AS belum berlakukan tes baru pada penumpang dari selatan Afrika
Elshinta
Senin, 29 November 2021 - 14:25 WIB |
AS belum berlakukan tes baru pada penumpang dari selatan Afrika
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Petugas kesehatan Amerika Serikat belum memberlakukan persyaratan baru menyangkut penyaringan atau penelusuran, untuk menangani COVID-19 varian Omicron yang baru ditemukan, terhadap para penumpang dari wilayah bagian selatan Afrika.

Penemuan kasus COVID-19 varian Omicron pertama kali di Afrika Selatan telah mendorong pemerintahan Biden untuk membatasi perjalanan dari wilayah selatan Afrika.

Mulai Senin, Amerika Serikat akan melarang sebagian besar pelancong asing dari Afrika Selatan dan tujuh negara Afrika bagian selatan lainnya dalam upaya untuk mengekang penyebaran varian Omicron, yang pertama kali diidentifikasi di Afrika Selatan pada Jumat (26/11).

Namun, pembatasan perjalanan itu tidak melarang penerbangan dan tidak berlaku untuk warga negara AS dan penduduk tetap AS yang sah.

Sampai larangan perjalanan dimulai pukul 12:01 (waktu setempat) pada Senin, sejumlah penerbangan dari Afrika Selatan masih terus membawa warga negara asing.

Penumpang maskapai penerbangan yang memasuki Amerika Serikat dari luar negeri sudah dikenakan persyaratan vaksinasi dan tes COVID-19 yang ketat oleh Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS.

Akan tetapi, para penumpang umumnya tidak dipantau oleh petugas kesehatan setelah mereka meninggalkan penerbangan dan tidak diharuskan untuk mengikuti tes COVID-19 setibanya di Amerika Serikat.

Hampir semua warga negara asing yang memasuki AS perlu menunjukkan bukti telah divaksin untuk dapat masuk, tetapi warga Amerika tidak perlu menunjukkan status vaksinasi untuk kembali ke negara mereka.

Dua maskapai penerbangan AS yang terbang langsung ke Johannesburg, Delta Air Lines dan United Airlines, pada Jumat mengatakan bahwa mereka tidak merencanakan perubahan apa pun untuk rute penerbangan Afrika Selatan-AS setelah varian Omicron ditemukan.

Para pelancong yang telah divaksin lengkap harus memberikan bukti tes COVID-19 negatif yang diambil dalam waktu tiga hari setelah keberangkatan mereka, tetapi mereka yang belum divaksin lengkap harus menunjukkan hasil tes negatif COVID dalam satu hari saat kedatangan.

CDC belum menanggapi permintaan komentar tentang bagaimana persyaratan hasil tes COVID itu dijalankan atau apakah CDC akan mengeluarkan persyaratan tambahan sejak munculnya varian Omicron yang mendorong pembatasan perjalanan ke AS dari sejumlah negara.

Sejauh ini, tidak ada kasus COVID varian Omicron yang diidentifikasi di Amerika Serikat, kata CDC pada Jumat (26/11). Namun, pakar penyakit menular Dr. Anthony Fauci pada akhir pekan mengatakan bahwa varian Omicron kemungkinan besar sudah ada di Amerika Serikat.

CDC pada Jumat berharap untuk dapat mengidentifikasi varian Omicron itu, yang juga disebut B.1.1.529, dengan cepat jika muncul di Amerika Serikat.

Maskapai United Airlines saat ini mengoperasikan lima penerbangan antara kota Newark dan Johannesburg setiap minggu. Sementara, Delta mengoperasikan tiga penerbangan dari Johannesburg ke Atlanta.

Dua penerbangan dari Afrika Selatan yang mendarat di Belanda pada Jumat (26/11) membawa 13 penumpang yang terjangkit COVID varian Omicron, kata pihak berwenang Belanda pada Minggu (28/11).

Kasus-kasus COVID varian Omicron sedang ditemukan di sejumlah negara di seluruh dunia.

Kasus varian Omicron di Belanda termasuk di antara 61 kasus positif COVID-19 dari sekitar 600 penumpang di dua penerbangan.

Seorang juru bicara maskapai KLM, yang merupakan cabang Belanda dari grup Air France-KLM, mengatakan para penumpang dalam penerbangan itu memiliki hasil tes negatif atau menunjukkan bukti vaksinasi sebelum naik pesawat di Cape Town dan Johannesburg.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
AS berkomitmen terus dukung penyediaan air bersih
Selasa, 18 Januari 2022 - 23:31 WIB
Pemerintah Amerika Serikat (AS) melalui Lembaga Pembangunan Internasional AS (United States Agency f...
CDC sebut masker kain tak efektif tangkal Omicron
Selasa, 18 Januari 2022 - 16:56 WIB
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyebut masker kain sudah tak efek...
Maskapai AS peringatkan 5G bisa membawa petaka penerbangan
Selasa, 18 Januari 2022 - 12:58 WIB
Sejumlah maskapai penerbangan besar Amerika Serikat pada Senin memperingatkan bahwa `bencana` penerb...
Warga AS disarankan tidak bepergian ke Kanada
Selasa, 11 Januari 2022 - 10:55 WIB
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat pada Senin (10/1) menyarankan warga...
Rusia: Tak ada konsesi di bawah tekanan AS terkait krisis Ukraina
Senin, 10 Januari 2022 - 10:07 WIB
Rusia mengatakan pada Minggu (9/1) bahwa pihaknya tidak akan membuat konsesi di bawah tekanan Amerik...
Kebakaran apartemen di New York tewaskan 19 orang, termasuk 9 anak
Senin, 10 Januari 2022 - 09:10 WIB
Sembilan belas orang tewas, termasuk sembilan anak, dan belasan lainnya terluka ketika kebakaran mel...
AS dakwa pria Kolombia bersekongkol membunuh Presiden Haiti
Rabu, 05 Januari 2022 - 11:19 WIB
Badan-badan berwenang Amerika Serikat pada Selasa (4/1) mendakwa seorang pria Kolombia melakukan kon...
CDC AS tetap sarankan isolasi COVID 5 hari, tak perlu tes lagi
Rabu, 05 Januari 2022 - 10:45 WIB
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) pada Selasa mempertahankan panduan yang dirilisn...
Serangan drone terhadap pasukan AS digagalkan di barat Baghdad
Rabu, 05 Januari 2022 - 10:01 WIB
Dua pesawat nirawak (drone) bermuatan bahan peledak ditembak jatuh pada Selasa (4/1) oleh pertahanan...
AS izinkan suntikan ketiga vaksin Pfizer untuk anak 12-15 tahun
Selasa, 04 Januari 2022 - 10:18 WIB
Badan pengawas makanan dan obat-obatan (FDA) Amerika Serikat pada Senin (3/1) mengizinkan penggunaan...
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
CRI