Polisi ungkap kronologi awal penembakan di Tol Bintaro
Elshinta
Rabu, 01 Desember 2021 - 07:01 WIB |
Polisi ungkap kronologi awal penembakan di Tol Bintaro
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat (tengah) perlihatkan barang bukti kejahatan dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Selasa (30/11/2021). ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat

Elshinta.com - Penyidik kepolisian mengungkapkan peristiwa penembakan di Exit Tol Bintaro, Jakarta Selatan, pada Jumat (26/11) oleh anggota Polda Metro Jaya atas nama Ipda OS berawal dari laporan masyarakat yang merasa dibuntuti oleh beberapa kendaraan.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi saat ini, peristiwa itu dilatarbelakangi adanya laporan masyarakat yang merasa dirinya terancam," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat di Jakarta, Selasa.

Tubagus menjelaskan pelapor berinisial OS tersebut merasa terancam karena dibuntuti oleh beberapa mobil sejak meninggalkan salah satu hotel di kawasan Sentul, Jawa Barat.

Pelapor tersebut kemudian menghubungi pihak kepolisian dan laporannya diterima oleh Ipda OS yang mengarahkan pelapor ke Kantor Induk PJR Jaya 4 yang merupakan tempat Ipda OS berdinas.

Berdasarkan keterangan saksi, sempat terjadi keributan di lokasi tersebut, namun polisi belum memberikan rincian mengenai siapa yang memulai keributan.

"Berdasarkan keterangan sementara, terjadilah peristiwa ribut di situ dan kemudian terdengar satu tembakan, mengaku dari polisi. Berdasarkan keterangan juga, saksi mau ditabrak, kemudian terjadi tembakan sebanyak dua kali yang mengenai dua korban," ujar Tubagus.

Korban penembakan tersebut diketahui berinisial PP dan MA. Kedua korban sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit, namun korban PP akhirnya meninggal dunia.

Kasus tersebut selanjutnya ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama dengan Divisi Propam Mabes Polri dan Bid Propam Polda Metro Jaya karena peristiwanya melibatkan anggota Polri.

Pihak kepolisian juga belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut dan menegaskan Ipda OS saat ini masih berstatus saksi.

Pada kesempatan yang sama, Kabid Propam Polda Metro Jaya Kombes Pol Bhirawa Braja Paksa mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Div Propam Mabes Polri untuk memeriksa apakah tindakan Ipda OS sudah sesuai dengan prosedur.

"Apakah ada atau terjadi pelanggaran disiplin atau pelanggaran kode etik, nanti disinkron dengan penyelidikan Direktorat Kriminal Umum," kata Kombes Bhirawa.

Dia memastikan penyelidikan perkara penembakan tersebut akan sepenuhnya didasarkan pada fakta hukum.

"Kami tak bisa dalami sumir tapi harus betul temukan fakta hukum di sana. Apakah ada pelanggaran disiplin dan kode etik dan apakah ada prosedur yang dilanggar dalam kepemilikan senjata dan lain sebagainya," ujarnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
PKL di depan RSU UKI protes terkait penertiban
Selasa, 18 Januari 2022 - 16:45 WIB
Puluhan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di depan Rumah Sakit Umum Universitas Kristen Indone...
Dua sekolah hentikan PTM di Tanjung Duren karena guru positif COVID-19
Selasa, 18 Januari 2022 - 13:59 WIB
Sebanyak dua Sekolah Dasar (SD) menghentikan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen karena guru po...
KCIC : Kesulitan di Tunnel 2 Kereta Cepat sudah bisa diselesaikan
Selasa, 18 Januari 2022 - 12:36 WIB
Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) Dwiyana Slamet Riyadi mengatakan kendala konst...
PTM 100 persen semua jenjang pendidikan di Depok mulai Februari 2022
Selasa, 18 Januari 2022 - 09:11 WIB
Wakil Wali Kota Depok, Jawa Barat, Imam Budi Hartono menyatakan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 p...
Wagub DKI: Sudah ada 243 kasus Omicron transmisi lokal
Selasa, 18 Januari 2022 - 08:47 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebutkan, jumlah pasien terpapar COVID-19 varian Omi...
Polda Metro Jaya buka empat layanan SIM Keliling di Jakarta
Selasa, 18 Januari 2022 - 08:35 WIB
Direktorat Lalulintas Polda Metro Jaya membuka pelayanan keliling untuk pengurusan Surat Izin Mengem...
Wagub DKI: Total ada 39 sekolah ditutup karena ada siswa kena COVID-19
Selasa, 18 Januari 2022 - 08:23 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebutkan total 39 sekolah di DKI Jakarta yang mengge...
Anggota DPRD DKI: Anies undang Nidji ke JIS sebagai bentuk kolaborasi
Selasa, 18 Januari 2022 - 06:47 WIB
Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra, Syarif mengemukakan, langkah Gubernur Anies Baswedan mengu...
DKI Jakarta diperkirakan akan berawan hingga hujan ringan pada pagi
Selasa, 18 Januari 2022 - 06:35 WIB
DKI Jakarta pada pagi hari diperkirakan akan dilanda berawan hingga hujan ringan Pada Selasa.
Kapolres: Anggota TNI dan dua warga dikeroyok enam orang di Pluit
Selasa, 18 Januari 2022 - 06:11 WIB
Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara Komisaris Besar Polisi Wibowo mengungkapkan, anggota TN...
InfodariAnda (IdA)