Imam Masjid Istiqlal tegaskan pentingnya imunisasi untuk anak
Elshinta
Senin, 29 November 2021 - 19:36 WIB |
Imam Masjid Istiqlal tegaskan pentingnya imunisasi untuk anak
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar menegaskan pelaksanaan imunisasi untuk anak-anak di Indonesia penting untuk menyelamatkan nyawa banyak orang.

"Imunisasi anak-anak kecil jangan lagi dihalang oleh ayat, oleh hadits, karena lebih utama menyelamatkan nyawa dari yang lainnya," kata Nasaruddin dalam konferensi pers daring, Senin (29/11).

Menurut Wakil Menteri Agama periode 2011-2014, para dokter tak perlu ragu memberikan imunisasi karena mendengar ada orang-orang yang mengatakan bahwa imunisasi itu tidak boleh dilakukan bila ada kandungan yang tidak halal di dalamnya.

Prioritas pertama adalah menyelamatkan jiwa, tegas dia. Dalam kondisi darurat dimana tidak ada cara lain, vaksin yang kandungannya tidak halal juga boleh diberikan demi keselamatan banyak orang.

"Bagaimana kalau (vaksin) haram, ada babinya? Cari dulu kalau ada yang halal pakai yang halal, kalau tidak ada jalan saja terus sampai ditemukan vaksin yang halal," jelas dia.

Nasaruddin menuturkan, wacana kehalalan vaksin patut dikemukakan di tengah situasi yang tidak darurat. Namun itu tidak berlaku dalam situasi darurat ketika nyawa banyak orang menjadi taruhan.

"Kita jangan mencekal sebuah penyelamatan anak manusia hanya karena persoalan khilafiah (perbedaan pendapat), mari kita ambil keputusan cepat dalam keadaan darurat," ujar dia.

Di masa pandemi, Nasaruddin mengatakan hukum alam (takwini) lebih didahulukan dari hukum syariat (tasyri'i). Sebagai contoh, Rasullullah menganjurkan orang-orang yang shalat berjamaah untuk merapatkan barisan, namun di tengah pandemi dokter meminta orang-orang untuk menjaga jarak demi mengurangi risiko penularan virus.

Dalam kasus ini, yang harus diikuti adalah pendapat dokter yang dibuat demi kebaikan bersama sebab menyelamatkan nyawa lebih baik dibandingkan mendapat pahala.

Anak-anak yang tidak mendapatkan imunisasi rutin secara lengkap tidak memiliki kekebalan sempurna terhadap penyakit berbahaya. Akibatnya, anak mudah tertular penyakit, menderita sakit berat, cacat hingga meninggal dunia.

Anak yang tidak dapat imunisasi lengkap juga jadi sumber penularan penyakit bagi orang lain. Akumulasi anak yang tidak mendapat imunisasi rutin lengkap mengakibatkan tidak terbentuknya kekebalan kelompok.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polda Sulbar tangkap dua pelaku pencurian spesialis toko
Rabu, 19 Januari 2022 - 07:59 WIB
Tim Jatanras Polda Sulawesi Barat meringkus dua residivis pelaku pencurian spesialis toko di Kabupat...
120.621.088 warga sudah divaksin COVID-19 lengkap
Rabu, 19 Januari 2022 - 06:59 WIB
Kementerian Kesehatan RI melaporkan 120.621.088 warga Indonesia telah mendapatkan dosis vaksin COVID...
Tangerang habiskan Rp50 miliar untuk pembebasan lahan proyek RSUD
Rabu, 19 Januari 2022 - 06:35 WIB
Pemerintah Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten telah menghabiskan dana sebesar Rp45 miliar untuk pe...
BPOM: Molnupiravir diproduksi dalam negeri pada Mei-Juni 2022
Rabu, 19 Januari 2022 - 06:23 WIB
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Penny K. Lukito memperkirakan obat antivirus COVI...
Pemkot Bogor undur operasional Biskita Trans Pakuan
Rabu, 19 Januari 2022 - 00:15 WIB
Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat mengundurkan rencana operasional Biskita Trans Pakuan yang semula ...
Jawa Tengah provinsi terbaik penyedia kredit kerakyatan
Selasa, 18 Januari 2022 - 22:31 WIB
Jawa Tengah meraih penghargaan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada kategori Provin...
Warga Sulteng diminta melapor ke SWI jika terjebak pinjol ilegal
Selasa, 18 Januari 2022 - 21:01 WIB
Wakil Ketua I Satgas Waspada Investasi (SWI) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wiwit Puspasari meminta wa...
Kemenkeu catat lelang SUN serap Rp25 triliun
Selasa, 18 Januari 2022 - 20:31 WIB
Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (DJPPR Kemenkeu) mencatat...
KPK geledah sejumlah rumah terkait kasus Bupati Penajam Paser Utara
Selasa, 18 Januari 2022 - 20:01 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa menggeledah sejumlah rumah dalam penyidikan kasus dugaan ...
44 mantan pegawai KPK resmi bertugas di Satgas Pencegahan Tipidkor
Selasa, 18 Januari 2022 - 19:31 WIB
Sebanyak 44 eks pegawai KPK yang diangkat sebagai aparatur sipil negara (ASN) Korps Bhayangkara resm...
InfodariAnda (IdA)