Kominfo fokuskan sosialisasi pada masyarakat sambil rampungkan RUU PDP
Elshinta
Jumat, 03 Desember 2021 - 14:48 WIB |
Kominfo fokuskan sosialisasi pada masyarakat sambil rampungkan RUU PDP
Tenaga Ahli Menkominfo Bidang Komunikasi dan Media Massa Devie Rahmawati dalam acara media gathering bersama Kementerian Kominfo, Kamis (2/3/2021). (ANTARA/Livia Kristianti)

Elshinta.com - Tenaga Ahli Menkominfo Bidang Komunikasi dan Media Massa Devie Rahmawati menyebutkan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) tengah memfokuskan sosialisasi mengenai Rancangan Undang- Undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP) kepada masyarakat sejalan dengan proses merampungkan hal- hal yang kurang dalam RUU PDP bersama DPR RI.

Edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai RUU PDP dinilai penting agar ketika RUU itu ditetapkan sah serta dijadikan sebagai dasar hukum dalam bentuk Undang- Undang (UU) maka masyarakat bisa menyambut dan memanfaatkannya dengan baik.

“Jadi saat ini tahapan kami adalah sosialisasi kepada masyarakat soal RUU PDP, bersamaan dengan merampungkan dan menyempurnakan agar memastikan ketika itu menjadi UU masyarakat justru tidak kaget malah mendukung. Inilah yang kami sedang lakukan sosialisasi dan edukasi,” kata Devie di Bogor dikutip, Jumat.

Hingga kini pembahasan RUU PDP masih terus bergulir antara Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan Komisi I DPR RI.

Progres terbaru dari pembahasan rancangan tersebut adalah masih belum diputuskannya Lembaga Pengawas yang akan bertanggung jawab menangani perkara Perlindungan Data Pribadi itu.

Sejauh ini DPR RI ingin agar Lembaga Pengawas bisa berdiri secara independen, sementara disisi lain Kominfo berharap lembaga pengawas itu bisa berada di bawah naungannya agar memiliki peta jalan yang seirama dalam penanganan kasus- kasus pelanggaran privasi khususnya di ruang digital.

Meski terkesan belum mencapai kesepakatan, namun laporan terakhir menyebutkan sudah ada titik terang dan RUU PDP dalam tahap menuju finalisasi.

Devie pun menyebutkan Kementerian Kominfo terus menerus melakukan koordinasi yang baik dengan DPR RI agar RUU PDP bisa rampung secepatnya dan tidak perlu melangkahi tahun yang baru.

Dengan kondisi itu, Kementerian Kominfo ingin agar masyarakat bisa memahami dengan positif kehadiran dasar hukum tentang Perlindungan Data Pribadi itu.

“Jadi saat ini kita tengah berhadapan dengan bagaimana caranya agar berbagai peluang dan ketidaksempurnaan di dalam RUU PDP yang ada menjadi lebih sempit sehingga tidak perlu direvisi berulang kali. Kali ini dibutuhkan kami untuk duduk tenang, terima masukan warga. Sehingga ketika sudah sah diketok jadi UU tingkat kekurangannya itu sedikit. Inilah alasan kami fokus ke edukasi dan sosialisasi,” tutupnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polda Jatim bongkar kasus pengadaan alat kesehatan fiktif Rp30 miliar
Rabu, 26 Januari 2022 - 22:51 WIB
Unit I Subdit III Jatanras Direktorat Kriminal Umum Kepolisian Daerah Jawa Timur membongkar kasus pe...
Polres Indramayu bongkar jaringan penadah sepeda motor curian
Rabu, 26 Januari 2022 - 22:39 WIB
Kepolisian Resor (Polres) Indramayu, Jawa Barat, membongkar jaringan penadah sepeda motor curian den...
Satgas Madago Raya musnahkan puluhan detonator milik warga Poso
Rabu, 26 Januari 2022 - 22:15 WIB
Puluhan detonator milik warga Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, berinisial MT dimusnahkan oleh Satua...
KPK: Rekrutmen 61 jaksa mendesak untuk selesaikan berbagai perkara
Rabu, 26 Januari 2022 - 22:03 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut rekrutmen 61 jaksa sangat mendesak untuk menyelesaikan b...
Erick: Penuntasan kasus Jiwasraya beri solusi ke pihak yang dirugikan
Rabu, 26 Januari 2022 - 21:15 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan bahwa penuntasan kasus mega skandal Jiwasraya memberikan sol...
Kejagung: Ekstradisi permudah penanganan DPO Kejaksaan
Rabu, 26 Januari 2022 - 20:27 WIB
Kejaksaan Agung RI menyambut baik penandatanganan perjanjian ekstradisi antara pemerintah Indonesia ...
Kemenkeu benarkan satu pegawai DJKN palsukan surat aset jaminan BLBI
Rabu, 26 Januari 2022 - 19:15 WIB
Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Rionald Silaban membenarkan adanya satu orang...
Jaksa Agung RI: Perlu kaji ulang frasa `pengulangan tindak pidana`
Rabu, 26 Januari 2022 - 18:51 WIB
Jaksa Agung Republik Indonesia Sanitiar Burhanuddin mengatakan bahwa para pembentuk undang-undang da...
KPK supervisi kasus dugaan korupsi pekerjaan konstruksi di Lampung
Rabu, 26 Januari 2022 - 18:27 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan supervisi penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi...
KSDA Sumut selamatkan satwa dilindungi di rumah Bupati Langkat
Rabu, 26 Januari 2022 - 18:15 WIB
Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Sumatera Utara menyelamatkan satwa liar yang dilindun...
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
CRI