Pemprov Sulsel sambut baik peluang kerja ke Jepang bagi lulusan SMK
Elshinta
Jumat, 03 Desember 2021 - 06:45 WIB |
Pemprov Sulsel sambut baik peluang kerja ke Jepang bagi lulusan SMK
Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaeman bersama Direktur Utama PT IKI Diana Rosa di Makassar, Kamis (2/12/2021). ANTARA Foto/HO-Humas Pemprov Sulsel

Elshinta.com - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyambut baik peluang dari PT Industri Kapal Indonesia (IKI) Persero yang akan merekrut lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk siap bekerja di Jepang.

"Alhamdulillah, ini merupakan kabar baik untuk menjadi peluang bagi para anak-anak kami lulusan SMK di Sulawesi Selatan," ujar Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman di Makassar, Kamis (2/12).

Melalui PT IKI bekerja sama dengan ASEAN Nagoya Club (ANC) Japan, yang merupakan suatu asosiasi perusahaan Jepang dengan komitmen kerja sama di bidang akademik dan pengembangan karir di Jepang, berpeluang merekrut sekitar 10 ribu lulusan SMK.

Menurut Andi Sudirman, kerja sama ini sebagai sinergitas Pemprov Sulsel bersama perusahaan berpelat merah tersebut.

"Ini sebagai kontribusi kepada pemprov bahwa PT IKI melalui kesempatan sama telah berkomitmen untuk memberi peluang bekerja ke Jepang kepada anak-anak lulusan SMK dengan peluang sebanyak 10 ribu. Kita tentu berharap banyak anak-anak dari Sulsel," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT IKI Diana Rosa bercerita beberapa waktu lalu pihaknya sempat berdiskusi dengan Mardiansyah Mardis dan Indra Kesuma Nasution (ANC Japan) bersama Causa Iman Karana (Kepala BI Sulsel) di kantor Bank Indonesia, yang mana sebelumnya, Causa Iman Karana merupakan kepala BI Tokyo.

Diana menyampaikan bahwa banyak peluang untuk anak-anak Indonesia bekerja di Jepang, karena di negara itu penduduknya sedikit, sehingga mereka membutuhkan banyak tenaga kerja.

"Oleh karena itu ada asosiasi yang sudah diakui oleh kementerian tenaga kerja Jepang (ANC Japan) untuk membantu mencari anak-anak Indonesia yang mau berkembang dan berkarir di Jepang," ujarnya.

Ia menjelaskan 10 ribu pekerja itu terbagi dalam 14 sektor, di antaranya perhotelan, industri permesinan, industri mobil, pertanian dan perkapalan. Mereka nantinya akan menjalani kursus bahasa Jepang selama enam bulan dan menjalani tes sebelum berangkat ke Negeri Sakura itu.

"Jadi yang lulus bahasa dan tesnya akan diberi peluang bekerja di Jepang. Untuk visa maupun tiket nanti akan dibiayai oleh ANC Japan," katanya.

Dengan peluang ini, kata Rosa, akan mengurangi tingkat pengangguran bagi pemuda lulusan SMK, dengan gaji yang disiapkan berkisar Rp 28 juta per bulan. Bukan hanya untuk yang baru lulus, namun bisa juga untuk lulusan dua atau tiga tahun lalu.

"Sebanyak 10 ribu anak-anak lulusan SMK dibutuhkan di Jepang untuk Tahun 2022. Ini terbuka untuk seluruh anak-anak di Indonesia. Sebagai lulusan SMK itu, harus siap untuk bekerja," ujarnya.

Diana mengaku bersyukur mendapat dukungan dari Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

"Harapan kami, kami sebagai salah satu perusahaan BUMN bisa membuktikan bahwa BUMN untuk Indonesia bisa memberikan sumbangsih bagi Sulawesi Selatan. Keinginan kami murni hanya ingin anak-anak bangsa ini lebih maju," ujarnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dinkes Bandung catat lima orang positif hasil pelacakan omicron
Rabu, 26 Januari 2022 - 23:27 WIB
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Jawa Barat, mencatat ada lima orang terkonfirmasi positif COV...
Mukomuko kehabisan stok logistik untuk korban bencana
Rabu, 26 Januari 2022 - 23:03 WIB
Dinas Sosial Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, saat ini kehabisan stok logistik penyangga atau ...
Erick Thohir: Kasus Garuda bukan sekedar pesawat melainkan ekosistem
Rabu, 26 Januari 2022 - 22:27 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan bahwa kasus Garuda Indonesia bukan sekedar pesawat melainkan...
Produksi ikan di Agam meningkat 11.904,67 ton pada 2021
Rabu, 26 Januari 2022 - 21:51 WIB
Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Agam, Sumatera Barat menyebutkan produksi ikan air ta...
Yogyakarta mendorong masyarakat mengelola sampah secara mandiri
Rabu, 26 Januari 2022 - 21:39 WIB
Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta meminta fasilitator yang ada di setiap kelurahan memotivasi d...
OJK larang lembaga jasa keuangan di Sulteng perdagangkan aset kripto
Rabu, 26 Januari 2022 - 20:39 WIB
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Gamal Abdul Kahar menegaskan ...
Kinerja Garuda Maintenance Facility diprediksi positif tahun ini
Rabu, 26 Januari 2022 - 20:03 WIB
Kinerja PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) diprediksi positif pada 2022 seiring mul...
Kasus penyalahgunaan JKN dan BOK di Purwakarta ditingkatkan ke penyidikan
Rabu, 26 Januari 2022 - 17:44 WIB
Proses hukum kasus dugaan penyalaggunaan Dana Jasa Pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)  dan ...
Luhut: Indonesia tak ingin lagi jadi `feeder` angkutan laut
Rabu, 26 Januari 2022 - 17:39 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Indonesia ti...
Kemenkeu alokasikan SBSN untuk 880 proyek 2022 Rp29,53 triliun
Rabu, 26 Januari 2022 - 17:15 WIB
Kementerian Keuangan mengalokasikan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sebesar Rp29,53 triliun unt...
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
CRI