Wagub DKI minta PA 212 pertimbangkan situasi COVID-19
Elshinta
Sabtu, 27 November 2021 - 06:01 WIB |
Wagub DKI minta PA 212 pertimbangkan situasi COVID-19
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memberikan pernyataan di Balai Kota Jakarta, Senin (22/11/2021). ANTARA/Ricky Prayoga/am.

Elshinta.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta pihak Persaudaraan Alumni 212 untuk mempertimbangkan situasi Jakarta saat ini yang masih dalam situasi pandemi COVID-19 terkait rencana kegiatan reuni Persaudaraan Alumni (PA) 212.

"Mohon semua panitia pertimbangkan, kita masih pandemi sekalipun sekarang di level 1. Mohon dipertimbangkan, dan mohon semua sesuai ketentuan dan aturan yang ada," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Jumat malam.

Riza meminta PA 212 mempertimbangkan lagi rencana reuni 212 tersebut meski Jakarta sudah memasuki PPKM level 1, karena COVID-19 masih ada di Jakarta dan kegiatan-kegiatan berkerumun berpotensi menimbulkan penyebaran COVID-19.

Lebih lanjut, Riza mengatakan pihaknya menghormati kegiatan Persaudaraan Alumni 212, namun Riza meminta agar PA 212 memperhatikan aturan dan dan ketentuan yang ada.

"Mohon semua bisa pertimbangkan dengan baik, cari solusi yang lebih bijak, jangan sampai niat kita lakukan reuni 212 nanti malah jadi klaster baru. Jangan sampai kehadiran kita yang niatnya baik, tapi menimbulkan klaster baru," ujarnya.

Riza menambahkan acara kegiatan reuni Persaudaraan Alumni (PA) 212 harus mendapatkan izin dari satuan gugus tugas (Satgas) COVID-19 DKI Jakarta.

Riza mengatakan, Polda Metro Jaya juga akan meminta penilaian Satgas COVID-19 sebelum memutuskan untuk memberikan izin keramaian atau tidak terkait kegiatan tersebut.

"212 itu harus ada izin keramaian dari Polda Metro Jaya dan Polda juga akan minta izin satgas COVID-19," ucap Riza.

Polda Metro Jaya diketahui belum mengeluarkan izin Reuni 212 digelar di sekitar Patung Kuda seberang kawasan Monas, Jakarta Pusat. Polisi mengatakan ada sejumlah persyaratan yang belum dipenuhi panitia, salah satunya belum ada rekomendasi dari Satgas COVID-19.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan menjelaskan kegiatan yang menghadirkan orang dalam jumlah banyak di tempat umum harus mengantongi surat tanda terima pemberitahuan (STTP) yang menjadi lampu hijau dari polisi dalam terlaksananya kegiatan keramaian tersebut.

"Polri miliki kewenangan untuk terima surat pemberitahuan masyarakat dan surat permohonan izin keramaian. Kemudian setelah itu diterbitkannya kita kenal STTP atau surat tanda terima pemberitahuan terkait surat izin keramaian," kata Zulpan di Polda Metro Jaya, Kamis (25/11).

Di masa pandemi ini, selain persyaratan umum yang harus dipenuhi, panitia harus mendapatkan rekomendasi dari Satgas COVID-19, pasalnya kegiatan kerumunan saat ini masih ketat mengingat pandemi COVID-19 belum berakhir.

"Terkait kegiatan Reuni 212 pihak panitia harus mengacu pada peraturan yang berlaku di mana mereka wajib memenuhi syarat administrasi, yaitu surat permohonan izin keramaian dan harus ada rekomendasi dari Satgas COVID karena saat ini situasi di wilayah hukum Polda Metro Jaya masih dalam situasi pandemi COVID-19," tutur Zulpan.

Pihak panitia Reuni 212 pun harus mengantongi izin dari pengelola tempat berlangsungnya acara tersebut yang diketahui akan dipusatkan di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat.

Selain itu, pihak panitia nantinya harus mengantongi izin rekomendasi dari Polres Metro Jakarta Pusat hingga pengajuan proposal kegiatan Reuni 212 ke pihak kepolisian.
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Vaksinasi Merdeka anak Polda Metro Jaya capai 91,7 persen 
Senin, 17 Januari 2022 - 18:24 WIB
Vaksinasi Merdeka Anak Polda Metro Jaya pada hari ke-10 telah mencapai 91,7 persen di wilayah Aglome...
Bioskop di Blok M Square dipasangi stiker tanda belum bayar PBB
Senin, 17 Januari 2022 - 18:07 WIB
Kecamatan Kebayoran Baru Jakarta Selatan memasang tanda berupa stiker pemberitahuan di Bioskop XXI M...
DPRD DKI soroti Rusun Bayam yang bukan untuk warga terdampak JIS
Senin, 17 Januari 2022 - 17:55 WIB
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menyoroti rencana pembangunan rumah susun (rusun) Kampun...
Polda Metro berharap balap jalanan resmi minimalkan kecelakaan balap liar
Minggu, 16 Januari 2022 - 21:31 WIB
Polda Metro Jaya berharap penyelenggaraan balap motor jalanan resmi dapat meminimalkan kecelakaan ya...
Pemprov DKI maksimalkan PAM guna sediakan air bersih di Jakut
Minggu, 16 Januari 2022 - 20:44 WIB
Pemerintah DKI Jakarta memaksimalkan keberadaan Perusahaan Air Minum (PAM) untuk mendistribusikan ai...
Disdik DKI Jakarta adakan pelatihan untuk atasi `off cam` saat PJJ
Minggu, 16 Januari 2022 - 13:55 WIB
Dinas Pendidikan DKI Jakarta bersama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) DKI Jakarta meng...
Polda Metro kerahkan ratusan personel amankan balap jalanan di Ancol
Minggu, 16 Januari 2022 - 00:45 WIB
Polda Metro Jaya mengerahkan sekitar 500 personel untuk mengamankan ajang balap jalanan di Jalan Kal...
Dirlantas Polda Metro uji trek `drag race` Ancol pakai motor 150 cc
Minggu, 16 Januari 2022 - 00:15 WIB
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo Yogo menguji coba trek ...
Wagub DKI pastikan belum ada temuan Omicron pada 11 sekolah
Sabtu, 15 Januari 2022 - 21:15 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memastikan belum ada temuan terpapar COVID-19 varian Om...
Percepat vaksinasi Covid-19, Kapolda Banten monitoring seluruh sekolah
Sabtu, 15 Januari 2022 - 18:13 WIB
Dalam melakukan percepatan vaksinasi presisi anak usia 6 sampai 11 tahun di wilayah Provinsi Banten,...
InfodariAnda (IdA)