BWF tuai kritik karena jadwal turnamen yang padat

Elshinta
Sabtu, 04 Desember 2021 - 08:45 WIB |
BWF tuai kritik karena jadwal turnamen yang padat
Foto arsip - Pebulu tangkis ganda putra Denmark Mathias Boe (kanan) dan Carsten Mogensen bersiaga mengembalikan kok kepada Pasangan ganda putra India Manu Attri dan Reddy B. Sumeeth dalam babak kualifikasi grup Piala Sudirman 2017 di Carrara Sport and Leisure Centre, Queensland, Australia, Senin (22/5/2017). (ANTARA /Rosa Panggabean)

Elshinta.com - Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) menuai kritik seiring dengan bertambahnya pebulu tangkis yang bertumbangan dan mengundurkan diri dari tiga turnamen berturut-turut yang digelar di Bali, termasuk BWF World Tour Finals 2021.

Sebelum berangkat ke Bali, sejumlah pebulutangkis elite dunia tercatat menjalani tujuh turnamen sejak Piala Sudirman pada Oktober lalu. Kondisi ini belum pernah terjadi sebelumnya sepanjang kejuaraan bulu tangkis.

Hingga saat ini, tercatat ada delapan kasus pemain atau pasangan yang mundur serta enam kasus walkover di sepanjang tiga turnamen di Bali. Mereka adalah Lee Zii Jia (Malaysia), Kento Momota (Jepang), Anders Antonsen (Denmark), Shesar Hiren Rhustavito (Indonesia), Rasmus Gemke (Denmark), dan Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty (India).

Protes padatnya jadwal turnamen salah satunya disampaikan oleh mantan pebulu tangkis Denmark Mathias Boe melalui Twitter-nya @mathias.boe.

Dia bahkan menautkan tangkapan layar babak fase grup tunggal putra BWF World Tour Finals 2021 yang memperlihatkan jadwal pertandingan ketika Kento Momota dan Rasmus Gemke memutuskan mundur pada tengah pertandingan.
 

“Apa yang seharusnya menjadi pesta bulu tangkis bagi para penggemar malah berakhir seperti lelucon,” cuit Boe.

“BWF, apa yang kalian dapatkan dari menuntut para pemain bertanding dalam turnamen yang digelar selama tiga bulan berturut-turut? Apakah kalian peduli terhadap kondisi para pemain? Tidak.” kata dia dalam unggahan yang sama.

Ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon juga sempat mengeluhkan kondisi serupa. Dia mengakui jadwal turnamen superpadat ini memang melelahkan, tetapi tetap menyenangkan baginya.

“Memang pertandingan sangat banyak dan beruntun ya, tapi kami tidak menyalahkan siapa pun dengan kondisi ini. Tapi kami bersyukur karena BWF bisa membuat ajang meski masih banyak pembatasan di mana-mana," kata dia usai menjalani pertandingan Indonesia Open 2021.

“Bersyukur saja karena masih ada turnamen dan memang ini pekerjaan yang kami senangi, kami nikmati. Pasti capek, tapi semua juga mengalami kondisi ini. Kami tidak mau tertekan dan nikmati saja," kata Marcus menimpali.

Meski demikian, kelelahan dan kerja keras Kevin/Marcus akhirnya terbayar tuntas saat mereka kembali menjuarai Indonesia Open 2021 untuk ketiga kalinya berturut-turut.
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Kementerian ESDM dan Pemprov Babel gelar Gowes Go Green Bangka 2022
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 16:39 WIB

Kementerian ESDM dan Pemprov Babel gelar Gowes Go Green Bangka 2022

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka ...
Sambut HUT ke-74 Polwan, Polres Salatiga gelar olahraga bersama
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 13:34 WIB

Sambut HUT ke-74 Polwan, Polres Salatiga gelar olahraga bersama

Dalam rangka memperingati Hari Jadi Polwan ke-74 tahun 2022, Polwan Polres Salatiga, Jawa Tengah  m...
Peringati HUT ke-77 RI, 2.200 orang ikuti senam massal di Tegal
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 13:26 WIB

Peringati HUT ke-77 RI, 2.200 orang ikuti senam massal di Tegal

Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan ke 77 RI tahun 2022, Gerakan Organisasi Wanita Kota Tegal ...
Pembukaan Piala Presiden Esports 2022 tampilkan kemegahan
Rabu, 10 Agustus 2022 - 22:14 WIB

Pembukaan Piala Presiden Esports 2022 tampilkan kemegahan

Seremoni pembukaan atau Kick Off Piala Presiden Esports (PPE) 2022 berlangsung megah.
Dispora Bogor targetkan 2.000 orang ikut `Bogor Challenge 11K 2022`
Rabu, 10 Agustus 2022 - 19:25 WIB

Dispora Bogor targetkan 2.000 orang ikut `Bogor Challenge 11K 2022`

Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menargetkan kegiatan \"Bogor Challe...
Indonesia raih satu perak di Kejuaraan Dunia Running Target 2022
Rabu, 10 Agustus 2022 - 08:47 WIB

Indonesia raih satu perak di Kejuaraan Dunia Running Target 2022

Indonesia membawa pulang satu medali perak yang diperoleh Nourma Try Indriani dalam Kejuaraan Dunia ...
Safira Dwi Meilani, pesilat juara dunia disambut di Pendopo Kudus
Senin, 08 Agustus 2022 - 20:23 WIB

Safira Dwi Meilani, pesilat juara dunia disambut di Pendopo Kudus

Bangga begitulah ungkapan yang disampaikan oleh Bupati Hartopo saat menyambut Safira Dwi Meilani di ...
Bandara Adi Soemarmo berangkatkan para atlet usai penutupan ASEAN Para Games 2022 
Senin, 08 Agustus 2022 - 18:38 WIB

Bandara Adi Soemarmo berangkatkan para atlet usai penutupan ASEAN Para Games 2022 

Direktur Operasi Angkasa Pura I dan General Manager Bandara Internasional Adi Soemarmo  Boyolali, J...
Pemkab Kudus berikan bonus peraih emas kejuaraan dunia pencak silat
Senin, 08 Agustus 2022 - 12:10 WIB

Pemkab Kudus berikan bonus peraih emas kejuaraan dunia pencak silat

Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, memberikan bonus sebesar Rp40 juta kepada Safira Dwi Meila...
Ajang sepeda GFNY kembali digelar di Bali demi bangkitkan pariwisata
Senin, 08 Agustus 2022 - 09:35 WIB

Ajang sepeda GFNY kembali digelar di Bali demi bangkitkan pariwisata

Ajang maraton sepeda internasional Gran Fondo New York (GFNY) kembali digelar di Bali, Minggu, guna ...

InfodariAnda (IdA)