Polres Indramayu bekuk 11 geng motor di bawah umur penganiaya warga
Elshinta
Minggu, 28 November 2021 - 21:11 WIB |
Polres Indramayu bekuk 11 geng motor di bawah umur penganiaya warga
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Satuan Reserse Kriminal Polres Indramayu, Jawa Barat, membekuk 11 anggota geng motor yang menganiaya dua warga di mana aksinya terekam kamera pengintai dan viral di media sosial.

"Kita tangkap 11 anggota geng motor yang diduga pelaku penganiayaan dan mereka masih di bawah umur," kata Kapolres Indramayu AKBP Lukman Syarif di Indramayu, Minggu (28/11).

Lukman mengatakan aksi geng motor ini viral di media sosial setelah videonya beredar luas di masyarakat. Dalam video tersebut, lebih dari 20 orang anak di bawah umur dari kelompok "Black Baron Pelajar Indramayu" melakukan penganiayaan kepada dua warga.

Berbekal video viral dan rekaman kamera pengintai atau CCTV warga, Satreskrim Polres Indramayu langsung melakukan penyelidikan dan menangkap 11 orang yang diduga pelaku penganiayaan.

Selain membekuk 11 orang, lanjut Lukman, pihaknya mengamankan beberapa unit sepeda motor yang digunakan untuk beraksi, bendera, seragam "Black Baron", dan dua bilah kayu yang diduga digunakan untuk memukul korban.

"Korbannya ada dua orang, satu orang mengalami luka dan satu lainnya mengalami kerugian materiil akibat motornya dirusak para pelaku," katanya.

Sementara Kasatreskrim Polres Indramayu AKP Luthfi Olot Gigantara mengatakan masih mengembangkan kasus penganiayaan itu dan mengejar pelaku lainnya yang sudah diketahui identitasnya.

"Kasusnya masih kita dalami dan dikembangkan untuk mengantisipasi kejadian serupa yang dapat meresahkan masyarakat," kata Luthfi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polres Bolsel tahan pelaku pencabulan terhadap perempuan dibawah umur
Sabtu, 22 Januari 2022 - 18:15 WIB
Karena mencabuli perempuan berumur 11 tahun, seorang pemuda berinisial SDL (19), warga Tobayagan Dus...
 Polisi akui kesulitan tangkap pelaku pemerkosa anak dibawah umur di Sentani
Sabtu, 22 Januari 2022 - 16:22 WIB
Polisi mengaku kesulitan menangkap pelaku pemerkosa anak di bawah umur yang terjadi di Sentani, Kabu...
Kirim ganja via PT. Pos Indonesia dua wanita di Pangkalan Susu diamankan polisi 
Sabtu, 22 Januari 2022 - 16:13 WIB
Unit Reskrim Polsek Pangkalan Susu, Polres Langkat, Sumut mengungkap tindak pidana narkotika jenis d...
Polisi kantongi identitas pelaku kekerasan seksual anak di Manado
Jumat, 21 Januari 2022 - 20:56 WIB
Polisi menerima informasi nama terduga pelaku kekerasan seksual terhadap anak usia 10 berinisial CT ...
Polisi amankan terduga pencabulan anak dibawah umur  di Desa Popodu
Jumat, 21 Januari 2022 - 19:58 WIB
Personel Polsek Bolaang Uki Polres Bolmong Selatan (Bolsel) mengamankan terduga pelaku tindak pidana...
 Dua perempuan penipu raup Rp4 miliar dari arisan online
Jumat, 21 Januari 2022 - 17:47 WIB
Dua perempuan penipu meraup Rp4 miliar dari arisan online yang mereka kelola. Kepolisian Daerah Jawa...
 Polres Manggarai Barat ringkus lima terduga pelaku penimbun 9,1 ton BBM
Jumat, 21 Januari 2022 - 16:13 WIB
Satuan Reskrim Polres Manggarai Barat (Mabar), Polda NTT, meringkus lima orang terduga pelaku penimb...
Polres Minut amankan pencuri barang elektronik di SMA Don Bosco Lembean 
Selasa, 18 Januari 2022 - 17:22 WIB
Timsus Waruga Polres Minahasa Utara (Minut) mengamankan seorang pria pelaku pencurian barang elektro...
Bawa obat keras, warga Manado diciduk petugas
Selasa, 18 Januari 2022 - 16:10 WIB
Tim Operasional Satuan Reserse Narkoba Polresta Manado kembali mengamankan seorang tersangka pengeda...
Benda pusaka Museum La Pawowi dicuri maling
Senin, 17 Januari 2022 - 23:59 WIB
Ratusan benda pusaka peninggalan Kerajaan Bone yang disimpan di Museum La Pawowi, Kabupaten Bone, Su...
InfodariAnda (IdA)