Supriyadi/elshinta.com.

Elshinta.com - Sebanyak 12 pemuda Kota Bandung memperoleh apresiasi karena dinilai mempunyai kapasitas sebagai pemuda berprestasi pada bidang wirausaha atau disebut Wirausaha Muda Pemula (WMP).

Apresiasi tersebut diberikan pada acara "Malam Apresiasi Pemuda Kota Bandung Tahun 2021" yang diselenggarakan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung di Grand Asrilia Hotel Convention & Restaurant, Jalan Pelajar Pejuang 45, Kota Bandung, Kamis (2/12) malam.

Para pemuda tersebut terbagi dalam tiga pemuda terbaik dari empat kategori, yakni bisnis dan kewirausahawan, kepemimpinan, kreativitas dan inovasi, dan social impact (pemberdayaan kepada masyarakat dari para pemuda).

Pemberian penghargaan dilakukan oleh Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, Wakil Ketua 2 DPRD Kota Bandung, Achmad Nugraha, dan Kepala Dispora Kota Bandung, Edy Marwoto.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Forkopimda seperti Danlanud Husein Sastranegara, Kolonel Pnb I Gusti Putu Setia D, Kasat Binmas Polrestabes Bandung, AKBP Sutorih, perwakilan Lanal, perwakilan Kodim 0618/BS, Ketua Kadin Kota Bandung, Iwa Gartiwa, Ketua KNPI Edwin Khadafi, dan perwakilan Perangkat Daerah terkait.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengapresiasi para pemuda tersebut karena di masa pandemi Covid-19, tidak berhenti untuk berinovasi dan berkreasi, dan diharapkan para pemuda bisa menjadi pemicu dalam upaya pemulihan ekonomi paska pandemi Covid-19.

"Mulai tahun depan kita berharap bisa memulai pemulihan ekonomi. Karena bagi Kota Bandung, pandemi Covid-19 dampaknya sangat luar biasa. Pada 2020 dan 2021 ini, potensial lost Pendapatan Asli Daerah lebih dari Rp 1 triliun," katanya saat membuka acara seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Dudi Supriyadi, Sabtu (4/12).

"Sehingga Pemkot terus memberikan relaksasi ekonomi dan selalu mendorong terutama UMKM atau pemuda saat ini untuk terus berinovasi, berkreasi. insyaallah Pemerintah Kota akan hadir," lanjutnya.

Yana mengungkapkan, karena pandemi Covid-19 banyak warga yang pekerjaan tetapnya terdampak seperti harus berhenti atau diberhentikan. Sehingga mereka berwirausaha atau memiliki usaha baru.

"Kami selalu dorong mereka untuk terus berinovasi berkreasi, Pemkot akan hadir, misalkan teman-teman menciptakan jenis produk kuliner baru, lewat Dinas KUKM dapat melakukan pendampingan," ucapnya.

"Kemudian Disdagin akan memberikan secara gratis nutrition pack atau uji mutu, PIRT di Dinas Kesehatan, sertifikat halal, semua diberikan gratis, termasuk kami membantu dari sisi pemasaran," katanya.

Beberapa waktu lalu, Pemkot Bandung juga mengadakan business matching melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di berbagai negara, untuk mendapatkan pembeli seperti para pengusaha Departement Store sehingga dapat berhubungan langsung dengan pelaku usaha.

"Kita kumpulkan 15 pengusaha baik kuliner, craft, fesyen. Kita melakukan video conference dengan calon pembeli dari luar negeri. Kita perlihatkan satu per satu produknya, pada saat dia tertarik, dia akan bicara dengan pemiliknya," kata Yana.

Dari business matching tersebut, pengusaha department store dari Belgia pun membeliproduk terpilih yang berhasil terkirim sampai 2 kontainer, sebelum pengiriman pun pembayaran sudah dilunasi.

Yana menilai UMKM tahan terhadap krisis moneter, pandemi, dan berbagai hambatan lain. Sehingga ia pun mengapresiasi Dispora yang memberikan pelatihan tentang usaha kepada para pemuda.

"Saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman, karena Pemerintah Kota tidak bisa menyelesaikan masalah ini sendiri. Butuh bantuan untuk menjadi trigger pemulihan ekonomi Kota Bandung di tahun 2022 dan tahun-tahun berikutnya," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dispora Kota Bandung, Edy Marwoto menyampaikan kegiatan Malam Apresiasi Pemuda Berprestasi Kota Bandung ini merupakan upaya untuk mempererat tali silaturahmi antar WMP Kota Bandung dengan para pemangku kebijakan di Kota Bandung.

"Tujuan penyelenggaraan kegiatan ini yaitu, mewujudkan WMP yang mandiri, meningkatkan motivasi dan semangat berwirausaha para pemuda Kota Bandung untuk meminimalisir pengangguranyang berdampak pada tingkat kriminalitas," katanya.

"Kemudian menjadikan para WMP mampu berpikir secara logis, spesifik, terukur, berorientasi kegiatan, relevan dan realistis, serta percaya diri terhadap kemampuan untuk menjalankan bisnis atau usaha," lanjutnya.

Selain itu, pemberian apresiasi juga dapat menjadi inspirasi dan role model bagi pemuda Kota Bandung lainnya yang berminat menjadi seorang wirausaha muda baru.

Edy mengungkapkan, total pemuda yang mengikuti pelatihan sebanyak 450 orang dan terbagi dalam 9 sektor pelatihan, yaitu pelatihan barista kopi, latte art, barber shop, pastry and bakery, content creator, fotografi, digital marketing, literasi digital, serta pelatihan budidaya dan pengolahan jamur.

"Penetapan pemuda yang berprestasi pada kegiatan ini merupakan hasil dari proses penjurian yang dilakukan mulai dari kegiatan pembangunan karakter kewirausahaan, seminar dan workshop, pelatihan dan praktek," katanya.

"Kemudian dilanjutkan masa inkubasi, pendampingan, pameran produk, serta coaching clinic dan bisnis matching, hingga terakhir adalah temu bisnis yang mempertemukan dengan BJB dan Kadin, serta dengan berbagai peluang usaha untuk mereka bisa menjadi pengusaha muda baru," ucap Edy.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemkab Pasuruan dirikan dapur umum untuk bantu korban banjir
Rabu, 19 Januari 2022 - 08:11 WIB
Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur mendirikan sejumlah dapur umum untuk membantu warga terdam...
Polda Sulbar tangkap dua pelaku pencurian spesialis toko
Rabu, 19 Januari 2022 - 07:59 WIB
Tim Jatanras Polda Sulawesi Barat meringkus dua residivis pelaku pencurian spesialis toko di Kabupat...
120.621.088 warga sudah divaksin COVID-19 lengkap
Rabu, 19 Januari 2022 - 06:59 WIB
Kementerian Kesehatan RI melaporkan 120.621.088 warga Indonesia telah mendapatkan dosis vaksin COVID...
Tangerang habiskan Rp50 miliar untuk pembebasan lahan proyek RSUD
Rabu, 19 Januari 2022 - 06:35 WIB
Pemerintah Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten telah menghabiskan dana sebesar Rp45 miliar untuk pe...
BPOM: Molnupiravir diproduksi dalam negeri pada Mei-Juni 2022
Rabu, 19 Januari 2022 - 06:23 WIB
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Penny K. Lukito memperkirakan obat antivirus COVI...
Pemkot Bogor undur operasional Biskita Trans Pakuan
Rabu, 19 Januari 2022 - 00:15 WIB
Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat mengundurkan rencana operasional Biskita Trans Pakuan yang semula ...
Jawa Tengah provinsi terbaik penyedia kredit kerakyatan
Selasa, 18 Januari 2022 - 22:31 WIB
Jawa Tengah meraih penghargaan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada kategori Provin...
Warga Sulteng diminta melapor ke SWI jika terjebak pinjol ilegal
Selasa, 18 Januari 2022 - 21:01 WIB
Wakil Ketua I Satgas Waspada Investasi (SWI) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wiwit Puspasari meminta wa...
Kemenkeu catat lelang SUN serap Rp25 triliun
Selasa, 18 Januari 2022 - 20:31 WIB
Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (DJPPR Kemenkeu) mencatat...
KPK geledah sejumlah rumah terkait kasus Bupati Penajam Paser Utara
Selasa, 18 Januari 2022 - 20:01 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa menggeledah sejumlah rumah dalam penyidikan kasus dugaan ...
InfodariAnda (IdA)