Dua atlet para-tenis meja jadi andalan Indonesia pada AYPG 2021
Elshinta
Kamis, 02 Desember 2021 - 13:47 WIB |
Dua atlet para-tenis meja jadi andalan Indonesia pada AYPG 2021
Suasana latihan wakil Indonesia pada cabang olahraga para-tenis meja dalam gelaran Asian Youth Para Games (AYPG) di Manamah, Bahrain, 2-6 Desember 2021. (ANTARA/HO-NPC Indonesia)

Elshinta.com - Indonesia mengandalkan dua atlet yakni Faisatul Iksan dan Hilmi Azizi untuk mendulang medali pada cabang olahraga para-tenis meja Asian Youth Para Games (AYPG) di Manamah, Bahrain, 2-6 Desember 2021.

Pelatih para-tenis meja Indonesia, Dhiki Agtri Dwi Santoso, mengatakan Faisal, sapaan akrab Faisatul Iksan dan Hilmi adalah atlet yang sudah pernah tampil pada gelaran AYPG 2017 di Dubai, Uni Emirat Arab.

Dengan pengalaman tersebut, keduanya pun diharapkan bisa mendulang medali perunggu pada nomor beregu putra TT9. Sementara Faisal juga diharapkan bisa membawa pulang medali yang sama pada nomor tunggal putra TT9.

"Saya berharap Faisal dan Hilmi bisa menyumbang medali bagi Indonesia," kata Dhiki dalam pernyataan resminya, Kamis.

Secara keseluruhan, Indonesia mengirim tujuh atlet para-tenis meja. Selain Faisal dan Hilmi, sisanya adalah debutan yakni, Rifki Mamunudin (TT8), Muhammad Dicky Ferdiansyah (TT10), Cici Juliani (TT10), Siti Fadhillah (TT7), dan Imas Yuniar TT9. Semua atlet tersebut siap bertanding dan dinyatakan lolos klasifikasi.

"Bagi atlet yang baru pertama kali ikut AYPG, ajang ini menjadi salah satu sarana bagi mereka untuk merasakan atmosfer pertandingan di level internasional," kata Dhiki menambahkan.

Dalam kesempatan ini, Dhiki mengungkapkan semua atlet terus melakukan pemantapan latihan setelah sebelumnya melakukan adaptasi cuaca.

Ketika mendarat di Manamah pada Jumat (26/11), beberapa atlet sedikit terkendala dengan cuaca di Bahrain. Selain itu perbedaan waktu empat jam dengan Solo juga mempengaruhi jam istirahat atlet.

"Saat tiba di Bahrain, atlet harus membutuhkan waktu sekitar dua hari untuk beradaptasi dengan suhu di sini. Selain itu, mereka juga harus menyesuaikan dengan jam tidur pada waktu malam hari karena perbedaan waktu antara Bahrain dengan Indonesia cukup jauh," kata Dhiki.

Percepatan adaptasi atlet, bisa terlaksana dengan baik berkat kerja sama antar pelatih, ofisial dan atlet. "Supaya atlet bisa cepat istirahat dan bisa bangun pada pagi hari, kami akhirnya mewajibkan setiap atlet harus tidur pada jam sembilan malam supaya bisa bangun pagi untuk salat subuh. Setelah itu mereka mempersiapkan diri untuk latihan," pungkas Dhiki.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Aflah Fadlan pecahkan dua rekornas di Kejuaraan Dunia Renang 25m 2021
Selasa, 21 Desember 2021 - 12:47 WIB
Perenang Indonesia Aflah Fadlan Prawira membuat memecahkan dua rekor nasional (rekornas) masing-masi...
Langgar tradisi, pembukaan Olimpiade Paris 2024 tidak lagi di stadion
Selasa, 14 Desember 2021 - 07:45 WIB
Upacara pembukaan Olimpiade Paris pada 26 Juli 2024, akan mengambil tempat di Sungai Seine, melangga...
Rusia pamerkan seragam tanpa bendera untuk Olimpiade Beijing
Sabtu, 11 Desember 2021 - 12:41 WIB
Rusia meluncurkan seragam tim nasional untuk Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 yang didesain tanpa...
Australia ikuti langkah AS boikot Olimpiade Beijing
Rabu, 08 Desember 2021 - 11:59 WIB
Perdana Menteri Scott Morrison mengatakan Australia tidak akan mengirim pejabat ke Olimpiade musim d...
Dua atlet para-tenis meja jadi andalan Indonesia pada AYPG 2021
Kamis, 02 Desember 2021 - 13:47 WIB
Indonesia mengandalkan dua atlet yakni Faisatul Iksan dan Hilmi Azizi untuk mendulang medali pada ca...
Raducanu pukau penonton di Royal Albert Hall
Senin, 29 November 2021 - 11:23 WIB
Royal Albert Hall London memberikan panggung untuk penampilan pertama petenis remaja yang menjadi se...
Syuci Indriani gagal pertajam rekornas pada Peparnas Papua
Kamis, 11 November 2021 - 17:47 WIB
Perenang elite dari Riau Syuci Indriani belum berhasil mempertajam rekor nasional atas namanya sendi...
Jateng sementara memimpin medali para-atletik Peparnas Papua
Rabu, 10 November 2021 - 13:21 WIB
Provinsi Jawa Tengah memimpin sementara perolehan medali cabang olahraga para-atletik pada Pekan Par...
David Jacobs: Olahraga disabilitas makin populer
Selasa, 09 November 2021 - 14:11 WIB
Atlet elite tenis meja DKI Jakarta David Jacobs mengatakan olahraga disabilitas makin populer dan be...
Pemecahan rekornas renang menghiasi lomba hari kedua Peparnas Papua
Selasa, 09 November 2021 - 12:30 WIB
Sejumlah rekor nasional (rekornas) dalam cabang olahraga renang Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas)...
InfodariAnda (IdA)