Kemnaker ingatkan CPMI jangan berniat cari suami di negara penempatan

Elshinta
Jumat, 03 Desember 2021 - 23:11 WIB |
Kemnaker ingatkan CPMI jangan berniat cari suami di negara penempatan
Koordinator Bidang Pembinaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Yusuf Setiawan, memberikan pemahaman kepada 150 calon pekerja migran Indonesia (CPMI) perempuan yang mengikuti pelatihan keterampilan dan bahasa di Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) Lombok Mandiri Jumat (3/12/2021). ANTARA/Awaludin

Elshinta.com - Koordinator Bidang Pembinaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Yusuf Setiawan mengingatkan para calon pekerja migran Indonesia (CPMI) jangan berniat mencari suami di negara penempatan karena berisiko mendapatkan masalah.

"Jangan bercita-cita jadi isteri kedua, konsentrasi cari uang bukan cari suami," kata Yusuf di hadapan sebanyak 150 CPMI perempuan yang mengikuti pelatihan keterampilan dan bahasa di Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) Lombok Mandiri, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat.

Ia mengingatkan para CPMI perempuan karena tidak menutup kemungkinan bisa muncul perasaan suka terhadap suami majikannya. Hal itu bisa membuat isteri majikannya cemburu sehingga melakukan tindak kekerasan.

Kasus kekerasan terhadap CPMI berupa penyetrikaan di bagian muka oleh isteri majikan pernah terjadi. Hal itu disebabkan kecemburuan karena suami terlihat dengan dengan asisten rumah tangganya.

"Kalau cita-cita berubah, siap-siap setrika akan nempel di muka. Itu pernah terjadi, disiksa oleh isteri majikan yang cemburu. Jadi ke sana (luar negeri) cari uang, jangan cari suami," ujar Yusuf.

Ia juga mengingatkan sebanyak 150 CPMI perempuan asal NTB yang akan berangkat ke Taiwan, dan Hong Kong, benar-benar melaksanakan niat untuk bekerja sesuai kontrak sehingga bisa mengumpulkan uang yang banyak untuk keluarganya hingga kembali ke kampung halaman.

"Jadi pada saat punya niat, laksanakan niat itu sesuai kontrak, kumpulkan uang banyak-banyak untuk jadi modal setelah kembali ke Lombok," ucapnya pula.

Yusuf juga mengapresiasi kebijakan Gubernur NTB H Zulkieflimansyah bahwa CPMI harus memiliki kompetensi dan keterampilan yang mumpuni, serta penguasaan bahasa yang bagus agar tidak mendapatkan masalah di negara penempatan.

"Pemerintah Provinsi NTB juga betul-betul berkomitmen memberantas para calo yang memberangkatkan CPMI secara nonsprosedural," katanya.

Sementara itu, Penanggung Jawab BLKLN Lombok Mandiri H Muhammadun sangat berterima kasih atas kunjungan pejabat dari Kemnaker, dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Tranmigrasi NTB, karena bisa menjadi motivasi bagi para CPMI perempuan yang akan bekerja di Taiwan, dan Hong Kong.

Ia mengatakan program pelatihan bagi 150 orang calon PMI perempuan tersebut dilakukan bekerja sama dengan PT Trias Insan Madani selaku Pelaksana Penempatan TKI Swasta (PPTKIS) yang akan memberangkatkan ke Taiwan.

"Sebanyak 150 calon PMI yang menjalani pelatihan berasal dari 10 kabupaten/kota di NTB," ujar Muhammadun.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Mendag lepas ekspor produk tekstil senilai 400 ribu dolar AS
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 20:39 WIB

Mendag lepas ekspor produk tekstil senilai 400 ribu dolar AS

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan melepas ekspor produk tekstil PT Kewalram di Sumedang, ...
Perluasan lahan tebu menuju terwujudnya swasembada gula
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 20:15 WIB

Perluasan lahan tebu menuju terwujudnya swasembada gula

Gula, satu dari sembilan kebutuhan pokok (sembako) yang tingkat konsumsinya terus meningkat, baik un...
Sambut HUT ke-77 RI, Pemkot Malang gelar beragam lomba
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 19:45 WIB

Sambut HUT ke-77 RI, Pemkot Malang gelar beragam lomba

Sebagai upaya menegakkan kedisiplinan dan kekompakan dalam rangka memperingati HUT ke 77 RI, Pemeri...
Pertamina imbau masyarakat mampu agar gunakan BBM non-subsidi
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 19:39 WIB

Pertamina imbau masyarakat mampu agar gunakan BBM non-subsidi

PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mengimbau kepada masyarakat yang tergolong mampu supaya...
Nielsen sebut belanja iklan meningkat tandai ekonomi mulai pulih
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 18:51 WIB

Nielsen sebut belanja iklan meningkat tandai ekonomi mulai pulih

Nielsen menyebutkan belanja iklan di semester pertama 2022 mengalami peningkatan menandai ekonomi da...
Menparekraf: Desa Wisata Undisan Bali bisa jadi inspirasi daerah lain
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 18:27 WIB

Menparekraf: Desa Wisata Undisan Bali bisa jadi inspirasi daerah lain

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyatakan pengelolaan daya tarik...
Melacak jejak badak jawa, sesulit mencegah kepunahan
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 17:51 WIB

Melacak jejak badak jawa, sesulit mencegah kepunahan

Harapan kembali merekah setelah 14 hari hanya menelusuri tanda-tanda tak bertuan. Harapan itu berupa...
BMKG: Sumsel berpotensi cerah berawan hingga hujan
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 17:27 WIB

BMKG: Sumsel berpotensi cerah berawan hingga hujan

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Sumatera Selatan memprakirakan wilayah s...
Menteri BUMN sebut isu dalam koleksi pameran arsip valid hingga kini
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 16:51 WIB

Menteri BUMN sebut isu dalam koleksi pameran arsip valid hingga kini

Menteri BUMN Erick Thohir menyebut isu-isu dalam beberapa koleksi pameran arsip dan mobil kepresiden...
Pemerhati satwa liar soroti KBS kembangkan Taman Komodo di Surabaya
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 16:11 WIB

Pemerhati satwa liar soroti KBS kembangkan Taman Komodo di Surabaya

Pegiat Konservasi dan Pemerhati Satwa Liar Singky Soewadji menyoroti rencana Perusahaan Daerah Taman...

InfodariAnda (IdA)