Polisi tangkap pelaku pembuangan mayat bayi baru lahir
Elshinta
Sabtu, 04 Desember 2021 - 16:06 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Polisi tangkap pelaku pembuangan mayat bayi baru lahir
Sumber foto: Deni Suryanti/elshinta.com.

Elshinta.com - Evi Afrida (20), warga Desa Pondok, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah diamankan polisi. Evi menjadi tersangka pembunuhan dan pembuangan bayi laki lakiyang baru dilahirkannya. Saat ini tersangka ditahan di Mapolres Sukoharjo untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan mengatakan, kasus ini terungkap karena laporan ada temuan mayat bayi pada Minggu, 28 November lalu. Jenasah bayi laki laki baru lahir terbungkus kardus di bawah pohon pisang, di belakang rumah tersangka.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi. Termasuk melacak perempuan hamil di sekitar temuan jenasah bayi ke bidan desa setempat. "Ada empat orang hamil yang diperiksa tetapi semua masih dalam kondisi hamil," kata kapolres, Jumat (3/12).

Tetapi tersangka ini, lanjut dia, ternyata tidak pernah memeriksakan diri dan cenderung menyembunyikan kehamilan dari orang sekitar termasuk keluarganya. Hasil pemeriksaan anggota mengarah pada tersangka yang kemudian diamankan dari rumah orang tuanya tersebut.

Wahyu menyampaikan, bayi yang dibunuh dan dibuang ini merupakan hasil hubungan tersangka dengan kekasihnya Diki Wahyu Nur Alim, warga Sragen. Keduanya kenal saat sama sama bekerja di salah satu pabrik garmen di Kecamatan Grogol.

Saat diberitahu bahwa tersangka hamil, pacarnya tidak mau bertanggung jawab dan justru memutuskan hubungan. "Pacarnya malah pergi dan mencari kerja di luar daerah. Jadi tersangka ini memutuskan memelihara bayinya," imbuhnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Sabtu (4/12).

Tersangka diketahui melahirkan sendiri secara sembunyi sembunyi di rumah orang tuanya. Saat lahir bayi menangis dan tersangka spontan membekap wajah bayi hingga meninggal dunia. Kemudian mayat bayi juga dibuang tanpa sepengetahuan keluarganya. "Tersangka takut orang lain mendengar tangisan bayinya," ujarnya.

Kapolres menambahkan, dari pengungkapan ini ditemukan sejumlah barang bukti sepeti bantal, alas matras dan pembalut. Tersanga dijerat dengan pasal 338  dan pasal 308 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Orang tua di Papua banyak takut anaknya divaksin Covid-19
Selasa, 18 Januari 2022 - 11:44 WIB
Vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun mulai dilakukan di seluruh daerah di Indonesia bekerja...
Kapal Pinisi dan Pelni jadi hotel terapung dukung MotoGP Mandalika
Selasa, 18 Januari 2022 - 10:38 WIB
Deputi I Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Febry Calvin Tetelepta mengatakan pemerintah mendatangkan ka...
Wali Kota Medan instruksikan perbaikan jalan di pinggir Sungai Denai
Selasa, 18 Januari 2022 - 09:23 WIB
 Wali Kota Medan, Sumatera Utara, Bobby Nasution menginstruksikan dinas terkait agar memperbaiki ja...
Pemkab Karawang minta kontraktor perbaiki jembatan baru yang amblas
Selasa, 18 Januari 2022 - 08:59 WIB
Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, meminta pertanggungjawaban kontraktor yang mengerjakan je...
TokoMall dan Ghozali bermitra ajak kreator konten lokal berkarya NFT
Selasa, 18 Januari 2022 - 07:23 WIB
Tokocrypto melalui plaform marketplace NFT (Non-Fungible Token), TokoMall bermitra dengan Sultan...
Reisa tegaskan vaksin booster tak akan buat masyarakat overdosis
Selasa, 18 Januari 2022 - 06:59 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru Reisa Broto Asmoro menegaskan...
Dekan FISIP Universitas Riau ditahan
Selasa, 18 Januari 2022 - 06:23 WIB
Dekan Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau Syafri Harto resmi ditahan oleh ke...
Kemkes: Sudah 119.992.852 warga divaksinasi COVID-19 dosis lengkap
Selasa, 18 Januari 2022 - 06:01 WIB
Kementerian Kesehatan RI melaporkan sebanyak 119.992.852 warga Indonesia telah mendapatkan dosis vak...
Reisa: Aturan pembatasan untuk 14 negara tak efektif lagi dijalankan
Selasa, 18 Januari 2022 - 00:23 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru Reisa Broto Asmoro mengatakan...
Sejumlah kawasan di Palembang kembali terendam banjir
Senin, 17 Januari 2022 - 23:47 WIB
Sejumlah kawasan pemukiman penduduk dan beberapa ruas jalan protokol di Kota Palembang, Sumatera Sel...
InfodariAnda (IdA)