Karyawati Alibaba korban pelecehan disidang kasus pencemaran nama baik
Elshinta
Kamis, 02 Desember 2021 - 12:23 WIB |
Karyawati Alibaba korban pelecehan disidang kasus pencemaran nama baik
Seorang pria berjalan di depan gedung Alibaba Group di Beijing, China, Agustus 2021. ANTARA/REUTERS

Elshinta.com - Seorang karyawati raksasa e-dagang China Alibaba yang mengaku mengalami pelecehan seksual oleh atasannya saat perjalanan dinas ke luar kota akhirnya disidangkan dalam kasus pencemaran nama baik.

Pengadilan Distrik Yuhang, Kota Hangzhou, Provinsi Zhejiang, Rabu (1/12), menyidangkan perkara tersebut dengan terdakwa perempuan bermarga Zhou.

Pihak penggugat Li Yonghe, yang merupakan mantan Direktur Retail Antar-Kota Alibaba, juga hadir dalam sidang tersebut, tulis kanal berita The Paper, Kamis.

Dalam kasus pelecehan seksual pada Agustus lalu, Zhou mengungkapkan bahwa Li sebagai pimpinan staf di Alibaba mengetahui insiden itu namun tidak melakukan tindakan apa pun.

Pihak Alibaba dalam pernyataannya kemudian menganggap Li bersalah dan memintanya mengundurkan diri dari jabatannya.

Namun dalam gugatan balik, Li menuduh Zhou memublikasikan informasi palsu di beberapa laman mengenai kasus yang terjadi di lingkungan platform dagang daring terbesar di daratan Tiongkok itu.

Selama penyelidikan oleh pihak Alibaba dan kepolisian, Zhou mengabaikan fakta bahwa penggugat dan timnya secara aktif menangani kasus tersebut.

Zhou dianggap memutarbalikkan fakta dan mengarang cerita yang dapat mencemarkan nama baik Li.

Akibat hal itu pula, Li dipersalahkan dan diperintahkan meninggalkan jabatannya.

Li mengajukan gugatan kepada Zhou agar mengajukan permintaan maaf secara tertulis di laman berita nasional selama 15 hari berturut-turut untuk memulihkan nama baik penggugat dan menuntut pembayaran denda sebesar satu yuan (Rp2.255).

Zhou mengaku tidak mencemarkan nama baik Li dan tim kuasa hukumnya telah mengajukan permohonan penangguhan persidangan.

"Saya melaporkan ke perusahaan karena hak pribadi saya dilanggar. Itu bukan pelanggaran hak atas reputasi," kata Zhou.

Berita pelecehan seksual di lingkungan Alibaba menjadi topik terhangat di media sosial China. Dalam kasus itu, Zhou mengaku dipaksa menenggak minuman keras lalu diperkosa oleh karyawan seniornya, Wang Chengwen, saat dalam keadaan mabuk berat.

Dalam penyelidikannya, polisi tidak menemukan bukti pemerkosaan oleh dua orang pria seperti yang dituduhkan Zhou itu. Namun, polisi mengenakan hukuman wajib lapor terhadap Li dan Wang atas kecurigaan pelecehan seksual terhadap Zhou.

Pada September, istri Wang juga telah mengajukan gugatan hukum terhadap Zhou atas tuduhan pencemaran nama baik.  

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Negara-negara di Asia diperkirakan lolos dari goncangan inflasi global
Kamis, 20 Januari 2022 - 14:10 WIB
Head of Macro Strategy Asia Manulife Investment Management Sue Thrinh memperkirakan negara-negara di...
Bersiap hadapi Omicron, Selandia Baru perketat pembatasan
Kamis, 20 Januari 2022 - 12:32 WIB
Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan pembatasan akan diperketat jika ada penulara...
Valneva sebut studi awal tunjukkan vaksinnya efektif lawan Omicron
Kamis, 20 Januari 2022 - 12:09 WIB
Perusahaan bioteknologi Prancis Valneva pada Rabu (19/1) mengatakan bahwa studi pendahuluan menunjuk...
Vietnam temukan kasus lokal pertama varian Omicron
Rabu, 19 Januari 2022 - 11:59 WIB
Vietnam telah menemukan kasus lokal pertama virus corona varian Omicron, demikian menurut media mili...
Bocah migran Venezuela tewas saat seberangi sungai Meksiko-AS
Rabu, 19 Januari 2022 - 11:04 WIB
Jasad seorang bocah perempuan yang diduga migran dari Venezuela ditemukan di sungai Rio Grande di pe...
Inggris larang iklan anak makan keju sambil menggantung terbalik
Rabu, 19 Januari 2022 - 10:20 WIB
Badan pengatur periklanan Inggris telah melarang iklan TV yang memperlihatkan anak perempuan memakan...
UNICEF, Merck sepakati pemasokan 3 juta paket obat COVID-19
Rabu, 19 Januari 2022 - 07:35 WIB
Merck & Co Inc beserta perusahaan farmasi mitranya, Ridgeback Biotherapeutics pada Selasa mengatakan...
Dua orang tewas dan pulau-pulau di Tonga rusak parah
Selasa, 18 Januari 2022 - 15:45 WIB
Pulau-pulau kecil di Tonga mengalami kerusakan parah akibat letusan gunung berapi dan tsunami, demik...
Kerusakan akibat tsunami di Tonga hambat pengiriman bantuan
Selasa, 18 Januari 2022 - 14:10 WIB
Penutupan bandara dan terputusnya jalur komunikasi menghambat upaya internasional untuk membantu Ton...
Thailand pertimbangkan pengabaian karantina bagi WNA yang sudah vaksin
Selasa, 18 Januari 2022 - 11:55 WIB
Thailand sedang mempertimbangkan untuk mengembalikan pengabaian karantina bagi warga negara asing (W...
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
CRI