BEM Nusantara Jatim dukung pemerintah dalam percepatan pemulihan ekonomi nasional
Elshinta
Selasa, 30 November 2021 - 15:58 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
 BEM Nusantara Jatim dukung pemerintah dalam percepatan pemulihan ekonomi nasional
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (BEMNUS) Jawa Timur gelar webinar nasional yang dihadiri oleh berbagai kampus di Indonesia. Webinar yang bertajuk ‘Mahasiswa Melek UMKM’ itu menyasar mahasiswa se - Indonesia agar melek UMKM. 

Acara yang digelar pada Senin (29/11) ini sukses menyita perhatian para pengusaha muda dari golongan mahasiswa. Narasumber yang dihadirkan merupakan para ahli pada dunia UMKM. 

Adapun pemateri pertama yaitu Dr. Handy Aribowo. S.T,.M.M yang merupakan Wakil Rektor III STIE IBMT Surabaya juga konsultan dan penulis buku. Pembicara kedua adalah ahli kewirausahaan UMKM yaitu M. Dadang Kurnia seorang digital marketing specialist sekaligus founder Tajir Business School. Sementara sebagai pembicara terakhir Suhendi Umbarno Mustofa yang saat ini menjabat sebagai koordinator Komisi Isu Ekonomi Kreatif BEMNUS Jawa Timur.

Ahmad Faruuq sebagai Koordinator BEMNUS Jawa Timur menerangkan jika tujuan didatangkan para narasumber yang ahli di bidangnya guna membantu mengusut tuntas dan memecahkan masalah berwirausaha yang dialami mahasiswa.
 
“Kali ini kami hadirkan narasumber untuk kupas tuntas UMKM karena kami sadar bahwa aktivitas UMKM ini bisa mahasiswa jajal tekuni, insyallah dengan UMKM kita semua bisa berdaulat secara ekonomi. Kalau seluruh mahasiswa Indonesia melek UMKM kami yakin cita - cita pendidikan yang berdaulat terwujud,” terang Faruuq dalam sambutannya. 

Pembicara pertama, Dr. Handy Aribowo, menjelaskan jika dalam memulai sebuah usaha perlu yang namanya riset pasar. “Riset pasar ini bertujuan untuk kita sebagai calon penjual agar bisa mengetahui keadaan pasar yang akan kita eksekusi. Dalam sebuah riset, kita tidak hanya melakukan sekali riset saja, namun harus berkali kali melakukan riset ulang,” terang Rektor III STIE IBMT Surabaya tersebut.

Hal ini lantas diperkuat dengan pendapat dari pemateri kedua. “Riset pasar penting dilakukan secara konsisten. Hal ini karena dengan kondisi era digitalisasi saat ini kita sangat perlu untuk riset riset terus menerus,mengingat akan semakin banyaknya kompetitor di bidang usaha yang sama. Sehingga dibutuhkan inovasi dan kreasi agar usaha kita bisa unik juga berbeda dari yang lain,” terang M Dadang Kurnia dalam penyampaian. 

Pembicara ketiga menambahkan poin-poin penting yang perlu dilakukan ketika hendak memulai wirausaha, khususnya bagi para mahasiswa. “Tentukan target konsumen yang meliputi usia, jenis kelamin dan juga golongan ekonomi. Setelah itu, kita perlu menentukan ide promosi yang menarik. Jangan lupa untuk memanfaatkan media sosial juga marketplace yang ada. Kemudian tunjukkan keunggulan produk, jaga dan terus tingkatkan pelayanan pada konsumen. Terakhir teruslah berinovasi jangan lupa untuk amati, tiru, dan cermati produk kompetitor di bidang usaha yang sejenis,” jelas Suhendi Umbarno Mustofa sebagai pembicara ketiga.

Diakhir pemaparannya, Koordinator Komisi Ekonomi Kreatif BEM Nusantara Jatim berharap sinergisitas antar elemen Perguruan Tinggi dan pemerintah khususnya Kementerian/Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jatim bisa dilakukan dan memberi perhatian lebih untuk membangkitkan UMKM - UMKM Mahasiswa.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kemenag: Distribusi zakat bukan sebatas sembako
Rabu, 26 Januari 2022 - 14:34 WIB
Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama mengingatkan kepada Lembaga Amil Zakat (LA...
Pengamat: Keberhasilan produksi Blok Rokan bukti kemampuan Pertamina
Rabu, 26 Januari 2022 - 12:55 WIB
Keberhasilan produksi Blok Rokan yang menyumbang hampir 25 persen produksi minyak nasional dinilai s...
Rupiah Rabu pagi menguat 15 poin
Rabu, 26 Januari 2022 - 10:37 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu pagi menguat 15 poin
IHSG Rabu dibuka menguat 1,65 poin
Rabu, 26 Januari 2022 - 10:26 WIB
Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu dibuka menguat 1,65 poin
Produsen dukung kebijakan pemerintah jual minyak goreng Rp14.000/lt
Selasa, 25 Januari 2022 - 15:49 WIB
Kalangan produsen minyak sawit mendukung kebijakan pemerintah dalam program satu harga minyak goreng...
Wamenkeu minta masyarakat tak berfikir negatif soal utang
Selasa, 25 Januari 2022 - 14:36 WIB
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara meminta masyarakat agar tidak berfikir negatif so...
Rupiah Selasa pagi melemah 16 poin
Selasa, 25 Januari 2022 - 10:05 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi melemah 16 poin
IHSG Selasa dibuka melemah 24,29 poin
Selasa, 25 Januari 2022 - 09:09 WIB
Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa dibuka melemah 24,29 poin
Pedagang pasar tradisional di Sukoharjo masih jual minyak goreng stok lama
Senin, 24 Januari 2022 - 18:33 WIB
Hampir sepekan kebijakan pemerintah menerapkan harga minyak goreng Rp14 ribu per liter, pedagang pas...
 BAZNAS kembali pertahankan sertifikat manajemen mutu ISO 9001:2015
Senin, 24 Januari 2022 - 17:46 WIB
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali berhasil mempertahankan sertifikat Sistem Manajemen Mutu ...
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
CRI