Petani di Kotabaru resah karena harga pupuk naik
Elshinta
Jumat, 03 Desember 2021 - 08:15 WIB |
Petani di Kotabaru resah karena harga pupuk naik
Salah satu pabrik pupuk milik PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk. ANTARA/HO-SAMF. (antaranewskalsel.com/ist)

Elshinta.com - Sejumlah petani di Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) akhir-akhir ini mulai resah, karena harga pupuk terus melonjak di saat petani membutuhkan.

"Akibat naiknya harga pupuk, tidak semua petani di sini mampu membeli pupuk sehingga tanamannya dibiarkan," kata seorang petani di Kotabaru, Abu Bakar, Kamis.

Dia menjelaskan biasanya pupuk jenis urea nonsubsidi seharga Rp330.000 per zak, namun saat ini nak menjadi Rp525.000 per zak isi 50 kg.

Pupuk jenis KCL biasanya seharga kisaran Rp250.000 per zak, kini naik menjadi Rp385.000 per zak isi 50 kg.

Selain dua jenis pupuk tersebut yang naik, masih ada beberapa jenis pupuk yang banyak dibutuhkan petani, juga naik harganya.

Akibat naiknya harga pupuk tersebut, kata dia, tanaman yang biasanya mendapatkan pemupukan setiap batang tanaman kelapa sawit 1 kg, kini terpaksa dikurangi menjadi 0,5 kg.

Hal yang sama juga dirasakan oleh petani asal Kelumpang Hulu, Sugeng, dan sejumlah petani yang lainnya. Mereka terpaksa menyesuaikan dengan keuangan keluarga.

Selain masalah naiknya harga pupuk, petani juga dihadakapn pada kelangkaan jenis pupuk tertentu.

Mereka khawatir, apabila pemupukan dikurangi akan berdampak pada berkurangnya hasil Tandan Buah Segar (TBS) sawit.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Keluarkan vaksin tanpa SOP, pejabat Dinkes Sumut dituntut 18 bulan penjara
Selasa, 18 Januari 2022 - 15:15 WIB
Tuntutan yang dibacakan Penuntut Tipikor Kejatisu, Hendri Edison Sipahutar ini juga menjatuhkan pida...
Apa Itu ebupot unifikasi unifikasi dan apa saja fungsinya? Berikut ulasannya
Selasa, 18 Januari 2022 - 15:01 WIB
Instansi pemerintah wajib memotong/memungut pajak penghasilan (PPh) yang terutang atas setiap pembay...
Tanggap bencana banjir, Pertamina gas salurkan bantuan ke Aceh Timur
Selasa, 18 Januari 2022 - 14:47 WIB
Curah hujan yang tinggi di awal tahun 2022 mengakibatkan banjir di 31 kecamatan di tujuh kabupaten/k...
Mengenal Software Akuntansi: Pengertian, Manfaatnya dan Tips Memilihnya
Selasa, 18 Januari 2022 - 14:28 WIB
Keberadaan software akuntansi terbukti menjadi solusi bagi perusahaan dalam melakukan pengelolaan at...
Garuda Indonesia gelar `Wisata Nusantara` untuk dukung pariwisata
Selasa, 18 Januari 2022 - 13:37 WIB
Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia menggelar program “Wisata Nusantara”, yang merupa...
 Orang tua di Papua banyak takut anaknya divaksin Covid-19
Selasa, 18 Januari 2022 - 11:44 WIB
Vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun mulai dilakukan di seluruh daerah di Indonesia bekerja...
Kapal Pinisi dan Pelni jadi hotel terapung dukung MotoGP Mandalika
Selasa, 18 Januari 2022 - 10:38 WIB
Deputi I Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Febry Calvin Tetelepta mengatakan pemerintah mendatangkan ka...
Wali Kota Medan instruksikan perbaikan jalan di pinggir Sungai Denai
Selasa, 18 Januari 2022 - 09:23 WIB
 Wali Kota Medan, Sumatera Utara, Bobby Nasution menginstruksikan dinas terkait agar memperbaiki ja...
Pemkab Karawang minta kontraktor perbaiki jembatan baru yang amblas
Selasa, 18 Januari 2022 - 08:59 WIB
Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, meminta pertanggungjawaban kontraktor yang mengerjakan je...
TokoMall dan Ghozali bermitra ajak kreator konten lokal berkarya NFT
Selasa, 18 Januari 2022 - 07:23 WIB
Tokocrypto melalui plaform marketplace NFT (Non-Fungible Token), TokoMall bermitra dengan Sultan...
InfodariAnda (IdA)