Sepi kunjungan wisatawan, Pulau Tidung perlu icon baru  
Elshinta
Sabtu, 04 Desember 2021 - 12:36 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Sepi kunjungan wisatawan, Pulau Tidung perlu icon baru  
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - "Tidak ada lagi cinta di Jembatan Cinta Pulau Tidung Kepulauan Seribu". Kalimat ini merupakan bias dari turunnya jumlah kunjungan wisatawan selama tahun 2021 ini. Hal itu disebabkan dampak pandemi Covid-19 yang masih berlangsung yang melanda Indonesia sejak Maret 2020 lalu. 

Penurunan dan kurangnya wisatawan luar negeri maupun dalam negeri ini mengemuka dalam pertemuan Jumat (3/12) di Vila Nyiur Kampung Baru Pulau Tidung yang diadakan oleh Dinas UMKM Penprov DKI Jakarta dan tim sarpras dari SKSG UI dengan para pedagang UMKM di Kepulauan Tidung.

“Dengan adanya COVID ini kita susah, pengunjung berkurang dan akhirnya pendapatan kami pun yang sehari-hari bisa diandalkan juga berkurang. Kami butuh juga bantuan dalam menghadapi ini,” ujar Muhammad Saman pedagang buah kelapa dan juga kuliner ini.

Pernyataan itu disampaikan dalam pertemuan yang dibuka dengan penjelasan dari SKSG UI DR. Adipati kepada para pedagang di Kepulauan Tidung. 

Menghadapi sepinya wisatawan yang menjadi andalan dari pedagang UMKM di Pulau Tidung dibutuhkan inovasi yang menarik, sehingga dengan inovasi itu bisa solusi dari tumbuh kembangnya wisatawan di Pulau Tidung.

“Buat saja icon baru selain Jembatan Cinta yang sudah ada disini. Icon berupa permainan baru atau juga icon yang unik yang bisa mengundang wisatwan ke sini. Itu sangat kita harapkan sehingga kami tidak sepi lagi,” tuturnya.

Selain icon yang baru, mengenai kios yang ada di obyek wisata Pulau Tidung juga dibutuhkan perbaikan dari dari keadaan yang ada dan juga prasarana lainnya. Menurut Saman perbaikan kondisi sarana dan prasarana di obyek wisata ini tentunya akan menjadi nilai bagi kemajuan berjalannya wisata ini.

Sementara itu Masripah ibu penjual ikan yang hadir dalam pertemuan tersebut mengatakan bahwa dirinya meminta kepada Dinas UMKM untuk dapat memberikan bantuan dana bagi pedagang yang ada. Menurutnya hal itu diperlukan untuk penambahan modal mereka.

“Kami perlu modal pak. Kami juga membutuhkan dana. Kami memang sudah menerima bantuan dari Polres, tapi dari pihak UMKM belum. Malahan yang menerima bantuan justru pedagang yang bukan penduduk asli Pulau Tidung,” tegasmya.

Sementara menurut Kepala Seksi Usaha Informal Dinas PPKUKM mengatakn, bahwa bantuan bagi pedagang UMKM di Pulau Tidung yang merupakan penduduk asli akan diusahakan mendapatkan bantuan. “Saya kaget mendengar hal itu. Tapi kita akan usahakan bantuan tersebut,” jelasnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi elshinta.com, Sabtu (4/12). 

Menanggapi perbaikan sarana dan prasarana yang diutarakan sebelumnya, Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Dinas UMKM Penprov DKI Jakarta Adhitya Pratama mengatakan bahwa tersebut, pihak Dinas UMKM Penprov DKI Jakarta yang diwakili oleh Adhitya Pratama Kepala Seksi Sarana dan Prasarana UKM mengatakan prasarana dan sarana yang ada jika sudah diserahkan oleh Kementerian PUPR kepada Penprov melalui Dinas PPKUKM maka akan dioptimalisasi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sandiaga: Rest Area 229B bisa sediakan hotel jadi destinasi wisata
Minggu, 23 Januari 2022 - 12:37 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan Rest Area 229B Tol K...
Terpikat keindahan Pantai Kenawa bak kolam renang
Minggu, 16 Januari 2022 - 12:19 WIB
Jalan-jalan ke berbagai tempat di Nusa Tenggara Barat, pantai selalu menjadi destinasi yang banyak d...
Pemprov Sumut terus majukan Tangkahan dan Bukit Lawang menuju destinasi wisata dunia
Sabtu, 15 Januari 2022 - 14:07 WIB
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) intens mendukung kemajuan destinasi Bukit Lawang dan ...
Rekomendasi tempat menginap di dekat sirkuit Mandalika
Jumat, 14 Januari 2022 - 13:15 WIB
Penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2022 di Lombok, Nusa Tenggara Barat sudah di depan mata.
Enam wisata wajib dikunjungi saat nonton MotoGP Mandalika
Jumat, 14 Januari 2022 - 12:31 WIB
Usai diresmikan pada 12 November 2021 lalu, Sirkuit Mandalika yang terletak di Kabupaten Lombok teng...
Taman Alun-alun Cianjur dibuka kembali tanggal 11 Januari
Minggu, 09 Januari 2022 - 20:57 WIB
Taman Alun-alun Cianjur, Jawa Barat, kembali dibuka tanggal 11 Januari, setelah dua tahun ditutup ka...
Nikmati sensasi jalan `membelah` lautan menuju Pulau Bungin Sumbawa
Minggu, 09 Januari 2022 - 06:15 WIB
Pernah dengar kisah Nabi Musa AS, dengan mukjizatnya membelah laut untuk menyelamatkan umatnya?. Kir...
Lima `hidden gem` untuk liburan akhir pekan
Sabtu, 08 Januari 2022 - 15:47 WIB
Di awal tahun baru ini, mungkin Anda sudah membuat rencana liburan yang seru bersama keluarga. Lokas...
Desa wisata, `hidden gem` destinasi liburan di negeri sendiri
Minggu, 02 Januari 2022 - 14:11 WIB
Pemerintah sedang menggalakkan dan mempromosikan berbagai desa wisata di Indonesia sebagai destinasi...
Kawasan Kota Tua tutup saat malam Tahun Baru
Rabu, 29 Desember 2021 - 13:13 WIB
Pemerintah Kota Jakarta Barat menutup kawasan Kota Tua saat malam Tahun Baru pada 31 Desember 2021 h...
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
CRI