Inggris, Israel akan hadang Iran membuat senjata nuklir
Elshinta
Senin, 29 November 2021 - 10:23 WIB |
Inggris, Israel akan hadang Iran membuat senjata nuklir
Sejumlah awak media mengikuti tur pembangunan kembali reaktor nuklir air berat di Kota Arak, Iran, Senin (23/12/2019). (West Asian News Agency via REUTERS)

Elshinta.com - Inggris dan Israel akan "bekerja siang dan malam" dalam mencegah Iran menjadi kekuatan nuklir, demikian tekad yang dinyatakan bersama oleh menteri luar negeri kedua negara.

"Waktunya sudah mendesak, karena itu kerja sama diperlukan dengan mitra-mitra dan teman-teman kita untuk menggagalkan ambisi Teheran," tulis Menlu Inggris Liz Truss dan Menlu Israel Yair Lapid di surat kabar Telegraph pada Minggu (28/11).

Perdana Menteri Israel Naftali Bennet sebelumnya mengatakan pada Minggu bahwa negaranya "sangat khawatir" para kekuatan dunia akan mencabut sanksi terhadap Iran --sebagai imbalan atas langkah Iran yang dianggapnya tidak cukup dalam mengekang program nuklir.

Bennet mengeluarkan pernyataan itu saat para perunding bertemu di Wina, Austria, pada Senin sebagai upaya terakhir untuk menyelamatkan kesepakatan nuklir.

Sementara itu menurut laporan Telegraph, Israel dan Inggris pada Senin akan menandatangani perjanjian 10 tahun untuk bekerja sama secara erat pada sejumlah bidang, seperti keamanan siber, teknologi, perdagangan, dan pertahanan.

Kedua menteri luar negeri menambahkan dalam artikel di surat kabar tersebut bahwa Israel akan secara resmi menjadi mitra "tingkat pertama" bidang dunia maya dalam upaya untuk meningkatkan keamanan sibernya di tengah peningkatan ancaman yang dihadapi negara-negara di seluruh dunia.


Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kasus kematian akibat COVID-19 di Australia meningkat
Senin, 24 Januari 2022 - 13:48 WIB
 Australia mencatat peningkatan kasus kematian akibat COVID-19 pada Senin (24/1) ketika varian Omic...
Studi Israel: Vaksin ke-4 COVID tingkatkan daya tahan lansia 3x lipat
Senin, 24 Januari 2022 - 08:59 WIB
Dosis ke-4 vaksin COVID-19 yang diberikan kepada lansia di Israel meningkatkan daya tahan mereka tig...
Mahathir sudah bisa berinteraksi dengan keluarga
Minggu, 23 Januari 2022 - 22:11 WIB
Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad (96) yang saat ini masih dirawat di Institut Jantun...
Indonesia jadi importir terbesar kurma dari Mesir
Minggu, 23 Januari 2022 - 18:35 WIB
Indonesia mendapat apresiasi sebagai importir terbesar kurma dari Mesir, yang ditandai dengan peneri...
 Dubes Heri Akhmadi resmi lantik Konsul Kehormatan RI untuk Nagoya, Jepang
Sabtu, 22 Januari 2022 - 17:12 WIB
Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang Heri Akhmadi melantik Sugimoto Hideo sebagai K...
Gempa 6,2 magnitudo guncang Alaska
Sabtu, 22 Januari 2022 - 15:24 WIB
Gempa dengan magnitudo 6,2 mengguncang selatan Unalaska di Alaska pada Jumat (21/1), menurut Pusat G...
WHO imbau penggunaan vaksin Pfizer untuk anak 5-11 tahun diperluas
Sabtu, 22 Januari 2022 - 12:59 WIB
Panel penasihat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Jumat (21/1) mengimbau agar penggunaan dosis r...
Sekjen PBB kutuk serangan udara koalisi pimpinan Saudi di Yaman
Sabtu, 22 Januari 2022 - 12:23 WIB
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengutuk serangan udara oleh k...
Brazil setujui vaksin Coronavac untuk usia 6-17 tahun
Jumat, 21 Januari 2022 - 11:03 WIB
Otoritas kesehatan Brazil Anvisa pada Kamis (20/1) menyetujui penggunaan darurat vaksin COVID-19 Cor...
Brazil pertimbangkan tutup Telegram jelang pemilu
Jumat, 21 Januari 2022 - 10:52 WIB
Otoritas elektoral TSE Brazil sedang mempertimbangkan untuk melarang aplikasi perpesanan Telegram me...
InfodariAnda (IdA)