Kemenkes: Vaksinasi harus dipercepat menyusul munculnya varian Omicron
Elshinta
Rabu, 01 Desember 2021 - 06:31 WIB |
Kemenkes: Vaksinasi harus dipercepat menyusul munculnya varian Omicron
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmidzi dalam webinar Hari AIDS Sedunia 2021 yang diikuti secara daring di Jakarta, Senin (29/11/2021). (ANTARA/ Zubi Mahrofi)

Elshinta.com - Juru Bicara Vaksin COVID-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmidzi mengatakan bahwa laju vaksinasi COVID-19 harus dipercepat menyusul munculnya varian baru yakni Omicron yang disebut lebih menular dibandingkan varian virus sebelumnya.

"Percepatan harus kita lakukan, apalagi kalau ada varian Omicron," kata Nadia dalam diskusi daring mengenai vaksinasi yang dipantau di Jakarta, Selasa.

Dia menerangkan perkembangan vaksin COVID-19 di Indonesia yaitu dosis pertama mencapai 66,8 persen, sedangkan cakupan vaksinasi dosis kedua 45,6 persen. Untuk vaksinasi kelompok lansia dosis pertama 52 persen, sementara vaksinasi lansia dosis kedua baru 34 persen.

Nadia menerangkan cakupan vaksinasi COVID-19 masih terjadi ketimpangan jika dilihat dari sebarannya. Dia menyebut saat ini baru ada lima provinsi yang cakupan vaksinasi lansianya sudah di atas 60 persen yaitu DKI Jakarta, Bali, Yogyakarta, Kepulauan Riau, dan Jawa Tengah.

Menurut Nadia, vaksinasi kelompok lansia inilah yang perlu dikebut karena kelompok lansia merupakan yang paling rentan apabila terinfeksi COVID-19. Angka kematian kasus COVID-19 pada lansia lebih tinggi empat kali lipat dibandingkan dengan kasus kematian pada kelompok usia muda.

Nadia mengatakan pemerintah menargetkan vaksinasi dosis pertama mencapai 77 persen pada akhir Desember 2021, sedangkan target 55 persen untuk cakupan vaksinasi dosis kedua secara nasional.

"Tapi harapannya kalau kita bisa sama-sama percepat sedikit, maka dosis satu bisa 80 persen, dosis kedua bisa 60 persen," kata Nadia.

Nadia juga mencatat bahwa sebagian besar wilayah Indonesia belum banyak menggunakan vaksin non Sinovac. Menurutnya hal itu dikarenakan banyaknya masyarakat yang merasa takut akan efek samping terhadap vaksin di luar Sinovac.
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Beberapa warga Makassar kesulitan dapatkan minyak goreng satu harga
Selasa, 25 Januari 2022 - 20:36 WIB
Warga Makassar, Sulawesi Selatan mengaku kesulitan mendapatkan minyak goreng satu harga di toko ecer...
Menteri PPPA RI apresiasi penanganan kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di Manado
Selasa, 25 Januari 2022 - 20:25 WIB
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia I Gusti Ayu Bintang D...
Cegah korupsi, AS bantu RI US$ 9,9 juta melalui program USAID
Selasa, 25 Januari 2022 - 19:46 WIB
Pada 24 Januari, Amerika Serikat, melalui Badan Pembangunan Internasional AS (USAID) mengumumkan pro...
Menteri ESDM dorong pengembangan BBM sawit agar bisa mandiri energi
Selasa, 25 Januari 2022 - 19:27 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mendorong pengembangan bahan bakar minya...
Luhut sambut kerja sama strategis RI-Singapura di Leaders` Retreat
Selasa, 25 Januari 2022 - 19:03 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyambut kerja...
 Menteri Johnny: Presidensi G20, momentum kembangkan transformasi digital inklusif
Selasa, 25 Januari 2022 - 17:54 WIB
Presidensi G20 Indonesia menjadi momentum bagi pemerintah untuk mengembangkan transformasi digital i...
 Perkuat komunikasi publik Presidensi G20, Pemerintah akan bentuk tim juru bicara
Selasa, 25 Januari 2022 - 17:36 WIB
Menindaklanjuti instruksi Presiden Joko Widodo untuk memperkuat komunikasi publik penyelenggaraan Pr...
BMKG: Tinggi gelombang laut selatan Jabar-DIY capai empat meter
Selasa, 25 Januari 2022 - 17:01 WIB
Tinggi gelombang laut di selatan Jawa Barat, Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta berpotensi m...
Ekspor kepiting bakau Belitung ke Singapura meningkat
Selasa, 25 Januari 2022 - 16:34 WIB
Ekspor kepiting bakau dari Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, ke Singapura meni...
Rekind-BRIN sinergi kembangkan lisensi teknologi Merah Putih
Selasa, 25 Januari 2022 - 16:23 WIB
PT Rekayasa Industri (Rekind) Persero bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sepakat bekerj...
InfodariAnda (IdA)