Untas: Kesulitan lahan warga eks-Timor Timur jadi perhatian Presiden
Elshinta
Jumat, 26 November 2021 - 17:21 WIB |
Untas: Kesulitan lahan warga eks-Timor Timur jadi perhatian Presiden
Perwakilan warga eks-Timor Timur saat berpose bersama Presiden Joko Widodo dalam pertemuan bersama di Jakarta, Kamis (25/11/2021). (ANTARA/HO-Juru Bicara Uni Timor Aswain (Untas) Florencio Mario Vieira)

Elshinta.com - Juru Bicara Uni Timor Aswain (Untas) Florencio Mario Vieira mengatakan kesulitan lahan garapan yang dialami warga eks-Timor Timur di Nusa Tenggara Timur telah mendapat tanggapan dan perhatian dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Presiden Jokowi memberikan perhatian atas kesulitan lahan garapan yang dialami warga eks-Timor Timur dan Presiden telah memberikan kesempatan kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang untuk koordinasi dengan Gubernur NTT agar identifikasi status tanah dan lahan garapan untuk segera disertifikasi," katanya dalam keterangan yang diterima di Kupang, Jumat.

Ia mengatakan hal itu berkaitan dengan hasil pertemuan 18 utusan dari dua organisasi yaitu Forum Komunikasi Pejuang Timor Timur (FK PTT) dan Untas yang memayungi semua masyarakat kelahiran Timor Timur (sekarang Timor Leste) dengan Presiden Jokowi di Jakarta, Kamis (25/11).

Salah satu poin yang dibicarakan dalam pertemuan, kata dia yakni kondisi warga eks-Timor Timur yang sama sekali tidak memiliki lahan garapan karena masih tinggal di tanah orang lain dan hanya sebagai penggarap.

Ia mengatakan keluhan tersebut pun langsung ditanggapi Presiden Jokowi yang memerintahkan Menteri Agraria dan Tata Ruang untuk menindaklanjuti.

"Presiden akan segera membicarakan tanah milik TNI yang ditempati oleh eks pengungsi Timor Timur dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang," kata Florencio mengutip pernyataan Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan A Djalil.

Ia mengatakan presiden memberikan arahan agar penyelesaian status tanah juga disertai investigasi lapangan dengan mengakomodir masyarakat lokal dan eks pengungsi dan diselesaikan secara komprehensif.

Florencio menjelaskan selanjutnya kementerian terkait diminta untuk koordinasi dengan Gubernur NTT agar identifikasi status tanah dan lahan garapan untuk segera disertifikasi.

"Menteri Agraria dan Tata Ruang menargetkan persoalan bisa diselesaikan dalam dua bulan dan rencananya Presiden akan memberikan sertifikat kepada masyarakat pada kunjungannya ke NTT yang direncanakan pada Februari 2022," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Indonesia-Singapura sepakat keselamatan rakyat Myanmar jadi yang utama
Selasa, 25 Januari 2022 - 18:44 WIB
Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong menyepakati penyelesaian mas...
KSP kutuk kabar dugaan praktik perbudakan oleh bupati di Langkat
Selasa, 25 Januari 2022 - 18:27 WIB
Deputi V Kantor Staf Presiden Jaleswari Pramodhawardani menegaskan pihaknya mengutuk keras kabar dug...
Indonesia - Singapura sepakati penyesuaian layanan ruang udara Natuna
Selasa, 25 Januari 2022 - 18:15 WIB
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perhubungan bersama Pemerintah Singapura telah menyepakati ...
Ade Yasin rombak susunan kepala dinas di Kabupaten Bogor
Selasa, 25 Januari 2022 - 17:19 WIB
Bupati Bogor Ade Yasin merombak susunan pejabat eselon IIB yang sebagian besar menduduki kursi kepal...
Anggota DPR minta Polri segera tindak hukum Edy Mulyadi
Selasa, 25 Januari 2022 - 17:07 WIB
Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Lasarus meminta Polri segera mengambil tindakan hukum terhadap ...
Kasad gelar pasukan di Monas cek kesiapan prajurit
Selasa, 25 Januari 2022 - 15:02 WIB
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman memimpin Apel Gelar Pasukan yang ...
Ketua DPRD DKI minta Anies tidak tebang pilih laksanakan Perda
Selasa, 25 Januari 2022 - 13:14 WIB
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak tebang...
Anggota DPR sesalkan dugaan perbudakan di Langkat
Selasa, 25 Januari 2022 - 12:51 WIB
Anggota DPR RI Rio Idris Padjalangi menyesalkan adanya dugaan perbudakan terhadap para pekerja sawit...
PKB: Penetapan 14 Februari pastikan tidak ada penundaan Pemilu 2024
Selasa, 25 Januari 2022 - 12:07 WIB
Wakil Ketua Umum DPP PKB Jazilul Fawaid menilai penetapan jadwal pemungutan suara pada 14 Februari 2...
Putri Nurul Arifin & Mayong Suryo Laksono meninggal dunia
Selasa, 25 Januari 2022 - 11:11 WIB
Putri sulung pasangan aktris dan politisi Nurul Arifin dan Mayong Suryo Laksono, Maura Magnalia Mady...
InfodariAnda (IdA)