Polda Jabar bekuk pembobol uang koperasi dan curi identitas
Elshinta
Kamis, 02 Desember 2021 - 21:59 WIB |
Polda Jabar bekuk pembobol uang koperasi dan curi identitas
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar Kombes Pol Arief Rachman. ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi

Elshinta.com - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Barat (Jabar) membekuk pelaku yang membobol uang dari sebuah koperasi dan memperjualbelikan identitas nasabah hingga meraup uang miliaran rupiah.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar Kombes Pol Arief Rachman mengatakan dalam kasus tersebut ada dua orang yang ditangkap, yakni berinisial MR dan MF. Adapun koperasi yang menjadi korban yakni koperasi berinisial SMS.

"Kerugian ditaksir hingga miliaran rupiah, dan yang baru berhasil didatakan Rp316 juta dari satu laporan polisi," kata Arief, di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Kamis.

Menurutnya kasus tersebut terungkap bermula dari adanya laporan kepolisian. Dari laporan tersebut, selanjutnya polisi melakukan sejumlah penyelidikan lalu menemukan adanya praktik penjualan data anggota koperasi atau nasabah.

"Kemudian melakukan penyelidikan lanjutan dan didapatkan alamat yang diduga tersangka di Palembang, Sumatera Selatan," katanya lagi.

Setelah ditangkap, salah satu tersangka yakni MR mengaku telah melakukan aktivasi aplikasi koperasi simpan pinjam tersebut dengan mengatasnamakan anggota koperasi.

Dalam aksinya, MR dibantu oleh MF yang merupakan narapidana dan tengah mendekam di Lapas Serong, Banyuasin. MF juga berperan melakukan pencurian data dan pembobolan dana nasabah koperasi.

"Dia (MF) di dalam bekerja sama dengan yang di luar yang berhasil kami tangkap," katanya pula.

Sejauh ini, pihak kepolisian, kata dia, masih melakukan pendalaman hingga penyidikan guna menentukan pasal yang bakal disangkakan kepada dua pelaku tersebut.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Mantan Dirjen Kemendagri dikonfirmasi soal pengajuan dana PEN
Kamis, 20 Januari 2022 - 14:00 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi mantan Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemen...
KPK sita dokumen proyek geledah Kantor Bupati Buru Selatan
Kamis, 20 Januari 2022 - 13:49 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita dan menyimpan dokumen beberapa proyek pekerjaan dari peng...
Ginting: Hanya satu ruangan hakim yang disegel KPK
Kamis, 20 Januari 2022 - 11:47 WIB
Humas Pengadilan Negeri Surabaya Martin Ginting mengatakan hanya ada satu ruangan hakim di lantai em...
KPK limpahkan berkas perkara dua korporasi dalam kasus Dermaga Sabang
Kamis, 20 Januari 2022 - 11:00 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas perkara terdakwa korporasi PT Nindya Karya (Pe...
KPK lakukan OTT dugaan suap perkara di Pengadilan Negeri Surabaya
Kamis, 20 Januari 2022 - 10:49 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Surabaya, Jawa Tim...
Bupati Langkat yang ditetapkan tersangka miliki kekayaan Rp85 miliar
Kamis, 20 Januari 2022 - 09:43 WIB
Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin (TRP) yang baru ditetapkan sebagai tersangka oleh Komis...
KPK: tiga OTT di awal tahun harusnya berikan efek jera
Kamis, 20 Januari 2022 - 08:59 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan tiga operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan pada ...
KPK tetapkan Bupati Langkat sebagai tersangka
Kamis, 20 Januari 2022 - 08:23 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin (TRP) bes...
Polresta Denpasar ungkap penyebab WN Inggris bunuh diri di Bali
Kamis, 20 Januari 2022 - 08:11 WIB
Polresta Denpasar, Bali, mengungkap penyebab warga negara Inggris bunuh diri di sebuah rumah yang be...
Kejagung periksa dua manajer PT DNK terkait korupsi Satelit Kemhan
Kamis, 20 Januari 2022 - 06:45 WIB
Tim Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Rabu, kembali melakukan pemeriks...
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
CRI