Bulog: Pendistribusian beras fortivit dilakukan secara bertahap
Elshinta
Jumat, 03 Desember 2021 - 17:47 WIB |
Bulog: Pendistribusian beras fortivit dilakukan secara bertahap
Direktur Human Capital Perum Bulog Purnomo Sinar Hadi (kanan) memberikan secara simbolis bantuan beras fortivit kepada seorang ibu di Kupang. ANTARA/Kornelis Kaha

Elshinta.com - Direktur Human Capital Perum Bulog, Purnomo Sinar Hadi mengatakan bahwa proses pendistribusian beras fortivit untuk menanggulangi kekerdilan (stunting) di Kabupaten Kupang dilakukan secara bertahap.

"Jadi ini memang programnya selama tiga bulan. Tetapi untuk pendistribusiannya dilakukan secara bertahap tiap bulan dengan melihat jumlah bayi penderita stunting di kabupaten Kupang," katanya di Kupang, Jumat.

Hal ini disampaikan saat meninjau pelaksanaan Program BULOG Peduli Gizi dengan pembagian secara simbolis 50 kilogram beras fortivit kepada anak-anak penderita kekerdilan di Kelurahan Naibonat, Kabupaten Kupang.

Beras Fortivit mengandung sedikit karbohidrat tetapi kaya akan kandungan mikronutrien seperti vitamin A, vitamin B1, B3, B6, B12, asam folat, zat besi dan seng (Zn).

Ia mengatakan bahwa secara keseluruhan akan ada lima ton beras fortivit yang akan dibagikan kepada masyarakat atau kepala keluarga yang anaknya menderita kekeridilan selama tiga bulan penuh.

Lima ton beras fortivit itu akan dibagikan kepada 382 balita bawah garis merah (BGM) yang memang sudah terdata di Kabupaten Kupang itu khususnya di kelurahan Naibonat dan Kecamatan Taebenu.

"Saya minta agar teman-teman dari Kanwil bisa segera mendistribusikan beras fortivit itu bagi 382 anak itu secara bertahap dan harus dilakukan secepatnya," ujar dia.

Hal ini karena memang sudah banyak anak yang membutuhkan beras bergizi itu, karena memang di NTT, khususnya di kabupaten Kupang adalah daerah dengan kasus kekerdilan cukup tinggi, yakni prevelensinya mencapai 22 persen.

Penyaluran beras Fortivit itu sebagai bentuk perhatian, dan kepedulian Perum Bulog Kanwil NTT untuk meningkatkan gizi masyarakat melalui program BULOG Peduli Gizi dengan menyalurkan Beras Fortivit dan melaksanakan edukasi pendampingan gizi kepada masyarakat di Kabupaten Kupang.

Program tersebut sudah berjalan untuk tahap kedua dan tahap pertama dilakukan di provinsi berbeda di Indonesia.

"Nantinya akan ada lagi tahap ketiga, dan sudah pasti di provinsi lain," ujar dia.

Ia pun berharap agar dengan adanya pemberian beras bergizi selama tiga bulan berturut-turut itu akan membantu memperbaiki gizi dari anak-anak di kabupaten Kupang.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Menteri Agama: Semua syarat perjalanan haji harus dipenuhi
Selasa, 17 Mei 2022 - 23:53 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menekankan bahwa semua syarat perjalanan haji yang ditetapkan oleh...
Tempat sakral masyarakat adat Kuri dirusak PT WS
Selasa, 17 Mei 2022 - 23:29 WIB
Pembukaan jalan untuk logging dan penebangan kayu oleh PT WS di kawasan hutan Dusner Distrik Kuri ...
Presiden Jokowi: Masyarakat boleh lepas masker di area terbuka
Selasa, 17 Mei 2022 - 23:05 WIB
Presiden  RI Joko Widodo mengatakan bahwa Pemerintah melonggarkan kebijakan pemakaian masker di ar...
Warga terdampak reaktivasi rel Tawang-Tanjung Emas terima santunan
Selasa, 17 Mei 2022 - 22:41 WIB
Sejumlah warga yang terdampak reaktivasi jalur kereta api rute Stasiun Tawang-Pelabuhan Tanjung Emas...
Pedagang sapi di Malang manfaatkan media sosial untuk berjualan
Selasa, 17 Mei 2022 - 22:29 WIB
Pedagang sapi yang ada di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur memanfaatkan media sosial untuk menju...
Kadin: Pengusaha mulai persiapkan produksi antisipasi lonjakan inflasi
Selasa, 17 Mei 2022 - 21:19 WIB
Wakil Kepala Badan Moneter Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Aviliani menilai saat ini pen...
Kelompok tani Banyumas optimistis penjualan sapi tidak terdampak PMK
Selasa, 17 Mei 2022 - 21:07 WIB
Kelompok Tani Ternak \"Cablaka\" Desa Datar, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, optimistis penjualan t...
Asosiasi pedagang ternak Cianjur jamin hewan ternak bebas PMK
Selasa, 17 Mei 2022 - 20:43 WIB
Asosiasi Pedagang Daging Domba Ayam dan Sapi (Apddas) Cianjur, Jawa Barat, menjamin hewan ternak yan...
Kemenag ingatkan calon haji Mataram segera lunasi BPIH
Selasa, 17 Mei 2022 - 19:31 WIB
Kantor Kementerian Agama Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengingatkan 401 calon haji asa...
Cegah PMK, Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa cek hewan ternak warga di Banda Baro
Selasa, 17 Mei 2022 - 16:24 WIB
Cegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK), Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa kompak melakukan pengec...
InfodariAnda (IdA)