Pengamat: Tepat, penerapan PPKM Level 3 menghadapi Nataru 

Elshinta
Selasa, 30 November 2021 - 15:27 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Pengamat: Tepat, penerapan PPKM Level 3 menghadapi Nataru 
Covid-19. Foto: Ilustrasi/elshinta.com.

Elshinta.com - Pengamat Kebijakan Publik, Peneliti SigmaPhi Joshua Breimamana, mengatakan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 seluruh daerah di Indonesia berkaitan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) adalah pilihan terbaik dalam situasi masih berlangsungnya Pandemi Covid-19. 

"Tanpa penerapan kebijakan PPKM Level 3 dan cuti serta libur Nataru tidak ditiadakan maka mobilitas masyarakat akan terus meningkat. Hal ini dikhawatirkan dapat berdampak terhadap peningkatan kasus positif,” kata Joshua Breimamana. 

Sebut Joshua, kebijakan dikeluarkan pemerintah adalah untuk mengatasi peningkatan kasus Covid-19 usai Nataru. Maka, dengan PPKM level 3 ini dimungkinkan menurunkan mobilitas masyarakat, sehingga angka kasus positif Covid-19 dapat dikendalikan. Apalagi mengingat tren peningkatan mobilitas masyarakat di bulan November yang menunjukkan pola peningkatan bila dilihat dari data google mobility index. 

"Kami amati, mobilitas masyarakat untuk aktivitas rekreasi seperti di pusat perbelanjaan, restoran, cafe, meningkat tujuh persen. Sedangkan  kunjungan masyarakat ke tempat umum terbuka meningkat tiga persen  per 25 November," ucapnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hendrik Raseukiy, Selasa (30/11).  

Lanjut Joshua, hal mendesak yang dapat diterapkan ketika cuti Nataru dan level 3 PPKM adalaha memaksimalkan vaksinasi kepada masyarakat. Sehingga mempercepat terjadinya herd immunity. 

Demikian pula, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menegaskan bahwa kebijakan PPKM level 3 tersebut masih daat ditambah dengan beberapa pengetatan lain, terutama untuk menghindari timbulnya kerumunan massa.

"Beberapa tambahan pengetatan terutama yang berkaitan dengan potensi kerumunan besar-besaran, mulai dari pesta tahun baru, pelaksanaan peribadatan, hingga kemungkinan menutup tempat wisata yang sulit dikendalikan oleh pemerintah daerah setempat. Jika  pemerintah daerahnya tidak mampu mengendalikan tempat wisata maka, akan ditutup sama-sekali,” sebut Muhadjir Effendy. 

Menko PMK Effendy jelaskan, pertimbangan pemerintah menetapkan kebijakan PPKM level 3 selama Nataru, selain untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19 karena imbas dari pergerakan masyarakat yang begitu masif selama momentum libur panjang, juga untuk mempertahankan capaian penanganan Covid-19 di Indonesia.

Indonesia terbaik di dunia menangani Covid-19 akan tetapi, berkaca dari negara di kawasan Eropa, dihadapkan gelombang ketiga Covid-19 sehingga perlu Indonesia antisipasi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Polisi bubarkan balap liar di Senayan
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 20:03 WIB

Polisi bubarkan balap liar di Senayan

Tim Patroli Perintis Presisi Polda Metro Jaya membubarkan aksi balap liar puluhan remaja pengguna mo...
DKI upayakan tak ada kasus baru PMK melalui vaksinasi hewan
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 19:51 WIB

DKI upayakan tak ada kasus baru PMK melalui vaksinasi hewan

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengupayakan tak ada kasus (zero case) baru penyakit mulut dan kuku ...
Anies kunjungi Jepang bahas kerja sama transportasi publik
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 19:15 WIB

Anies kunjungi Jepang bahas kerja sama transportasi publik

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi Jepang untuk bertemu Gubernur Tokyo Yuriko Koike ...
Puluhan keluarga ikuti jalan sehat sambut HUT RI di Jakarta Utara
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 18:39 WIB

Puluhan keluarga ikuti jalan sehat sambut HUT RI di Jakarta Utara

Puluhan keluarga mengikuti jalan sehat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-77 Kemerdekaan RI dengan...
Polisi selidiki tawuran remaja gunakan senjata tajam di Cakung
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 07:29 WIB

Polisi selidiki tawuran remaja gunakan senjata tajam di Cakung

Unit Reskrim Polsek Cakung menyelidiki kasus tawuran dua kelompok remaja menggunakan senjata tajam d...
Polda Metro tolak penangguhan penahanan Roy Suryo
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 07:05 WIB

Polda Metro tolak penangguhan penahanan Roy Suryo

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menolak permohonan penangg...
Bakar sampah jadi pemicu kebakaran lapak pemulung di Tebet
Jumat, 12 Agustus 2022 - 22:31 WIB

Bakar sampah jadi pemicu kebakaran lapak pemulung di Tebet

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan mengatakan membakar...
Rayakan HUT RI, pemilik KIA Depok dapat diskon saat beli burger
Jumat, 12 Agustus 2022 - 18:49 WIB

Rayakan HUT RI, pemilik KIA Depok dapat diskon saat beli burger

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapi) Kota Depok Jawa Barat menyatakan warga Depok ya...
Istana pastikan formasi Paskibraka lengkap di Upacara HUT Ke-77 RI
Jumat, 12 Agustus 2022 - 16:35 WIB

Istana pastikan formasi Paskibraka lengkap di Upacara HUT Ke-77 RI

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono memastikan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Pa...
Polisi tangkap sopir taksi terduga pelaku asusila di Kebayoran Lama
Jumat, 12 Agustus 2022 - 16:23 WIB

Polisi tangkap sopir taksi terduga pelaku asusila di Kebayoran Lama

Polres Metro Jakarta Selatan menangkap sopir taksi terduga pelaku asusila terhadap anak di bawah umu...

InfodariAnda (IdA)