Kompolnas terima 3.701 aduan masyarakat terhadap Polri
Elshinta
Jumat, 03 Desember 2021 - 13:39 WIB |
Kompolnas terima 3.701 aduan masyarakat terhadap Polri
Tangkapan layar, Ketua Harian Kompolnas Benny Joshua Mamoto memberikan paparan dalam acara Apel Kasatwil Polri 2021 disiarkan secara langsung kanal YouTube Divisi Humas Polri dari Bali, Jumat (3/12/2021). ANTARA/Laily Rahmawaty

Elshinta.com - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) selama periode Januari-November 2021 menerima 3.701 aduan masyarakat terkait kinerja kepolisian, jumlah aduan tersebut meningkat dari tahun sebelumnya.

Ketua Harian Kompolnas Bennt Joshua Mamoto menyebutkan, periode Januari-Desember 2020, jumlah aduan masyarakat terhadap Polri sebanyak 1.610 aduan.

"Tren aduan naik, periode Januari-November 2021 ada 3.701 aduan," kata Benny dalam Apel Kasatwil 2021 di Bali, yang disiarkan dalam kanal YouTube Divisi Humas Polri, Jumat.

Benny membeberkan, data aduan tersebut yang paling mendominasi adalah bidang reserse. Yakni, menyangkut proses lidik dan sidik, baik ketika turun ke tempat kejadian perkara, pemeriksaan, penahanan dan kemudian penyitaan serta penggeledahan dan sebagainya.

Selama periode di atas, aduan bidang reserse sebanyak 493 aduan, disusul reserse khusus 54 dan reserse narkoba 11 aduan.

"Reserse umum paling tinggi, kemudian reserse khusus dan reserse narkoba," katanya menerangkan.



Adapun jenis aduannya, kata Benny, seperti pengaduan pelayanan buruk, penyalahgunaan wewenang, diskriminasi, korupsi dan diskresi keliru. "Dari aduan tersebut, saya melihat kelemahannya adalah di komunikasi," tutur Benny.

Menurut Benny, bagaimana penyidik berkomunikasi dengan pelapor, bagaimana penyidik berkomunikasi dengan tersangka, atau pengacara menjadi penting. Ketika terbangun komunikasi yang baik dan sikap netral yang ditunjukkan oleh penyidik, maka aduan masyarakat tidak akan muncul.

Tapi karena penyidik susah dihubungi, lanjut Benny, penyidik acuh tak acuh, kemudian diminta informasi tidak diberikan, tidak memberikan SP2HP, hal itulah yang memunculkan aduan-aduan kepada Kompolnas.

Benny mengakui, tidak semua aduan yang diterima Kompolnas benar dan memenuhi syarat, namun Kompolnas mencoba mengakomodir aduan dan saran dari masyarakat yang data keseluruhannya selama periode Januari-November 2021 mencapai 5.311 surat dan keluhan masyarakat (SKM).

Dari 5.311 SKM tersebut, yang memenuhi syarat sebanyak 3.671 SKM, di mana keluhan yang dikirimkan langsung sebanyak 1.019 dan lewat tembusan 1.630. Sisanya, saran, ucapan terimakasih dan surat Polri.

"Kami juga waspadai adanya motif lain dimana aduan ini semata-mata untuk menekan penyidik kami waspadai," ujarnya.

Dalam pengarahannya, Benny menyanpaikan, Kompolnas hadir untuk mendorong terwujudnya Polri yang profesional dan mandiri. Ia juga merekomendasikan agar Polri perlu mengoptimalkan pengawasan internal dan eksternal.

"Yang lebih penting adalah pengawasan atasan langsung, inilah yang menurut kami penting, karena dialah (atasan) yang lebih tau apa yang terhadi di bawahnya," kata Benny.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KPK amankan dokumen aliran uang terkait kasus di Buru Selatan
Senin, 24 Januari 2022 - 09:11 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan dokumen aliran sejumlah uang dan barang elektronik da...
Warga somasi Bupati Kebumen terkait perubahan nama jalan
Senin, 24 Januari 2022 - 08:35 WIB
Pasangan suami istri Achmad Marzoeki dan Yuniati Zainul Khasanah warga Kebumen, Jawa tengah, menyamp...
Polisi selidiki kasus tewasnya lima buruh kopra di dalam kapal
Senin, 24 Januari 2022 - 00:11 WIB
Kepolisian Jambi saat ini masih terus melalukan penyelidikan atas kasus tewasnya lima orang buruh ko...
IDI jadwalkan sidang etik dokter yang suntikan vaksin kosong di Medan
Minggu, 23 Januari 2022 - 23:59 WIB
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Medan, Sumatera Utara sedang menyiapkan sidang etik terhadap ok...
KNKT: Panjang sasis dan sumbu roda ditambah
Minggu, 23 Januari 2022 - 20:59 WIB
Dari penyelidikan Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) atas kecelakaan yang menyebabkan 4...
Kapolda tegaskan Kapolrestabes Medan tak terbukti terima suap  
Minggu, 23 Januari 2022 - 09:57 WIB
Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol RZ Panca Putra menegaskan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Ri...
Polisi ringkus pembobol agen BRI Link di Rokan Hilir
Minggu, 23 Januari 2022 - 09:23 WIB
Aparat Polsek Kubu dibantu tim dari Kepolisian Resor Rokan Hilir (Rohil), Provinsi Riau, menangkap k...
Polresta Padang razia khusus tindak pengguna knalpot bising
Minggu, 23 Januari 2022 - 07:47 WIB
Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Padang, Sumatera Barat menggelar razia khusus yang menyasar...
Polisi tangkap kakek tersangka asusila terhadap anak di Tasikmalaya
Minggu, 23 Januari 2022 - 07:35 WIB
Kepolisian Resor Tasikmalaya Kota menangkap seorang kakek yang dilaporkan telah berbuat asusila terh...
 Palsukan bon minyak Rp7,3 miliar, Kejatisu amankan manager PT TPS
Sabtu, 22 Januari 2022 - 19:22 WIB
Tim Tabur Kejatisu mengamankan  Mantan Manager PT Putra Tunas Sejati (TPS) Meilani (52) yang merup...
InfodariAnda (IdA)